Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

HIPNOSIS LIMA JARI DI KLINIK LMT SIREGAR TAHUN 2021 Silvina Marbun, Agnes; Sijabat, Flora; Sinurat, Lasma Rina Efrina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan umumnya muncul pada ibu yang sedang dalam tahap menanti kelahiran karena dibenak mereka dihinggapi oleh rasa khawatir akan kelahirannya, seperti khawatir pendarahan, bayi cacat, serta khawatir terjadi komplikasi. Terapi hipnotis lima jari juga merupakan salah satu cara untuk mengatasi kecemasan pada ibu hamil dan dapat mempengaruhi pernafasan, denyut jantung, denyut nadi, tekanan darah, mengurangi ketengangan otot dan kordinasi tubuh, memperkuat ingatan, meningkatkan produktivitas suhu tubuh dan mengatur hormon-hormon yang berkaitan dengan stress. Tingkat kecemasan ibu pre partum di peroleh dengan nilai 21-34 yaitu berada diantara kecemasan sedang sampai berat, sedangkan sesudah diberikan terapi hipnotis lima jari tingkat kecemadan ibu pre partum diperoleh dengan nilai 7-20 yaitu berada diantara tidak ada kecemasan dan kecemasan ringan. Pengaruh terapi hipnotis lima jari terhadap kecemasan ibu pre partum diperoleh hasil p.value = 0,001 (p.value < 0,005).
DETEKSI DINI KANKER MAMMAE PADA WANITA USIA SUBUR MELALUI PEMERIKSAAN SADARI Sinurat, Lasma Rina Efrina; Sipayung, Rosetty Rita; Ningsih, Siska Dwi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya deteksi dini kanker mammae adalah cara untuk mengidentifikasi secara dini adanya kanker mammae, sehingga diharapkan dapat diterapi dengan teknik yang dampak fisiknya kecil dan punya peluang lebih besar untuk sembuh. Upaya ini sangat penting, sebab apabila kanker payudara dapat dideteksi pada stadium dini dan diterapi secara tepat maka tingkat kesembuhan yang cukup tinggi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menambah pengetahuan wanita usia subur tentang cara deteksi dini kanker mammae melalui pemeriksaan SADARI. Adapun metode pengabdian masyarakat ini dengan bentuk ceramah dan tanya jawab serta melakukan demonstrasi menggunakan boneka/manikin dan menonton video pemeriksaan SADARI. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah pengetahuan dan sikap wanita usia subur bertambah baik dan kearah positif dan juga dapat mendeteksi kelainan-kelainan payudara (mammae) secara dini dan melakukan upaya pemeriksaan lebih lanjut jika menemukan tanda-tanda kanker mammae. Diharapkan petugas kesehatan dalam hal ini perawat agar dapat membuat program baru khususnya dalam upaya deteksi dini kanker mammae selain SADARI. Mempromosikan SADARI dengan memanfaatkan media yang lebih menarik seperti membuat poster, memasang iklan di televisi maupun di radio dan menayangkan film/video akan meningkatkan pengetahuan yang lebih baik bagi wanita usia subur.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Bagi Masyarakat Pesisir Pantai Belawan Galvani Simanjutak; Siska Evi Martina; Sinurat, Lasma Rina Efrina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat pesisir pantai, khususnya nelayan, di pantai belawan. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kecelakaan di laut, termasuk tenggelam, yang sering disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan pertolongan pertama. Melalui pendekatan ceramah, tanya jawab, dan simulasi praktis, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Tingginya risiko kecelakaan laut di wilayah Belawan menuntut peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya nelayan, dalam memberikan pertolongan pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelatihan BHD dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam menghadapi situasi darurat. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung, demonstrasi, dan simulasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam melakukan RJP dan membuka jalan napas. Diharapkan pelatihan ini dapat mengurangi angka kematian akibat kecelakaan laut dan meningkatkan keselamatan nelayan.
Pendidikan Kesehatan Hipertensi Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Lalang Kecamatan Medan Beras Batu Bara Sinurat, Lasma Rina Efrina; Siska Evi Martina; Rumondang Gultom
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan kondisi medis kronis yang ditandai oleh peningkatan tekanan darah secara terus-menerus di atas ambang normal. Hipertensi sering disebut sebagai "silent killer" karena sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas namun dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Faktor risiko hipertensi meliputi gaya hidup tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi garam, kurangnya aktivitas fisik, obesitas, konsumsi alkohol, dan merokok, serta faktor genetik dan usia. Diagnosis hipertensi dilakukan dengan pengukuran tekanan darah menggunakan alat sphygmomanometer, dengan kategori tekanan darah ≥140/90 mmHg sebagai indikator hipertensi. Penatalaksanaan hipertensi melibatkan perubahan gaya hidup sehat, seperti pola makan seimbang, peningkatan aktivitas fisik, manajemen stres, dan jika diperlukan, pengobatan dengan antihipertensi. Pencegahan hipertensi sangat penting untuk mengurangi beban penyakit ini secara global, terutama melalui pendekatan promotif dan preventif yang melibatkan edukasi masyarakat dan kebijakan kesehatan publik.
Pemberian Edukasi Bantuan Hidup Dasar Terhadap Pengetahuan Masyarakat Galvani Volta Simanjutak; Siska Evi Martina; Sinurat, Lasma Rina Efrina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh seseorang apabila menemukan korban yang membutuhkannya seperti pasien dengan henti jantung atau cardiac arrest. Secara global kejadian henti jantung diluar rumah sakit atau Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) rata-rata di antara orang dewasa sebesar 55 OHCA per 100.000 orang/tahun. Henti jantung akan berakhir dengan kematian jika pertolongan tidak cepat diberikan, karena tenaga medis tidak selalu ada di tempat kejadian, orang atau masyarakat awam yang terlatih diwajibkan untuk melakukan BHD. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui cara memberikan pertolongan untuk henti jantung, oleh karena itu penting adanya upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bantuan hidup dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pemberian edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat di Desa Buntuna Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, yang dilakukan pada 30 responden dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan pada masyarakat. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan rumus mean.Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat sebelum diberikan edukasi mayoritas berpengetahuan kurang yaitu 20 orang (66,7%) dengan rata-rata kualitas pengetahuan (57%), setelah diberikan edukasi pengetahuan masyarakat meningkat menjadi pengetahuan baik yaitu 28 orang (93,3%) dengan rata-rata kualitas pengetahuan (92,1%).kesimpulan yang dapat ditarik adalah hasil penelitian ini mengambarkan bahwa pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan. Puskesmas diharapkan dapat melakukan program khusus untuk kegiatan penyuluhan atau pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan masyarakat diharapkan bisa terus meningkatkan pengetahuan tentang bantuan hidup dasar dengan rutin ikut edukasi atau pelatihan yang ada.
EDUKASI KESEHATAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA PASIEN YANG MENGALAMI TERSEDAK Sinurat, Lasma Rina Efrina; Henny Syapitri; Agnes Silvina Marbun; Lastri; Listi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6269

Abstract

Tersedak merupakan suatu kondisi terjadinya sumbatan atau hambatan respirasi oleh benda asing yang menyempit pada saluran napas internal, termasuk faring, hipofaring, dan trakea. Penyempitan jalan napas bisa berakibat fatal jika itu mengarah pada gangguan serius oksigenasi dan ventilasi. Kondisi tersedak pada anak dapat menimbulkan situasi kegawatdaruratan respirasi yang jika tidak ditangani dengan segera dapat mengancam jiwa ataupun kecacatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang bantuan hidup dasar dengan sasaran pelatihan yang ditujukan kepada masyarakat awam. Permasalahan mitra kegiatan ini adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama pada orang yang mengalami tersedak. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 20 orang. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Mei 2025 dengan metode ceramah dan praktik pertolongan pada orang yang mengalami tersedak. Evaluasi dengan memberikan kuesioner pada saat pretest dan post test.