Perubahan gaya hidup pasca-pandemi telah meningkatkan kesadaran konsumen terhadap pilihan makanan yang lebih sehat. Superfood, yang kaya akan nutrisi dan senyawa bioaktif, menjadi salah satu fokus utama dalam tren konsumsi. Seiring dengan itu, pemanfaatan platform digital untuk pemasaran produk makanan semakin berkembang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing dan penetapan harga terhadap keputusan pembelian minuman sarang burung. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing dan harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Koefisien regresi untuk digital marketing sebesar 0,348 dan untuk harga sebesar 0,579, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemasaran digital yang efektif, dikombinasikan dengan kebijakan harga yang tepat, dapat meningkatkan minat konsumen dalam membeli produk minuman sarang burung. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya pelaku usaha memaksimalkan penggunaan media digital, seperti media sosial dan e-commerce, untuk menjangkau konsumen yang semakin sadar akan kesehatan, serta menetapkan harga yang kompetitif agar mampu bersaing di pasar pasca-pandemi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur pemasaran digital dan perilaku konsumen, khususnya dalam konteks produk superfood di era transformasi digital.