Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Perilaku Bullying Dengan perkembangan Mental Emosional Pada Anak Di Sekolah Menengah Pertama Maha Putra Tello Makassar Said, Eka Asriyani; Jamaluddin, Maryam; Yusnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i2.702

Abstract

Kasus kekerasan di sekolah yang di kenal dengan istilah bullying semakin marak dan semakin sering di temui baik melalui media cetak maupun media elektronik.bullying adalah penindasan oleh seseorang terhadap orang lain yang merupakan tindakan amoral tentunya membawa dampak negatif bagi generasi muda indonesia. Perilaku bullying dapat berdampak serius bagi siswa yang merupakan korban bullying.baik itu secara fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku bullying dengan perkembangan mental emosional pada anak di Sekolah menengah Pertama Maha Putra Tello Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dan menggunakan metode analtik kolerasional.pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel yang di dapatkan sebanyak 45 responden. Analisis untuk menguji hipotesis menggunakan uji chi square dengan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan perilaku bullying dengan perkembangan mental emosional pada anak.dengan nilai signifikan sebesar p= 0,001 dengan menunjukan p< 0,05 selisih nilai signifikan denga nilai yang sudah di tetapkan 0.049.hal ini berarti bahwa adanya hubungan perilaku bullying dengan perkembangan mental emosional pada anak di Sekolah Menengah Pertama Maha Putra Tello Makassar.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Anak Usia SD Terhadap Penerapan Cuci Tangan Di Masa Pandemi Covid-19 di SD Negeri 174 Pinrang Asmi, Nur; Nurafriani; Yusnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i1.717

Abstract

Pengetahuan adalah buah dan kegiatan berpikir yang dilakukan manusia. Mencuci tangan memiliki manfaat agar tangan menjadi bersih dan dapat membunuh mikroorganisme yang terdapat ditangan dan juga dapat mencegah penyakit infeksi seperti diare, Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), flu burung dan Covid-19.Tujuan penelitian untuk mengetahuai tingkat pengetahuan anak usia Sekolah Dasat Terhadap Penerapan Cuci Tangan Di masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross secitional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, dengan jumlah responden sebanyak 50 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan anak usia SD terhadap penerapan cuci tangan di masa pandemi Covid-19. Dari hasil penelitian diatas responden yang memiliki pengetahuan tinggi dengan penerapan cuci tangan dengan baik sebanyak 21 siswa (15,4%) dan dengan penerapan cuci tangan yang buruk sebanyak 14 siswa (19,6%),. Kemudian responden yang memiliki pengetahuan rendah dengan penerapan cuci tangan yang baik sebanyak 1 siswa(6.6%) dan dengan penerapan cuci tangan yang buruk yaitu 14 siswa (8,4%). Hasil dari uji statistik didapatkan nilai p value sebesar 0,000.
FAKTOR PENYEBAB KECENDERUNGAN BUNUH DIRI DIKALANGAN REMAJA TORAJA DI GITA SAHABAT GEREJA TORAJA Kusuma, Kezia Yunitasari; Nurafriani; Yusnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i1.733

Abstract

Kecenderungan bunuh diri merupakan keinginan seseorang untuk melakukan tindakan bunuh diri yang didasarkan pada keinginan diri sendiri tanpa paksaan dari manapun. Remaja merupakan masa peralihan pencarian jati diri dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang mengalami banyak perubahan baik biologis, psikologis dan sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya faktor penyebab kecenderungan bunuh diri dikalangan remaja Toraja di Gita Sahabat Gereja Toraja. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa terdapat faktor yang berhubungan dengan kecenderungan bunuh diri yang terjadi pada kalangan remaja Toraja yaitu faktor disharmonis keluarga, faktor kepribadian dan isolasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode sampel jenuh (total sampling), terdapat 35 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, pengukuran dan analisis dengan uji chi-square (p<0,05). Hasil analisis bivariat hipotesis yang didapatkan dari penelitian ini diterima karena terdapat hubungan yang signifikan antara kecenderungan bunuh diri dengan faktor penyebab disharmonis keluarga dengan nilai signifikan (p=0.001) dan taraf signifikan terbesar adalah 5% atau 0.05 sehingga dikatakan berhubungan karena α=<0.05. Juga pada kecenderungan bunuh diri dengan faktor kepribadian dengan nilai signifikan (p=0.009) dan taraf signifikan terbesar adalah 5% atau 0.05 sehingga dikatakan berhubungan karena α=<0.05. Terakhir pada kecenderungan bunuh diri dengan isolasi sosial dengan nilai signifikan (p=0.003) dan taraf signifikan terbesar adalah 5% atau 0.05 sehingga dikatakan berhubungan karena α=<0.05.
Hubungan Beban Kerja Dengan Stres Perawat Di Ruangan Baji Dakka Dan Baji Kamase Hiskial, Riski; Nurbaya, Sitti; Yusnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i1.1299

Abstract

Beban kerja merupakan beban aktifitas fisik, mental, sosial yang diterima oleh individu yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu, sesuai dengan kemampuan fisik maupun keterbatasan pekerja dalam menerima beban tersebut. Setiap orang yang bekerja, tentulah akan mendapatkan beban kerja dimana setiap pekerjaan merupakan beban bagi orang yang bersangkutan. Beban kerja ini merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan oleh setiap instansi karena salah satu dampak yang mempengaruhi kinerja bahkan stress perawat adalah beban kerja. Stres kerja perawat merupakan suatu kondisi yang menyebabkan terjadinya ketegangan sehingga memengaruhi emosi, proses berfikir, dan kondisi seseorang di tempat kerja. Stres kerja yang tinggi dan tidak dapat dikendalikan oleh perawat dapat mengancam kemampuan perawat dalam bekerja yang akhirmya mengganggu pelaksanaan tugas-tugasnya dan kemudian dapat menurunkan kinerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan stress perawat di ruangan baji dakka dan baji kamase RSUD Labung Baji. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik survey analitik dengan jumlah sampel sebanyak 31 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square (p=<0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan Beban Kerja dengan Stres Perawat di ruangan baji dakka dan baji kamase dengan nilai p=0,002. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara Beban Kerja dengan Stres Perawat di ruangan baji dakka dan baji kamase RSUD Labuang Baji
Hubungan Lingkungan Sekolah Dengan Perilaku Bullying Dikalangan Pelajar Smp Negeri 12 Makassar Ere, Hermin; Haskas, Yasir; Yusnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i2.1445

Abstract

Lingkungan sekolah merupakan salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Lingkungan sekolah juga merupakan tempat yang dapat mempengaruhi pembentukan sikap kepribadian seseorang. Terlepas dari sisi positif sekolah, maka lingkungan tersebut tidak terlepas dari adanya perilaku bullying. Bullying adalah tindakan perundungan, pengucilan, intimidasi yang dilakukan seseorang kepada orang lain baik berupa verbal atau pun fisik. Perilaku ini dapat mencakup pelecehan verbal, kekerasan fisik atau pemaksaan, dan dapat diarahkan berulangkali terhadap korban tertentu, mungkin atas dasar ras, agama, gender, seksualitas, atau kemampuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan desain penelitian deskriptik analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini 326 siswa. sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 responden pelajar SMP Negeri 12 Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yaitu (P value=0,001), yang berarti adanya hubungan antara lingkungan sekolah dengan perilaku bullying pelajar SMP Negeri 12 Makassar dengan nilai P value< 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lingkungan sekolah dengan kejadian bulliying di SMP Negeri 12 Makassar.
Hubungan nyeri berat dismenore dengan kejadian stres pada mahasiswi S1 keperawatan di STIKES nani hasanuddin Sanggola, Engelina; Darwis; Yusnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i2.1511

Abstract

Nyeri berat merupakan nyeri yang timbul dengan intensitas berat,nyeri berat secara okjektif terkadang tidak dapat mengikuti perintah tapi masih respon terhadap tindakan, dapat menunjukkan lokasi nyeri tidak dapat mendeskripsikannya, tidak dapat diatasi dengan alih posisi nafas Panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan nyeri berat dismenore dengan kejadian stress, Metode jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Teknik consecutive, dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Dengan jumlah sample 158 responden pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chisqure (p<0,05), Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan nyeri berat dismenore dengan kejadian stres pada mahasiswi, Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan nyeri berat dismenore dengan kejadian stress pada mahasiswi S1 keperawatan di STIKES Nani Hasanuddin.
The Effectiveness of Sargassum sp as Liquid Organic Fertilizer in Increasing The Growth of Red Chillies Yusnaeni; Nikmah; Maryanto C. Honin; Dionisius Bako
Indonesian Journal of Science and Education Vol. 6 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Science and Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijose.v6i1.129

Abstract

This study aims to determine the effect of the most effective volume of watering for Sargassum sp liquid organic fertilizer on the growth of red chili plants. The study was an experimental study using a completely randomized design with 5 treatments of watering volume of Sargassum sp liquid organic fertilizer, namely 0 mL (control), 50 mL, 100 mL, 150 mL, and 200 mL. Each treatment was repeated 4 times. The variables measured were plant height, number of leaves, and number of branches. Observational data were analyzed using analysis of variance and further tested by BNT. The results of the analysis of variance showed that the organic fertilizer treatment of Sargassum sp. very significant effect on the variables of plant height, number of leaves, and number of branches, where each variable shows the value of Fcount > Ftable. Further test results showed that the best treatment was Sargassum sp treatment with a watering volume of 200 mL/polybag.
Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Asesmen Sumatif Biologi SMA Yusnaeni; Fransiska S. Herin Samon; Mario J. Santrum; Sudirman
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.7.1.65-72

Abstract

Analisis kualitas soal dimaksukan untuk melihat sejauh mana kualitas soal yang disusun guru dalam kaitannya dengan tuntutan assessmen yang harapkan dalam pembelajaran biologi di SMA. Sampel diambil pada soal UAS semester ganjil TA 2019/2020 dan 2020/2021 SMA Negeri 1 Adonara Timur NTT. Instrumen pengumpul data berupa lembar wawancara dan lembar validasi instrument tes. Data analisis kualitas soal mencakup analisis kualitas dan kuantitas, selanjutnya data tersebut dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara kualitas, soal TA 2019/2020 dan 2020/2021 dikategorikan dalam kriteria baik, sedangkan secara kuantitas menunjukkan hasil yang beragam baik dari segi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, efektivitas pengecoh dan persentase soal HOTS. Secara umum disimpulkan bahwa distribusi hasil analisis kuantitatif belum mengacu pada kelayakan instrument yang dianjurkan dalam assessment penilaian peserta didik dan masih perlu dilakukan revisi. Sedangkan persentase soal HOTS belum dikategorikan baik karena soal yang berada pada level kognitif C4 sampai dengan C6 kurang dari 35%.