Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Patriarki dan Anxiety Pada Ibu yang Memiliki Restianingsih Putri Rahayu; Fitriyani Bahriyah; Anjeli Ratih Syamlingga Putri; Izzawati Arlis; Monifa Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v6i1.21439

Abstract

Mothers are considered a population vulnerable to mental health problems, including anxiety. Within the socio-cultural context of Indonesia, patriarchal systems remain deeply entrenched and may contribute to an increased psychological burden among mothers. This study aimed to examine the relationship between the patriarchal system and maternal anxiety. A quantitative study with an analytic approach was conducted involving 37 mothers. The patriarchal system was examined as the independent variable, while anxiety levels were measured using the Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42). Data were analysed using Spearman’s rank correlation. The findings indicated a positive correlation between the patriarchal system and maternal anxiety (r = 0.232), suggesting that higher exposure to patriarchal norms was associated with higher levels of anxiety. However, this association did not reach statistical significance. These findings suggest that patriarchy may represent a psychosocial factor related to maternal anxiety and underscore the importance of considering social support and maternal mental well-being within the family context.
Hubungan pengetahuan pemberian mp-asi terhadap kejadian obstipasi pada bayi usia 6-24 bulan di wilayah kerja puskesmas polak pisang Tahun 2023 Wida Ramadani Yanti; Izzawati Arlis; Fitriyani Bahriyah
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obstipasi merupakan salah satu gangguan pencernaan yang cukup banyak dijumpai pada neonatus, bayi dan anak sebagai tidak adanya pengeluaran feses selama 3 hari/lebih. Sedangkan pengertian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan yang diberikan untuk bayi di atas 6 bulan sebagai makanan tambahan untuk dapat memenuhi asupan bayi, pemberian makanan utama harus mengandung karbohidrat, protein, lemak dan sayur atau buah. Di Wilayah Kerja Puskesmas Polak Pisang tahun 2022 data jumlah bayi usia 6-24 bulan berjumlah 457. Mengetahui hubungan pengetahuan pemberian MP-ASI dengan kejadian obstipasi pada bayi usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Polak Pisang Tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional dengan metode penelitian analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Polak Pisang pada tahun 2022 berjumlah 457 orang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Cluster Sampling. Cluster Sampling dengan jumlah sampel 83 responden Berdasarkan hasil penelitian tentang pengetahuan pemberian MP-ASI pada bayi usia 6-24 bulan mayoritas pengetahuan ibu dalam pemeberian MP-ASI adalah baik berjumlah 53 responden (63,9%). Dan mayoritas kejadian obstipasi, didapatkan tidak mengalami obstipasi adalah berjumlah 77 orang (92,8%). Setelah dilakukan perhitungan uji statistik Chi-quare dengan menggunakan SPSS didapat hasil bahwa P = 0,236 > 0,05 yang meyatakan Ha ditolak dan Ho diterima. Sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan pemberian MP-ASI terhadap kejadian obstipasi pada bayi usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Polak Pisang Tahun 2023
Patriarchal System And Stress Levels In Mothers With Toddlers Restianingsih Putri Rahayu; Anjeli Ratih Syamlingga Putri; Fitriyani Bahriyah; Arlis; Monifa Putri
Afiyatun Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 1 (2025): December
Publisher : PT. Edukasi Ahmad Kirang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Women who perform their duties as wives within a patriarchal system are responsible for household management, which can make women one of the groups vulnerable to mental disorders, especially stress. This research is important to conduct in order to examine the relationship between the patriarchal system and stress levels in mothers with toddlers, as an effort to broaden the understanding of social determinants of maternal mental health and provide a basis for family-based psychosocial interventions. Methods: This study uses a quantitative method with a cross-sectional approach. The population of this study consisted of 37 mothers who have toddlers. This study uses a bivariate test, namely the Mann-Whitney test. Results: The bivariate analysis using the Mann-Whitney test showed no significant difference in stress levels, with a significance value of 0.124. Conclusion: In conclusion, research on the patriarchal system and stress levels in mothers with toddlers indicates that, descriptively, mothers living in a patriarchal system tend to have higher stress levels compared to mothers who do not live in a patriarchal system. However, the results of the Mann–Whitney U test show that the difference in stress levels between the two groups is not statistically significan.   ABSTRAK Latar Belakang: Wanita yang menjalankan tugasnya sebagai istri dalam sistem patriarki merupakan penanggung jawab rumah tangga, hal ini dapat menyebabkan wanita menjadi salah satu golongan yang rentan menderita gangguan mental, terutama stress. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengkaji hubungan antara sistem patriarki dan tingkat stres pada ibu yang memiliki balita, sebagai upaya memperluas pemahaman mengenai determinan sosial kesehatan mental ibu serta memberikan dasar bagi intervensi psikososial berbasis keluarga. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu yang memiliki bayi balita sebanyak 37 orang. Penelitian ini menggunakan uji bivariat yaitu Mann-Whitney. Hasil: Hasil analisis Bivariat dengan menggunakan Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan tingkat stress yang signifikan dengan nilai Sig 0,124. Kesimpulan: Kesimpulannya, penelitian mengenai sistem patriarki dan tingkat stres pada ibu yang memiliki balita, dapat disimpulkan bahwa secara deskriptif ibu yang hidup dalam sistem patriarki cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan ibu yang tidak hidup dalam sistem patriarki. Namun, hasil uji Mann–Whitney U menunjukkan bahwa perbedaan tingkat stres antara kedua kelompok tersebut tidak signifikan secara statistik.