Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH FAKTOR PUSH-PULL-MOORING TERHADAP SWITCHING INTENTION KONSUMEN DARI BELANJA OFFLINE KE BELANJA ONLINE tangke, Diar Muzna; Musriha, Hedi
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan Juli 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v7i2.6116

Abstract

Aktivitas masyarakat saat ini tidak lepas dari digitalisasi dan teknologi yang dapat menghilangkan batasan waktu dan ruang. Salah satu hasil dari perkembangan teknologi yaitu kehadiran transaksi jual beli secara online atau dikenal dengan Electronic Commerce (E-commerce). Belanja secara online memberikan banyak kemudahan yang dapat dirasakan oleh masyarakat, namun tidak mudah masyarakat untuk mengubah metode berbelanja dari belanja offline ke belanja online diakibatkan banyak faktor yang mempengaruhi niat konsumen untuk berpindah. Penelitian ini menggunakan model Push Pull Mooring (PPM) untuk menjelaskan kerangka teoritis secara komprehensif untuk memahami dinamika perubahan perilaku konsumen. tujuan penelitian untuk menjelaskan sejauhmana faktor Push, Pull, dan Mooring mempengaruhi switching intention konsumen dari belanja offline ke online. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan metode analisis Moderated Regression Analysis (MRA) dengan jumlah sampel 120 orang. Hasil penelitian menunjukan Push Factors dan Pull Factors berpengaruh positif dan signifikan terhadap Switching Intention (niat beralih) dan Mooring Factors dapat memoderasi Push dan Pull Factors dalam mempengaruhi niat masyarakat untuk beralih menggunakan belanja online.
Adopsi Teknologi Penggunaan Layanan Online-to-Offline (O2O) Masyarakat Wilayah Pesisir Sukmawati, Dewi; Arizal Hamizar; Tangke, Diar Muzna; Hanifah
Journal of Business Application Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Business Application
Publisher : Program Studi Administrasi Niaga STIA Said Perintah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55098/jba.v3.i2.p110-119

Abstract

Abstract: This study aims to explore how consumers receive, understand, and utilize O2O services, considering challenges such as low digital literacy, risk perceptions, and the relevance of services to the local needs of coastal communities in Maluku. A qualitative approach was employed to delve into the experiences, perspectives, and motivations of the community in adopting O2O technology. Primary data were collected through in-depth interviews with purposively selected residents of Desa Grandeng, as well as participatory observation to understand the social and cultural contexts influencing consumer behavior. Data analysis was conducted using a thematic approach to identify key patterns affecting technology adoption, with particular attention to the unique local dynamics in coastal areas. The findings reveal that low digital literacy is the main barrier to adopting O2O technology in Desa Grandeng. Risk perceptions related to data security and the lack of outreach by service providers are also significant inhibiting factors. The limited relevance of O2O service features to local needs further restricts community acceptance. However, this study also identifies considerable potential to enhance technology adoption through community-based approaches, digital education programs, and the development of telecommunications infrastructure.
PERIJINAN PIRT DAN PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA USAHA ROTI KERING GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN EKONOMI DI NEGERI LARIKE, MALUKU TENGAH Andriany, Dynne; Tangke, Diar Muzna; Tetelepta, Johanis M
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol. 5 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmj.v5i2.1121

Abstract

Usaha rumah tangga di Negeri Larike salah satunya Roti kering yang merupakan sumber pendapatan tambahan keluarga namun belum dapat di pasarkan ke toko-toko modern disebabkan belum adanya ijin usaha. Selain itu, pemahaman pelaku usaha roti kering terkait pembukuan keuangan masih minim. Lokasi dari kegiatan pengabdian ini adalah di Desa Larike Maluku Tengah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan pelaku usaha roti kering Ely Family untuk mendapatkan ijin usaha Pangan Indusrti Rumah Tangga (PIRT) dan memberikan pengetahuan serta pemahaman tentang pembukuan sederhana. Metode dalam kegiatan ini yaitu pertama, Penyuluhan Pangan Industri Rumah Tangga yang dilakukan oleh DINKES Masohi dimana tim Pengabdi berperan sebagai pendampingan mitra roti kering Ely Family dalam proses pembuatan Pangan Indusrti Rumah Tangga (PIRT) dan pelatihan pembukuan sederhana. Hasil dari kegiatan Pengabdian ini yaitu kegiatan pelatihan pembukuan sederhana dengan 10 orang mitra yang diawali dengan ceramah, contoh soal dan tanya jawab dan diskusi, setelah itu pembuatan label siap pakai, sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan yang didapat dari DINKES Masohi dimana nantinya sertifikat ini akan dipakai untuk pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor izin pangan industry rumah tangga (PIRT) pada Online Single Submission (OSS). Kata Kunci: PIRT, Pembukuan Sederhana
Pelatihan Konsep Biaya Produksi Dalam Rangka Penentuan Break Even Point Bagi Pelaku Usaha Rumah Tangga Tangke, Diar Muzna; Latuconsina, Satiah; Andriany, Dynne
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 4 (2024): Februari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/03bhe226

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberikan pengetahuan konsep biaya produksi dalam rangka menghitung Break Even Point (BEP). Dengan memiliki pengetahuan analisis Break Even Point (BEP), pelaku usaha dapat menentukan jumlah produksi dan harga jual yang tepat dalam rangka mendapatkan keuntungan. Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan dan praktek perhitungan biaya produksi dan BEP satuan dan dalam rupiah. Kegiatan ini berdampak positif terhadap pengetahuan pelaku usaha tentang konsep biaya produksi dan kemampuan dalam mengelompokan biaya tetap dan biaya variabel. Selain itu, pelaku usaha juga mengetahui konsep BEP dan dapat melakukan perhitungan BEP sehingga dapat menentukan jumlah produksi dan harga yang tepat, pada akhirnya pelaku usaha dapat menentukan keuntungan yang diharapkan.
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Bagi Anak Disabilitas di SLB Negeri Kota Ambon Ari, Ahmad Thariq; Tangke, Diar Muzna; Andriany, Dynne; Leleury, Clara Maria
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v6i1.2899

Abstract

Tunagrahita merupakan kondisi seseorang yang memiliki intelektuan dan kognitif dibawah rata-rata jika dibandingkan dengan orang pada umumnya. Anak-anak yang mengalami tunagrahita dapat diketahui dari cara berfikir dan belajar yang lebih lemah dibandingkan anak -anak sesusianya. Mereka dapat dikenali dari proses berpikir dan belajar yang lebih lambat dibandingkan anak-anak lain seusianya. Hal ini membuat mereka menjadi tertinggal dalam menguasai pembelajaran termasuk dalam pelajaran matematika karena konsentrasi pada pelajaran matematika cukup sulit. Berdasarkan hasil observasi di SLB Negeri Kota Ambon ditemui beberapa faktor yang menyebabkan siswa beranggapan matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan, dan salah satunya adalah cara mengajar guru yang belum sesuai. Selama ini model pembelajaran di kelas sudah menggunakan alat peraga, meski demikian masih saja terdapat kendala dalam pelaksanaan pembelajaran dikelas. Berdasarkan hal tersebut perlunya untuk membangun Media Pembelajaran Interaktif Matematika, dengan memanfaatkan teknologi saat ini. Aplikasi di bangun menggunakan bahasa pemograman ActionScript 3.0 pada software Adobe Animate CC. Materi, permainan, dan kuis merupakan hasil akhir dari program yang dibuat. pembelajaran dalam sistem menggunakan tampilan teks, gambar, animasi, audio dan kuis yang dirasa dapat mempermudah proses pembelajaran pada anak atau peserta didik.
Analisis Manajemen Strategi BAZNAS Kota Ambon Tangke, Diar Muzna
Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Economics and Islamic Business, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/aij.v6i2.3628

Abstract

Zakat has a very strategic role in efforts to reduce poverty or economic development. In the management of zakat, it is necessary to create a strategy so that there is a formula as a reference in its management. This study aims to determine strategic management in the management of Baznas Ambon City. The research method used is a qualitative method with analysis tools, namely SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). From the results of organization profile analysis and environmental analysis, it is known that the strengths, weaknesses, opportunities, and threats (threads) of Baznas City. Baznas Ambon has a weakness in the form of not optimal socialization. There is no mustahik database, the office is not permanent (leased), the lack of support from UPZ as an extension of the Baznas Ambon City, lack of training and technical skills for Baznas management apparatus. By maximizing strength from the internal side and opportunities from the external side and utilizing the large potential of zakat, Baznas Ambon City can become an institution that the public can trust.
Digitalisasi Pemasaran Dan Penentuan Harga Jual Produk Lokal 7 Negeri Kecamatan Nusalaut Maluku Tengah Thariq, Ahmad; Andriany, Dynne; Tangke, Diar Muzna; Aponno, Chrestiana; Tatelepta, Johanis M; Usemahu, Rasni Hanipa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3484

Abstract

Nusalaut adalah sebuah kecamatan yang terletak di Maluku Tengah. Nusalaut bukan hanya tentang keindahan alam, tetapi juga disana terdapat berbagai macam bentuk produk lokal yang masih hidup dalam masyarakat setempat. Di nusalaut produk lokal yang biasa lebih banyak dijual yaitu ikan untuk produk lokal olahan makan, minuman dan buah biasanya tergantung musim atau sifatnya musiman sehingga harus lebih dahulu pesan baru mereka membuat dan menjualanya. Keadaan yang paling sulit di nusalaut adalah transportasi jadi mobilisasi distribusi produk tidak dapat berjalan dengan baik. selain itu minimnya pengetahuan tentang penentuan harga jual produk selama ini hanya ditentukan melalui perkiraan semata tanpa memperhitungkan biaya-biaya yang mungkin telah dikeluarkan saat proses produksi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini ialah membuat aplikasi e-commerce untuk mengenalkan produk lokal yang ada di nusalaut dan memfasilitasi kegiatan jual beli secara online. Tahapan metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dengan adanya aplikasi e-commerce serta pengetahuan akan harga jual dapat membantu masyarakat di nusalaut dalam hal perkembangan pemasaran produk lokal untuk mengenalkan masyarakat luar tentang beberapa produk lokal yang ada dimasyarakat setempat dan memfasilitasi kegiatan jual – beli produk lokal melalui online yakni dengan e-commerce sehingga mempermudah akses untuk jual – beli antara masyarakat di nusalaut dengan masyarakat diluar nusalaut.
Analisis Kinerja Keuangan Daerah Ditinjau dari Efisiensi dan Pertumbuhan Belanja pada Pemerintah Kota Ambon Tahun Anggaran 2022–2024 Pattimahu, Angel Merlyn; Tangke, Diar Muzna
Journal of Applied Accounting Vol. 4 No. 2 (2025): Desember
Publisher : ISAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158//jaa.v4i2.1450

Abstract

Regional governments have greater authority in managing their budget revenues and expenditures. Regional expenditure represents an obligation recognized as a deduction from net assets within a fiscal year. These funds are allocated to support the implementation of governmental functions at the provincial and municipal levels. This study aims to assess the efficiency level and expenditure growth of the Ambon City Government. The research employs a descriptive method with a focus on the Regional Financial and Asset Management Agency of Ambon City. Based on the analysis of expenditure efficiency ratios, the results show that efficiency fluctuated over the study period: 92.66% in 2022, increasing to 99.53% in 2023, and declining again to 86.63% in 2024. Meanwhile, expenditure growth also showed an unstable pattern, with –2.58% in 2022, rising to 7.26% in 2023, and decreasing again to –7.01% in 2024. These findings indicate dynamic fiscal management influenced by development priorities and the government’s fiscal capacity. Overall, the study highlights the importance of effective and consistent budget planning to maintain efficiency and support the achievement of regional development goals. Keywords: Local Government Expenditure, Efficiency, Assets, Budget, Expenditure Growth
Penilaian Persediaan Barang Dagang Beras Pada UD. Padi Emas Di Kota Ambon Asrida, Wa; Tangke, Diar Muzna; Hariyati3, Tri Retno; Insan, Wa Ode
Journal of Applied Accounting Vol. 4 No. 2 (2025): Desember
Publisher : ISAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jaa.v4i2.1487

Abstract

This study aims to analyze and compare the valuation of rice merchandise inventory at UD. Padi Emas in Ambon City is grouped using the FIFO (First-In, First-Out) method. Method with periodic and perpetual recording. UD. Padi Emas is a rice trading business located at Jl. Rijali No. 29, Karang Panjang Village, Sirimau District, Ambon City, Maluku, has been operating since 2013. UD. Padi Emas is one of the key trading businesses in Ambon City, so effective inventory management is crucial for the accuracy of financial reports and informed decision-making. The objective of this research is to analyze the valuation of rice merchandise inventory at UD. Padi Emas in Ambon City. This study employs a quantitative descriptive method with a case study approach. Data was collected through observation, interviews, and literature review. The analysis was conducted using both periodic and perpetual recording systems with the First-In, First-Out (FIFO) inventory valuation method for the period of February to June 2025. The results consistently show that the ending inventory value and Cost of Goods Sold (COGS) generated by both recording methods (periodic and perpetual) using FIFO are the same, with an ending inventory value of Rp9,875,000 and COGS of Rp178,180,000. This consistency confirms that the FIFO method provides accurate and reliable inventory valuation and helps minimize the risk of damaged rice as the first goods in are sold first. While this research also analyzed the periodic method, the perpetual inventory system is highly recommended. By implementing a perpetual system, UD. Padi Emas can monitor its rice stock continuously and accurately, which will aid in more effective decision-making and inventory planning. This system also allows for the early detection of any shortages or overages of rice in the warehouse and helps in the faster identification of potential losses or fraud. Adopting the perpetual inventory system will assist UD. Padi Emas in optimally manages its rice inventory, reducing losses from damaged rice and increasing operational efficiency. Keyword: Merchandise Inventory, Method FIFO
INOVASI DAN PANGSA PASAR SEBAGAI FAKTOR DETERMINAN EKSISTENSI ROTI KERING SELAKU JAJANAN TRADISIONAL DI MASA PANDEMI COVID 19 (STUDI DI DESA LARIKE, MALUKU TENGAH) Andriany, Dynne; Tangke, Diar Muzna
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v10i2.708

Abstract

Menguji dan menganalisis pengaruh inovasi dan pangsa pasar terhadap eksistensi roti kering selaku jajanan tradisional yang ada di desa Larike merupakan tujuan dari riset ini. Kuantitatif adalah merupakan jenis dari penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanatori yaitu penelitian yang bersifat mendasar dan bertujuan untuk memperoleh keterangan, informasi, data mengenai hal-hal yang belum diketahui.. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu pembuat roti kering di desa Larike yang terdiri dari 5 kelompok. Sampel diambil menggunakan teknik survey. Untuk pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket atau kuesioner. Statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t digunakan untuk menganalisis data riset. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variable Inovasi tidak berpengaruh positif terhadap variable Eksistensi Roti Kering dikarenakan keterbatasan modal yang dimiliki oleh para ibu-ibu pembuat roti kering. Serta hasil variable Pangsa Pasar tidak berpengaruh positif terhadap variable Eksistensi Roti Kering, hal ini dikarenakan ibu-ibu penghasil roti kring belum memiliki ijin dari BPOM sehingga kesulitan untuk memasarkan prodaknya sehingga mengakibatkan tidak maksimalnya pangsa pasar yang di cakup.