Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : international journal of community service learning

Pemberdayaan Usaha Kerajinan Anyaman Bambu Karya Kelompok Usaha Ibu-Ibu “Sari Murni” Desa Landih, Dusun Buayang-Bangli P. Putra, I Gst. B Ngr.; Jayawarsa, Anak Agung Ketut; Maharani, Ida Ayu Dinda Priyanka; Setiyawan, Putu Ary
International Journal of Community Service Learning Vol 5, No 2 (2021): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.046 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34496

Abstract

Bambu merupakan salah satu tanaman yang memiliki tekstur lentur dan mudah dibentuk, sehingga cocok digunakan untuk membuat berbagai macam kerajinan berbasis anyaman. Namun dalam proses produksi anyaman bambu terdapat banyak kendala yang dirasakan oleh pengrajin seperti kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana, kurangnya jangkauan pemasaran, serta kurangnya kemampuan pengarajin untuk membuat rancangan keuangan dengan baik. Tujuan dilaksanakan program kemitraan masyrakat ini adalah untuk mempertahankan keberlangsungan dari usaha kerajinan anyaman sokasi agar tetap terjaga dan tidak punah. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini yakni kelompok usaha “Sari Murni” yang merupakan kelompok usaha pengarajin anyaman bambu. Terdapat 3 program kerja yang dilankan dalam kegiatan ini, yakni pada bidang produksi dilaksanakan kegiatan penyediaan sarana dan prasarana penunjang produksi, pada bidang akuntansi yakni Pelatihan Pencatatan Transaksi Keuangan serta Penyediaan Sistem Pencatatan Keuangan Ter-digitalisasi, dan dengan bidang Manajemen Pemasaran serta Teknologi Informasi, yakni Penyediaan Website sebagai Bentuk Strategi Pemasaran dan Pelatihan Strategi Promosi. Hasil dari kegiatan ini yakni adanya peningkatan jangkauan penjualan produk, meningkatnya kualitas hasil produksi, serta peningkatan kemampun pengrajin dalam mengelola keuangan.
Pengembangan Usaha pada Kelompok Pengrajin Ukiran Batok Kelapa di Desa Tampaksiring Kabupaten Gianyar Priyanka Maharani, Ida Ayu Dinda; Soraya, Dewi; Putra, I Gst. B. Ngr. P.; Setiawan, Putu Ary
International Journal of Community Service Learning Vol 5, No 2 (2021): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.856 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34495

Abstract

Batok kelapa merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai produk kerajinan dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Namun terdapat beberapa kendala yang dialami oleh pengrajin dalam proses produksi serta pemasaran produk kerajinan batok kelapa, seperti kurangnya pemahaman tentang strategi untuk meningkatkan usahanya, cara memasarkan produknya secara online dan tidak memiliki kemampuan dalam proses pencatatan transaksi keuangan yang baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanan program kemitraan masyarakat dengan milbatkan 2 orang mitra yang merupakan pengrajin batok kelapa. Tujuan dari pelaksanaan program kemitraan ini adalah untuk meningkatkan hasil penjualan produk batok kelapa serta memperbaiki pola pencatatan keungan pengrajin. Terdapat 3 kegiatan yang dijalankan dalam program kemitraan masyrakat yakni sosialisasi strategi pemasaran, sosialisasi penggunaan website, dan sosialisasi proses pencatatan keuangan. Hasil pada pelaksanaan program menunjukkan bahwa setelah adanya kegiatan sosialisasi mitra mampu merancang strategi serta metode pemasaran yang lebih terstuktur, hasil lainnya menunjukkan bahwa mitra mampu menggunakan website untuk memasarkan produk yang dimilikinya, serta pencatatan keungan mitra menjadi lebih terstruktur, sehingga mengurangi kesalahan saat proses pencatatan keuangan.
Pengembangan Usaha pada Kelompok Pengrajin Ukiran Batok Kelapa di Desa Tampaksiring Kabupaten Gianyar Priyanka Maharani, Ida Ayu Dinda; Soraya, Dewi; Putra, I Gst. B. Ngr. P.; Setiawan, Putu Ary
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.856 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34495

Abstract

Batok kelapa merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai produk kerajinan dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Namun terdapat beberapa kendala yang dialami oleh pengrajin dalam proses produksi serta pemasaran produk kerajinan batok kelapa, seperti kurangnya pemahaman tentang strategi untuk meningkatkan usahanya, cara memasarkan produknya secara online dan tidak memiliki kemampuan dalam proses pencatatan transaksi keuangan yang baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanan program kemitraan masyarakat dengan milbatkan 2 orang mitra yang merupakan pengrajin batok kelapa. Tujuan dari pelaksanaan program kemitraan ini adalah untuk meningkatkan hasil penjualan produk batok kelapa serta memperbaiki pola pencatatan keungan pengrajin. Terdapat 3 kegiatan yang dijalankan dalam program kemitraan masyrakat yakni sosialisasi strategi pemasaran, sosialisasi penggunaan website, dan sosialisasi proses pencatatan keuangan. Hasil pada pelaksanaan program menunjukkan bahwa setelah adanya kegiatan sosialisasi mitra mampu merancang strategi serta metode pemasaran yang lebih terstuktur, hasil lainnya menunjukkan bahwa mitra mampu menggunakan website untuk memasarkan produk yang dimilikinya, serta pencatatan keungan mitra menjadi lebih terstruktur, sehingga mengurangi kesalahan saat proses pencatatan keuangan.
Pemberdayaan Usaha Kerajinan Anyaman Bambu Karya Kelompok Usaha Ibu-Ibu “Sari Murni” Desa Landih, Dusun Buayang-Bangli P. Putra, I Gst. B Ngr.; Jayawarsa, Anak Agung Ketut; Maharani, Ida Ayu Dinda Priyanka; Setiyawan, Putu Ary
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.046 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34496

Abstract

Bambu merupakan salah satu tanaman yang memiliki tekstur lentur dan mudah dibentuk, sehingga cocok digunakan untuk membuat berbagai macam kerajinan berbasis anyaman. Namun dalam proses produksi anyaman bambu terdapat banyak kendala yang dirasakan oleh pengrajin seperti kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana, kurangnya jangkauan pemasaran, serta kurangnya kemampuan pengarajin untuk membuat rancangan keuangan dengan baik. Tujuan dilaksanakan program kemitraan masyrakat ini adalah untuk mempertahankan keberlangsungan dari usaha kerajinan anyaman sokasi agar tetap terjaga dan tidak punah. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini yakni kelompok usaha “Sari Murni” yang merupakan kelompok usaha pengarajin anyaman bambu. Terdapat 3 program kerja yang dilankan dalam kegiatan ini, yakni pada bidang produksi dilaksanakan kegiatan penyediaan sarana dan prasarana penunjang produksi, pada bidang akuntansi yakni Pelatihan Pencatatan Transaksi Keuangan serta Penyediaan Sistem Pencatatan Keuangan Ter-digitalisasi, dan dengan bidang Manajemen Pemasaran serta Teknologi Informasi, yakni Penyediaan Website sebagai Bentuk Strategi Pemasaran dan Pelatihan Strategi Promosi. Hasil dari kegiatan ini yakni adanya peningkatan jangkauan penjualan produk, meningkatnya kualitas hasil produksi, serta peningkatan kemampun pengrajin dalam mengelola keuangan.
Pengembangan Usaha Pada Kelompok Pengrajin Patung Casting di Desa Batubulan Kabupaten Gianyar Priyanka Maharani, Ida Ayu Dinda; Soraya, Dewi; P. Putra, I Gst. B. Ngr
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i3.50046

Abstract

Desa Batubulan dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan patung, sehingga tidak salah jika kerajinan patung di Desa Batubulan sudah berkembang sejak turun temurun. Hal tersebut dikarenakan lokasi Desa Batubulan yang merupakan jalur pariwisata sehingga banyak wisatawan yang ingin membeli atau memesan patung. Akan tetapi, akibat pandemi covid-19 pengrajin patung di Desa Batubulan mengalami pemrosotan penghasilan dikarenkan belum memiliki pengetahuan terhadap penentuan strategi untuk meningkatkan usahanya, cara memasarkan produk secara online dan pencatatan transaksi keuangan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melakukan soisalisasi. Sosialisasi dilaksanakan kepada Bapak Kadek Suarsana selaku pengarajin patung casting yang menjadi mitra pada pengabdian kepada masyarakatyang dilaksanakan pada tanggal 2 Juni dan 4 Juni 2022 di Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dengan memberikan sosialisasi strategi pemasaran, sosialisasi penggunaan website, sosialisasi proses pencatatan keuangan dan pengadaan saran prasarana. Pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa setelah adanya kegiatan soisalisasi mitra mampu merancang strategi serta metode pemasaran untuk lebih meningkatkan penjualan, mitra mampu menggunakan website untuk memasarkan produk yang dimilikinya, pencatatan keuangan mitra menjadi lebih terstruktur, serta penyediaan sarana prasaran untuk menunjang proses produksi produk mitra. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat mengatasi segala permasalahan yang dialami mitra.
PKM Pemberdayaan Usaha Kelompok Pengrajin Pahat Batu Alam Desa Ketewel-Sukawati, Gianyar Putra, I Gst. B Ngr. P.; Jayawarsa, Anak Agung Ketut; Maharani, Ida Ayu Dinda Priyanka
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i3.50096

Abstract

Seni ukiran batu sebenarnya adalah tanda utama dari Desa Ketewel sejak waktu yang sangat lama. Sampai saat ini sebenarnya sebagian besar ukiran batu alam yang dihasilkan umumnya digunakan untuk tatanan kehidupan masyarakat Hindu Bali seperti tugu atau candi atau istilah Balinya Pelinggih, dan Gapura atau istilah Balinya angkul-angkul. Ketersediaan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang mumpuni menjadi dasar maraknya pengrajin ukiran kerajinan pahatan batu alam di Desa Ketewel. Akan tetapi, keterbatasan keterampilan dalam pencatatan transaksi keuangan, distribusi produk dilakukan secara konvensional dan keterbatasan modal yang menyebabkan mitra mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan bahan baku dan bahan penolong. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melaksanakan pelatihan pencatatan transaksi keuangan dan penyediaan sistem pencatatan keuangan digital, penyediaan website sebagai bentuk pelatihan strategi pemasaran dan strategi promosi online serta penyediaan sarana dan prasarana penunjang produksi. Kegiatan ini berlokasi di Desa Sukawati-Ketewel Gianyar, masyarakat sasaran yang menjadi mitra pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kelompok pengrajin pahat batu alam. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan mitra dalam menentukan aliran kas masuk dan keluar dengan tepat. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat mengatasi segala permasalahan pemberdayaan usaha pengrajin pahat batu alam yang ada di Desa Sukawati-Ketewel, Kabupaten Gianyar.