Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PARADIGMA KONTEMPORER SISTEM PEMBELAJARAN AL QUR’AN PADA ANAK USIA DINI DI LEMBAGA TAHSIN QUR’AN KAUQOY PRIVATE Shofiyah, Nur; Masruchan, Masruchan
An-Nisa' : Jurnal Kajian Perempuan dan Keislaman Vol. 14 No. 1 (2021)
Publisher : LP2M IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/annisa.v14i1.44

Abstract

Al-Qur’an sebagai kalamullah mengandung asas pengajaran karena mencakup ajaran-ajaran Islam yang menata kehidupan kaum muslimin dalam segala aspek di dunia dan akhirat. Pemahaman al-Qur’an terutama bagi anak harus dimulai sejak dini melalui kegiatan membaca dan menulis yang dilanjutkan dengan memahami ajaran agama Islam secara bertahap. Namun faktanya, sistem pembelajaran Al Qur’an terutama bagi anak usia dini masih monoton dan kurang menarik karena masih menerapkan paradigma pembelajaran yang berpusat pada pengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pembelajaran al-Qur’an di lembaga Tahsin Qur’an Ka’Uqoy Private dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembelajaran al-Qur’an di lembaga Tahsin Qur’an Ka’Uqoy menerapkan paradigma konstruksionisme dengan hanya menggunakan satu peraga yaitu alat indera melalui ragam interaksi dengan lingkungan sekitarnya seperti melihat, mendengar, menyentuh, dan merasakannya. Melalui pengaktifan indrawi, seorang anak bisa membangun gambaran dalam dunia belajarnya. Lembaga ini telah mencetak pengajar yang mampu mengajarkan Al-Qur’an dengan mudah untuk difahami terutama bagi anak usia dini dengan cara ikut terlibat langsung dalam mencerna, mengolah, mengalami, memahami, merasakan dan mempraktikkan isi kandungan Al-Qur’an dengan fun learning sehingga para anak usia dini lebih mudah dalam menangkap ilmu Al-Qur’an dan menerimanya dengan senang hati.   Al-Qur'an as kalamullah contains teaching principles because it includes Islamic teachings that organize the lives of Muslims in all aspects. Understanding the Qur'an, especially for children, must start early through reading and writing activities which are continued by gradually understanding the teachings of Islam. However, the fact is that the learning system of the Qur'an, especially for early childhood, is still monotonous and less interesting because it still applies a teacher-centered learning paradigm. This study aims to describe the al-Qur'an learning system in the Tahsin Qur'an ka'Uqoy Private institution with a descriptive qualitative research that uses some data collection techniques. The results showed that the al-Qur'an learning system in the tahsin Qur'an ka'Uqoy institution applies the constructionism paradigm by using only an instrument namely the senses through various interactions with the surrounding environment such as seeing, hearing, touching, and feeling it. Through sensory activation, a child can build a picture in the world of learning. This institution has produced teachers who are able to teach the Qur'an easily to be understood, especially for early childhood by being directly involved in digesting, processing, experiencing, understanding, tasting and practicing the contents of the Al- The Qur'an with fun learning so that early childhood can more easily grasp the knowledge of the Qur'an.
Pendekatan Hadis Normatif Dalam Peradaban Islam Zaimuddin, Zaimuddin; Masruchan, Masruchan
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 5 No 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v5i1.188

Abstract

This paper is a description of the normative hadith approach which is the most dominant approach in understanding Islam and in the legal istinbat process. Unmitigated, this approach was built at the same time by two sciences, namely the science of hadith and the science of ushul fiqh, which must have also become the focus of studies of major Muslim figures such as Imam Syafii. This shows that the doctrine in Islam is not passive, but stimulates research, study, and gives birth to a very scientific understanding actively.
PENGGUNAAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) UNTUK PEMBELAJARAN MAHASISWA UNIVERSITAS PGRI JOMBANG Masruchan, Masruchan
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 9, No 2 (2024): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpe.v9i2.3682

Abstract

This article is the result of research on the use of the internet as a medium of learning in students of universitas pgri jombang. This study used descriptive qualitative approach. This research uses a descriptive qualitative approach. The data source for this research was obtained from primary data sources. The results of this research include 3 categories as follows: first, use of the internet as a medium of learning in universitas pgri jombang can be mapped into three categories, namely: the use of web searching facility, the use of e-mail facilities, and the use of e-learning (spada) facilities. Secondly, in terms of infrastructure, hardware to support internet-based learning is sufficient, but the amount of bandwidth is still very far from the standard requirements. Meanwhile, in terms of human resources, still need to increase their knowledge and skills in the field of tik for teachers and students to be able to implement an optimal internet-based learning. Third, universitas pgri jombang students responded very positively to the use of the internet as a medium of learning. Therefore, it is necessary to increase the quality and capacity of using information and communication technology media to optimize student learning both online and offline.
PENGARUH E-LEARNING DAN LINGKUNGAN KAMPUS TERHADAP MINAT BELAJAR MAHASISWA MELALUI MOTIVASI BELAJAR Masruchan, Masruchan
JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen) Vol 7, No 1 (2023): JPEKBM (Juli,2023)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/jpekbm.v7i1.3155

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana E-learning dan lingkungan kampus mempengaruhi minat belajar melalui mediasi pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Jombang tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 50 orang. Teknik sampel acak digunakan untuk pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Learning dan lingkungan kampus berpengaruh positif dan signifikan terhadap media pembelajaran, dengan nilai standardized Estimate e-learning sebesar 0,203 dan nilai lingkungan kampus sebesar 0,519. Dengan perkiraan baku e-learning, pengaruh langsung E-Learning dan lingkungan kampus terhadap minat belajar adalah positif dan signifikan.
BERBAGAI FAKTOR DITERMINAN PEMBENTUK RASIONALITAS EKONOMI MAHASISWA DI JAWA TIMUR Prianto, Agus; Firman, Firman; Masruchan, Masruchan; Arundari, Ismi Salsa
JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen) Vol 6, No 2 (2022): JPEKBM (DESEMBER,2022)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/jpekbm.v6i2.2889

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan untuk meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan, terutama di kalangan mahasiswa yang kelak akan lebih banyak menentukan kualitas perekonomian nasional. Hasil survei literasi ekonomi dan keuangan di tingkat global menunjukkan bahwa terdapat 32% dari penduduk usia dewasa di Indonesia yang memiliki literasi keuangan. Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa pada tahun 2019 ada sebanyak 44,04% dari total penduduk berusia 18-25 tahun, termasuk didalamnya kelompok mahasiswa; yang memiliki literasi ekonomi dan keuangan.Atas dasar berbagai kajian inilah maka perlu ada upaya untuk terus memperkuat literasi ekonomi dan keuangan, termasuk di kalangan mahasiswa. Tinggi rendahnya literasi ekonomi akan mempengaruhi tinggi rendahnya rasionalitas ekonomi. Rasionalitas ekonomi yang baik akan mempengaruhi berbagai keputusan ekonomi dan efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor diterminan yang mempengaruhi rasionalitas ekonomi mahasiswa di Jawa Timur. Analisis deskriptif kuantitatif dilakukan dengan menggunakan teknik analisis multivariat. Hasil penelitian membuktikan bahwa keterlibatan mahasiswa yang intensif dalam pembelajaran ekonomi dan keterlibatan dalam praktik ekonomi berpengaruh positip terhadap pemahaman terhadap konsep dasar ekonomi. Pemahaman yang baik tentang konsep dasar ekonomi berpengaruh positip terhadap literasi ekonomi dan rasionalitas ekonomi. Demikian halnya, literasi ekonomi yang baik berpengaruh positip terhadap rasionalitas ekonomi. Untuk memperkuat literasi ekonomi dan rasionalitas ekonomi, disarankan agar kegiatan pembelajaran ekonomi dilakukan dengan intensif. Hal ini dapat dilakukan dengan mendorong mahasiswa untuk lebih banyak terlibat dalam praktik kegiatan ekonomi. Penelitian lanjutan sangat diperlukan untuk mengidentifikasi variabel lain yang berpengaruh terhadap rasionalitas ekonomi.
Pendekatan Hadis Normatif Dalam Peradaban Islam Zaimuddin, Zaimuddin; Masruchan, Masruchan
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 5 No 1 (2022): Januari
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v5i1.188

Abstract

This paper is a description of the normative hadith approach which is the most dominant approach in understanding Islam and in the legal istinbat process. Unmitigated, this approach was built at the same time by two sciences, namely the science of hadith and the science of ushul fiqh, which must have also become the focus of studies of major Muslim figures such as Imam Syafii. This shows that the doctrine in Islam is not passive, but stimulates research, study, and gives birth to a very scientific understanding actively.
MANAJEMEN INOVASI KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS SURAKARTA Masruchan, Masruchan
El-Hayah Vol. 8 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19305/elha.v8i2.4738

Abstract

Abstract  : Along with the development of education, curriculum must be able to adjust. Strategy of maintaining curriculum structure without change and innovation will have an impact on bad quality as well as good quality of education. This research is intended to determine: 1) Arrangement of curriculum innovation at Muhmmadiyah Elementary School Special Program, 2) Concept, process, characteristic, and strategy used in innovation management curriculum at Muhmmadiyah Elementary School Special Program Surakarta, 3) Suppoting and inhibiting factors in making curriculum innovation at Muhmmadiyah Elementary School Special Program Surakarta.This research applied descriptive qualitative method. This research was conducted at Muhmmadiyah Elementary School Special Program Kota Barat Surakarta. Informants of this research were Principal, teachers, staffs, and students. Technique of collecting data used observation, in-depth interview and documentation. Technique of validity data used interactive model, including data reduction, data collection, data display and conclusion. This research shows that: 1)  Muhmmadiyah Elementary School Special Program having Sharia curriculum is the result of modification between national sharia curriculum of KTSP and curriculum 13 by synergizing knowledge and diniyyah (religion) as a guidance in conducting learning process for its curriculum innovation, 2) Learning type of Sharia school curriculum is done by synergizing Sharia’s values inside learning subjects, without adding new material inside sharia school curriculum, 3) Supporting factors in arranging curriculum innovation  at Muhmmadiyah Elementary School Special Program are daily, weekly, and annually events, extracurricular events and integration of special program, i.e. sharia curriculum and other general subjects. Meanwhile, inhibiting factors are difficulties in conducting and implementing curriculum innovation due to neighborhood and advanced technology. The benefits of sharia school curriculum planning may bring  the change among the students to understand Islam and good attitude to create Muslim generation of Ulul Albab                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Keywords: innovation, management, curriculum, Muhmmadiyah Elementary School Special Program
The Interplay of Product Innovation, Technological Adaptation, and Customer Perception in Driving Competitive Advantage: Insights from the Creative Industry Masruchan, Masruchan
Escalate : Economics and Business Journal Vol. 2 No. 03: Creative Resilience and Market Innovation: Strategies for Sustainable Business Growth
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/escalate.v2i02.175

Abstract

Abstract: This study examines the impact of Product Innovation on Competitive Advantage in the creative industry, with a focus on the mediating roles of Technological Adaptation, Customer Perception of Innovation, and Market Responsiveness. Employing a quantitative research design, data were collected from 100 chatbot users in content creator communities on TikTok, Instagram, and Facebook. The analysis, conducted using Smart PLS, reveals that product innovation significantly enhances competitive advantage, both directly and indirectly through technological adaptation and customer perception of innovation. Notably, technological adaptation demonstrates the strongest mediation effect, emphasizing the importance of technological integration in leveraging innovation for competitive outcomes. Conversely, market responsiveness shows a moderate mediating effect, suggesting its context-dependent role in driving competitiveness. A negative relationship between technological adaptation and competitive advantage underscores the risks associated with misaligned technology strategies. These findings contribute to the literature on innovation management by providing empirical insights into the interplay of innovation, technology, and customer engagement in achieving sustainable competitive advantage. The study recommends that organizations adopt a holistic approach to innovation, balancing technological advancements and customer-centric strategies. Future research should investigate longitudinal effects, industry-specific variations, and the influence of organizational culture on these dynamics.
EDUKASI KESADARAN KESEHATAN DAN PERILAKU REMAJA DI DESA KALIKEJABON KECAMATAN TEMBELANG JOMBANG 2025 Prasetiyo, Rahayu; Synthiwati, Novita Nur; Masruchan, Masruchan
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v4i2.1900

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, baik fisik maupun psikologis, akibat kurangnya pengetahuan dan kesadaran terhadap pentingnya perilaku hidup sehat. Kondisi ini semakin diperparah dengan terbatasnya akses informasi kesehatan yang komprehensif di daerah pedesaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta membentuk perilaku hidup sehat di kalangan remaja desa. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 1 Februari 2025 di Desa Kalikejabon Kecamatan Tembelang, dengan melibatkan 38 remaja usia 12–18 tahun sebagai sasaran utama. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok dan simulasi dan pembuatan media edukatif. Materi yang disampaikan mencakup kesehatan reproduksi, gizi seimbang, kesehatan mental, serta pembullyan dan pergaulan bebas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada peserta, yang diukur melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif serta menciptakan lingkungan desa yang mendukung pertumbuhan remaja secara sehat dan produktif.
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY (AR) BAGI GURU PGRI DI KABUPATEN JOMBANG -, Masruchan; Masruchan, Masruchan; Nurmilah, Rifa; Febriyanti, Ririn; -, Muslimin
JP-MAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): JP-MAS: Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Jombang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian berfokus pada penerapan teknologi Augmented Reality (AR) di bidang pendidikan khusunya dalam media pembelajaran. Melalui penerapan AR pada bidang pendidikan diharapkan akan lebih mudah dalam penyampaian dan pemahaman materi pelajaran yang di sampaikan oleh guru pada siswa. Guru semakin mudah untuk menunjukkan bentuk materi yang abstrak kedalam bentuk dimensi ruang dalam menyusun modul ajar atau lembar kerja. Pelatihan ini diberikan pada guru-guru PGRI di kabupaten Jombang pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs. Metode pelaksaanaan pengabdian dilakukan secara ceramah, diskusi, praktik dan pendampingan teknis, serta penugasan. Sebelum pelaksanan kegiatan peserta diberi angket untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman awal, sedangkan di akhir kegitan di berikan penugasan untuk menghasilkan produk pelatihan. Hasil pelaksanaan pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran secara variatif dan inovatif. Dan sebagian besar peserta dapat mengerti dan menerima materi pelatihan dengan baik meskipun dalam praktiknya ada beberapa yang masih kurang dan mengalami kendala.