Fadlilah, Ashomatul
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analyzing Students’ Entrepreneurial Intention Based on The Theory of Planned Behavior (TPB) With Internship as the Moderating Variable Tusyanah, Tusyanah; Fadlilah, Ashomatul; Rahmawati, Fentya Dyah; Susilowati, Nurdian
Economic Education Analysis Journal Vol 9 No 3 (2020): Economics Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v9i3.42113

Abstract

Indonesia membutuhkan calon wirausaha yang mampu menekan angka pengangguran. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut untuk menyiapkan alumni yang terampil; tetapi juga untuk menciptakan calon pengusaha. UNNES melakukannya dengan melakukan perubahan kurikulum. Kemudian, diberikan mata kuliah Kewirausahaan, Inkubator Perusahaan, dan magang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui niat berwirausaha siswa dengan magang sebagai variabel moderasi melalui Teori TPB. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi 228 siswa dan sampel penelitian 145 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan menelitinya dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh sikap, norma subyektif dan persepsi pengendalian perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat. Magang berhasil menjadi variabel moderasi untuk sikap, norma subyektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap niat berwirausaha. Sikap pengaruh langsung terhadap niat wirausaha adalah 34,5% dan naik menjadi 42,3% dimoderatori oleh magang. Pengaruh langsung norma subyektif terhadap niat berwirausaha adalah 25,9% dan naik menjadi 32,8% dimoderatori oleh magang. Kemudian, pengaruh langsung persepsi kontrol perilaku terhadap niat berwirausaha adalah 48,8% dan meningkat menjadi 51,5% dimoderatori oleh magang. Disimpulkan bahwa dengan magang mampu memperkuat minat wirausaha mahasiswa untuk berwirausaha. Karena itu; Program magang perlu dilanjutkan agar mahasiswa memahami bahwa kerja mandiri lebih menyenangkan daripada bekerja untuk orang lain.
Analyzing Students’ Entrepreneurial Intention Based on The Theory of Planned Behavior (TPB) With Internship as the Moderating Variable Tusyanah, Tusyanah; Fadlilah, Ashomatul; Rahmawati, Fentya Dyah; Susilowati, Nurdian
Economic Education Analysis Journal Vol 9 No 3 (2020): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v9i3.42113

Abstract

Indonesia membutuhkan calon wirausaha yang mampu menekan angka pengangguran. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut untuk menyiapkan alumni yang terampil; tetapi juga untuk menciptakan calon pengusaha. UNNES melakukannya dengan melakukan perubahan kurikulum. Kemudian, diberikan mata kuliah Kewirausahaan, Inkubator Perusahaan, dan magang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui niat berwirausaha siswa dengan magang sebagai variabel moderasi melalui Teori TPB. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi 228 siswa dan sampel penelitian 145 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan menelitinya dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh sikap, norma subyektif dan persepsi pengendalian perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat. Magang berhasil menjadi variabel moderasi untuk sikap, norma subyektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap niat berwirausaha. Sikap pengaruh langsung terhadap niat wirausaha adalah 34,5% dan naik menjadi 42,3% dimoderatori oleh magang. Pengaruh langsung norma subyektif terhadap niat berwirausaha adalah 25,9% dan naik menjadi 32,8% dimoderatori oleh magang. Kemudian, pengaruh langsung persepsi kontrol perilaku terhadap niat berwirausaha adalah 48,8% dan meningkat menjadi 51,5% dimoderatori oleh magang. Disimpulkan bahwa dengan magang mampu memperkuat minat wirausaha mahasiswa untuk berwirausaha. Karena itu; Program magang perlu dilanjutkan agar mahasiswa memahami bahwa kerja mandiri lebih menyenangkan daripada bekerja untuk orang lain.
Improving the Professionalism of School Teachers Through The Development of HOTS-Based Learning Models Widodo, Joko; Permana, Dian Fithra; Oktarina, Nina; Ratnasari, Dwi; Fadlilah, Ashomatul; Maulida, Syakila
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 4 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v7i4.15250

Abstract

Community service activities carried out by the community service team for teachers aim to share knowledge and skills about developing a Higher Order Thinking Skill (HOTS)-based learning model. The direct benefit of this community service activity is to increase the knowledge, skills, and experience of school-mobilizing teachers in developing HOTS-based learning models. This community service activity is conducted as training by providing materials and practices for developing HOTS-based learning models. The target audience for this community service activity was 30 teachers in Grobogan Regency. The methods used in this activity were lectures, question-and-answer sessions, discussions, and practice, as well as a Participatory Action Research (PAR) approach that involved teachers in problem identification and training planning, enabling them to actively contribute to their own development and improve the quality of education. The results showed significant improvements, including increased teacher participation in discussion forums, from 40% to 80%, and that 60% of teachers were able to apply new teaching methods after the training. The evaluation included aspects of knowledge, skills, activeness, and attendance, reflecting the positive impact of the training. The impact of this activity includes a significant increase in teachers' knowledge and skills in developing HOTS-based learning models, which, in turn, can support improvements in learning quality in schools and sustainably enhance teacher professionalism.