Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok pada Citra Tubuh Remaja di Sulawesi Selatan Annisa, Nur; Nurdin, Muh. Nur Hidayat; Tri Sulastri
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i3.8623

Abstract

This study aims to analyze the impact of TikTok social media usage intensity on body image among adolescents in Sulawesi Selatan. In the current digital era, social media, particularly TikTok, has become a popular platform among teenagers, often showcasing visual content that can influence their perceptions of body image. The research method employed is a survey involving 223 adolescents aged 15 to 17 as respondents. Data were collected through a questionnaire measuring TikTok usage intensity and body image using. The results of the analysis showed that there was a significant negative relationship between the intensity of TikTok social media use and body image in adolescents, with a significance value of p = 0.000 or p <0.05. The correlation coefficient of -0.397 or is classified as weak and indicates that the intensity of TikTok use is negatively related to body image. This study can provide a basis for the development of psychology programs that aim to increase awareness and control in the use of social media to maintain a positive body image among adolescents.
The Effectiveness of Assertiveness Training to Increase Self-Confidence in Early Adult Women Experiencing Body Dissatisfaction Nuralifah Marimin, Siti Aisyah; Faradillah Firdaus; Tri Sulastri
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.7243

Abstract

Self-confidence experienced by early adult women adversely affects their individual interpersonal relationships. This study aims to determine the effect of assertive training in increasing self-confidence in early adult women who experience body dissatisfaction. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach involving 8 women aged 18-22 years with the criteria of experiencing high levels of body dissatisfaction and low levels of self-confidence. Data were collected using body dissatisfaction and self-confidence measurement scales, as well as observation to record relevant information or behaviors of participants, and an intervention in the form of assertive training conducted over six sessions within in 2-day period. The results of the analysis using the Wilcoxon Test showed a significance value of 0.012 (p < 0.05), indicating an statistically significant increase in self-confidence. The evaluation of knowledge showed a significance value of 0.014 (p < 0.05), indicating an increase in understanding among participants. Based on the study's results, it can be concluded that assertive training has a significant impact on individual self-confidence. Keywords: body dissatisfaction, self-confidence, assertive behavior, early adult women
Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok pada Citra Tubuh Remaja di Sulawesi Selatan Annisa, Nur; Nurdin, Muh. Nur Hidayat; Tri Sulastri
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i3.8623

Abstract

This study aims to analyze the impact of TikTok social media usage intensity on body image among adolescents in Sulawesi Selatan. In the current digital era, social media, particularly TikTok, has become a popular platform among teenagers, often showcasing visual content that can influence their perceptions of body image. The research method employed is a survey involving 223 adolescents aged 15 to 17 as respondents. Data were collected through a questionnaire measuring TikTok usage intensity and body image using. The results of the analysis showed that there was a significant negative relationship between the intensity of TikTok social media use and body image in adolescents, with a significance value of p = 0.000 or p <0.05. The correlation coefficient of -0.397 or is classified as weak and indicates that the intensity of TikTok use is negatively related to body image. This study can provide a basis for the development of psychology programs that aim to increase awareness and control in the use of social media to maintain a positive body image among adolescents.
Peningkatan Social Engagement dan Jangkauan Layanan PT. MARLY OPTIMA INDONESI Melalui Optimalisasi Strategi Konten Edukasi Interaktif di Instagram Tri Sulastri; Universitas Negeri Makassar; Mutiya Reliza; Siti Annisa Azzahrah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.772

Abstract

Perkembangan media baru berbasis digital telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi komunikasi organisasi, termasuk pemanfaatan media sosial sebagai saluran utama penyampaian informasi dan pembangunan hubungan dengan audiens. Instagram, dengan lebih dari 2 miliar pengguna aktif bulanan dan tingginya tingkat interaktivitas pada fitur Story, Post, dan Reels, menjadi platform strategis bagi organisasi untuk meningkatkan social media engagement (SME). Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan Instagram PT Marly Optima Indonesia melalui strategi konten terstruktur berbasis literatur SME, yang menekankan konsumsi, kontribusi, dan kreasi sebagai tiga tingkat keterlibatan pengguna. Metode program mencakup analisis situasi awal, penyusunan tujuan strategis, perencanaan konten, pengembangan ide, produksi, publikasi, pengelolaan komunitas, serta evaluasi performa konten. Selama periode implementasi, sebanyak 17 konten diproduksi dan dipublikasikan melalui Feed, Reels, dan Story, termasuk lima segmen Research Recap berbasis Story. Hasil menunjukkan bahwa konten podcast Reels memperoleh likes tertinggi, dua konten (Reels kegiatan dan poster feed) menerima komentar terbanyak, dan satu Research Recap pada Story mendapatkan respons interaktif berupa komentar melalui pesan langsung. Analisis performa mengindikasikan bahwa konten berbasis edukasi, storytelling visual, dan elemen interaktif lebih efektif dalam mendorong engagement. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam pengelolaan media sosial serta memperkuat kehadiran digital melalui strategi konten yang relevan, berorientasi data, dan berkelanjutan.
Implementasi Mahar (Mading Harapan) sebagai Media Refleksi Diri dalam Program Penguatan Ketahanan Psikologis Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Wirajaya Makassar Firdaus , Faradillah; Tri Sulastri; Novita, Sindi; Syarifah Al Makkiya
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.606

Abstract

Program MAHAR (Mading Harapan) dikembangkan sebagai media refleksi diri untuk memperkuat ketahanan psikologis remaja, khususnya Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Wirajaya Makassar. Remaja pada kelompok ini rentan mengalami tekanan emosional, kesulitan regulasi emosi, dan lemahnya orientasi masa depan, sehingga diperlukan intervensi yang mampu memfasilitasi proses refleksi personal secara aman dan terstruktur. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan intervensi psikososial melalui teknik expressive writing dengan meminta peserta menulis surat “Untuk Aku di Masa Depan” yang kemudian divisualisasikan dalam bentuk mading reflektif. Program dilaksanakan dalam lima sesi: orientasi, pengenalan emosi, penulisan MAHAR, refleksi terbuka, dan penutup-afirmasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali dan mengekspresikan emosi, munculnya rasa lega dan didengar, serta tumbuhnya harapan baru terhadap masa depan. Peserta mampu menghubungkan pengalaman masa lalu dengan tujuan jangka panjang, sekaligus memperoleh dukungan sosial dari dinamika kelompok. Implementasi MAHAR juga memperkuat aspek self-awareness, regulasi emosi, dan visualisasi tujuan yang merupakan komponen penting ketahanan psikologis. Temuan ini menegaskan bahwa media refleksi visual melalui mading dapat menjadi strategi intervensi efektif untuk mendukung pemulihan psikososial dan membangun kembali identitas positif remaja dalam lingkungan terbatas.
Pengaruh Manajemen Stres Terhadap Minat Belajar Pengguna Artificial Intelligence Nurul Azmi Rauf; Putry Arisandy; Putri Ghefira Alifah Taswil; Muh. Rezky Pratama Susilo; Nurul Magfira Azz; Andhika; Nurfitriany Fakhri; Tri Sulastri
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 1, No 1 (2025): June 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya artificial intelligence (AI). Masalah stres yang buruk mampu membuat minat belajar menjadi menurun. Apakah hadirnya AI mampu membantu pelajar dalam meringankan beban akademik yang berujung pada manajemen stres yang baik, ataupun sebaliknya. Pertanyaan tersebut menjadi dasar dalam menjalankan penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini yaitu 120 pelajar maupun mahasiswa pengguna AI yang dipilih menggunakan metode stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala manajemen stres dan skala minat belajar dengan menggunakan skala likert. Sebelum dilakukan analisis regresi sederhana, dilakukan pengujian asumsi klasik terlebih dahulu, yaitu dengan uji normalitas dan juga uji linearitas. Didapatkan hasil dari kedua uji asumsi terpenuhi (p > 0,05). Hasil uji hipotesis yang didapatkan yaitu 0,00 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh manajemen stres terhadap minat belajar pengguna artificial intelligence. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan artificial intelligence pada sistem pendidikan sangat bermanfaat terlebih dalam penyelesaian tugas dan juga meningkatkan kemampuan pelajar dan mahasiswa beradaptasi terhadap teknologi baru yang mendukung pross pembelajaran.
Do You Remember The Words? Dual-Coding Method On Long-Term Memory Nurul Azmi Rauf; Putry Arisandy; Putri Ghefira Alifah Taswil; Muh Rezky Pratama Susilo; Nurul Magfira Azz; Andhika; Nurfitriany Fakhri; Tri Sulastri
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 1, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses kognitif berlangsung secara simultan dan berperan penting dalam membentuk perilaku manusia, dengan memori sebagai komponen utama dalam pengolahan informasi. Memori memungkinkan individu menyandikan, menyimpan, dan mengambil kembali informasi yang diperoleh dari lingkungan sensorik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa metode dual coding, yang mengintegrasikan representasi verbal dan visual, berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode dual coding terhadap kemampuan memori jangka panjang pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini terdiri atas dua studi. Studi pertama melibatkan 60 siswa sekolah dasar, sedangkan studi kedua melibatkan 80 partisipan. Pada masing-masing studi, partisipan dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen menerima stimulus berupa tayangan kata benda yang disertai gambar, sementara kelompok kontrol hanya menerima stimulus berupa teks. Setiap kata benda ditampilkan selama tiga detik. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U karena sebagian data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, di mana partisipan yang menerima metode dual coding mampu mengingat lebih banyak kata dibandingkan dengan partisipan yang hanya menerima stimulus verbal. Temuan ini menunjukkan bahwa metode dual coding berpengaruh positif terhadap kemampuan memori jangka panjang siswa sekolah dasar. Secara implikatif, hasil penelitian ini mendukung penggunaan integrasi teks dan gambar sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan retensi informasi dalam konteks pendidikan formal.