Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penyuluhan Sadar Wisata dalam Pengambangan Daya Tarik Ekowisata di Desa Botungobungo Desrika Talib; Srilian Laxmiwaty Dai; Sri Sunarti; Anggraeni M. S. Lagalo
Komunal Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Scimadly Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.323 KB) | DOI: 10.55657/kjpm.v1i1.20

Abstract

Lokasi mitra dalam pengabdian ini adalah Desa Botungobungo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Sebagian besar penduduk Desa Botungobungo berprofesi sebagai petani dan nelayan. Desa Botungobungo ini memiliki potensi wisata alam pantai. Aspek yang sangat penting dalam pengembangan pariwisata suatu daerah yaitu diperlukan adanya sadar wisata hal ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat agar siap berperan sebagai tuan rumah yang baik serta mampu mewujudkan sapta pesona. Dengan adanya penyuluhan sadar wisata dalam pengembangan daya tarik ekowisata di Desa Botungobungo diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya sadar wisata. Dalam kegiatan pengabdian ini, pelaksana pengabdian menggunakan teknik presentasi materi menggunakan proyektor, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dengan para peserta. Desa Botungobungo berpotensi untuk dapat dikembangkannya pariwisata alam karena memiliki pantai yang dapat dijadikan daya tarik wisata untuk dikunjungi oleh wisatawan dan adanya dukungan dari masyarakat Desa Botungobungo yang dapat memberi keuntungan secara finansial bagi masyarakat setempat.
Homestay di Gorontalo: Terstandarisasi Global di ASEAN atau Masih Lokal? Hatibie, Irma Kharisma; Husain, Yeristiawati; Dai, Srilian Laxmiwaty
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.8.1.90-99.2025

Abstract

Standarisasi homestay di suatu daerah sangat penting untuk dilakukan karena dapat meningkatkan kualitas pelayanan, reputasi, dan daya tarik wisata, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Namun, keberadaan homestay saat ini perlu mendapat perhatian dan strategi pengembangan karena adanya tantangan dari sisi permintaan dan penawaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sebaran homestay di daerah Provinsi Gorontalo dengan menggunakan standarisasi homestay ASEAN untuk mengukur apakah sebaran homestay di Gorontalo dapat bersaing secara global di industri pariwisata. Penelitian ini menggunakan survei kuantitatif dengan subjek penelitian yaitu 12 pengelola homestay di Provinsi Gorontalo. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas homestay di Provinsi Gorontalo memiliki potensi yang kuat untuk bersaing di tingkat global. Hal ini dibuktikan melalui kinerja mereka dalam penilaian berdasarkan Standar Homestay ASEAN, di mana homestay-homestay tersebut memperoleh rata-rata total skor bobot sebesar 76,4%. Skor ini menempatkan mereka dalam kategori 'Sangat Baik (Excellent)', yang mencerminkan tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap standar mutu regional yang telah ditetapkan dan mengindikasikan bahwa pengelola homestay di Gorontalo telah berhasil menerapkan berbagai aspek utama dalam standar ASEAN. Kepatuhan terhadap standar ini tidak hanya meningkatkan daya tarik homestay bagi wisatawan internasional, tetapi juga mendukung tujuan yang lebih luas dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan ASEAN.   
Pelatihan Pengelolaan Toilet Berbasis Standar ASEAN di Destinasi Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai untuk Meningkatkan Kapasitas Pengelola Wisata Ayuningsih, Asti; Dai, Srilian Laxmiwaty
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2036

Abstract

Permasalahan kebersihan dan standar sanitasi toilet umum masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Pulau Morotai sebagai Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional. Hal ini mempengaruhi kenyamanan dan kepuasan wisatawan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola destinasi wisata di Kabupaten Pulau Morotai dalam pengelolaan toilet umum yang sesuai dengan standar kebersihan dan kesehatan, khususnya mengacu pada ASEAN Public Toilet Standard. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari pada 11-12 Desember 2024 dengan melibatkan 40 peserta dari kalangan pengelola daya tarik wisata, kelompok sadar wisata, dan pengelola toilet umum. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi konsep standar toilet ASEAN, tutorial penggunaan alat pembersih dan sanitasi, diskusi kelompok, kuis evaluatif, serta praktik lapangan langsung di toilet destinasi wisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengelolaan toilet bersih dan higienis, yang tercermin dalam partisipasi aktif dalam sesi praktikum dan kuis individu. Dampak langsung terhadap mitra mencakup peningkatan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sanitasi yang ramah wisatawan serta terbentuknya komitmen awal untuk menerapkan standar ASEAN secara bertahap di fasilitas toilet masing-masing. Program ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan kapasitas pengelola meskipun menghadapi beberapa kendala teknis. Pendampingan lanjutan secara berkala sangat direkomendasikan untuk menjamin keberlanjutan program.