Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konservasi Pantai Tirang Semarang melalui Penanaman Bakau dan Cemara Laut Internalisasi Qur'ani Ayat-Ayat Ekologi Alfirdaus, Rasya'; Qothrunnada AS, Aliyya; Nurul Latifah, Rahma; Khasanah, Maulida; Firmananda, M. Fikri; Suryo Wicaksono, M. Abdullah; Mutma'inah, Mutma'inah
Al-ihsan: Jurnal Pengabdian Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Al-Ihsan : Jurnal Pengabdian Agama Islam
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/aijpai.2024.20146

Abstract

Pantai Tirang, Semarang, menghadapi krisis ekologi berupa abrasi parah dengan laju 17,14 m/tahun, yang mengancam keberlanjutan ekosistem pesisir. Penelitian ini bertujuan merehabilitasi kawasan Pantai Tirang melalui penanaman mangrove dan cemara laut sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Qur'ani dalam konservasi lingkungan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan penanaman langsung di lapangan. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Walisongo Semarang, Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, dan komunitas Semarang Mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman 18 bibit mangrove dan 10 bibit cemara laut berhasil memberikan dampak positif secara ekologis, seperti mencegah abrasi, melindungi keanekaragaman hayati, serta mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir. Secara sosial, kegiatan ini meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat dan mahasiswa sebagai bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah fi al-Ard. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis nilai-nilai Qur'ani untuk mengatasi masalah lingkungan dan menciptakan paradigma kesadaran ekologis berkelanjutan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa konservasi berbasis Qur'ani memiliki potensi besar dalam menangani krisis lingkungan. Namun, keberlanjutan program memerlukan monitoring jangka panjang dan peningkatan keterlibatan masyarakat lokal. Penelitian ini menjadi contoh konkret bagaimana ajaran Islam dapat diterapkan untuk solusi ekologis yang mendukung tujuan syariat (maqashid syariah).
Empowering the Community’s Economy through Productive Zakat : A Comparative Study of Yusuf Al-Qardhawi’s and Sahal Mahfudh’s Thoughts Khasanah, Maulida; Maulidya Perdana, Oggy
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 5 No. 6 (2023): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v5i6.166

Abstract

The reality of Muslims suffering from poverty is inversely proportional to the ideals of Islam which calls for poverty alleviation, especially through zakat. The ineffectiveness of zakat is due to the fact that its distribution is still consumptive, not productive. Therefore, this study aims to examine the thoughts of Yusuf al-Qardhawi and Sahal Mahfudh who pay serious attention to productive zakat as a medium for community economic empowerment. This research is classified as a normative and qualitative approach in the form of a literature study to examine data sources that contain the thoughts of Al-Qardhawi and Sahal. The main formulation is to compare al-Qardhawi and Sahal's thoughts on community economic empowerment through productive zakat in terms of background thought, main ideas, subjects, target objects, standard limits and operational steps. The results of this study have two findings. First, Al-Qardhawi proposes the idea of ​​community economic empowerment by improving zakat management, good subjects, distribution with Priority Fiqh principles, theoretical-idealist operational steps. Second, Sahal proposes the idea of ​​community economic empowerment aimed at community economic problems and improving zakat management, good subjects, zakat distribution in accordance with the provisions of Islamic jurisprudence, and practical theoretical implementation steps