Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Bagi Peserta JKN Untuk Berstrategi Dalam Memanfaatan JKN Mobile Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Tsauri, Sufyan; Ngelung, Martini Enga; L G Nobo, Wilfrida; Wadu, Revalia Angles Herviani; Gaa, Jesica Margareta; Azizah, Nur Asma; Lasi, Vinta Batseba; Dimu, Rivaldo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3277

Abstract

Sistem Informasi Kesehatan (SIK) merupakan komponen penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan. Kegiatan observasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dalam pemanfaatan aplikasi Mobile JKN di Klinik dan Apotek CIRA serta memberikan kegiatan rekomendasi solusi strategis melalui edukasi kepada peserta JKN. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan edukasi kepada masyarakat di lingkungan sekitar tempat tinggal. Observasi lapangan dilakukan pada Oktober 2025 dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan metode studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap 18 responden. Hasil observasi menunjukkan bahwa sistem E-CLAIM/P-CARE dan Mobile JKN telah berjalan dengan baik dan mendukung integrasi data antara klinik dengan BPJS Kesehatan. Namun, terdapat enam tantangan utama dalam pemanfaatan Mobile JKN, yaitu: (1) kapasitas penyimpanan perangkat yang tidak mencukupi, (2) kurangnya pemahaman cara penggunaan aplikasi, (3) ketidakpercayaan terhadap keamanan aplikasi, (4) minimnya informasi dan edukasi tentang aplikasi, (5) preferensi masyarakat untuk layanan langsung, dan (6) kendala teknis seperti lupa kata sandi dan gangguan login. Rekomendasi solusi meliputi pengembangan versi aplikasi yang lebih ringan, intensifikasi sosialisasi dan pelatihan, penguatan sistem keamanan, penyediaan layanan bantuan 24 jam, perbaikan fitur teknis, serta penerapan sistem layanan gabungan antara tatap muka dan digital. Implementasi strategi edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan efisien di era digital.
OVERVIEW OF TUBERCULOSIS SURVEILLANCE STAGES AT THE OEBOBO COMMUNITY HEALTH CENTER Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Landi, Soleman; Ardiansyah, Dimas Rohman; Lewar, Benedicta Sabu; Kadek, Triya Tabita; Adu, Petronela Adelfin; Mau, Yohana; Azizah, Nur Asma
JURNAL WIDYA MEDIKA Vol. 12 No. 2 (2026): July
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jwm.v12i2.7975

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a serious public health challenge in Indonesia, placing community health centers at the forefront of epidemiological surveillance. This qualitative study, utilizing a descriptive thematic analysis design, was conducted from October to November 2025 to evaluate the TB surveillance stages, case-finding mechanisms, and the internal strengths and weaknesses of the Oebobo Community Health Center. Data were collected from 12 informants, comprising TB program management, the surveillance team, and 10 TB patients, through in-depth and structured interviews, supplemented by a review of monthly health center reports. The findings indicate that while the surveillance stages (collection, processing, analysis, interpretation, and dissemination) are systematically implemented, case-finding relies heavily on contact investigation, active screening, and the optimization of TB cadres. The primary strengths of the program include its proactive, community-based approach and the use of periodic data analysis to guide interventions. However, the lack of adequate laboratory facilities for diagnosis remains a significant barrier. Ultimately, while TB surveillance at the Oebobo Community Health Center is operational and well-integrated into the community, it is not yet fully effective due to these infrastructure limitations.