Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KADAR FENOLIK TOTAL DAN FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETANOL KULIT PISANG KEPOK (Musa pradisiaca L) Ariani, Novia; Prihandiwati, Erna; Rahim, Aulia; Milasari, Novi; Fatimah, Nurul
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v6i2.1614

Abstract

Banana peel is a very large amount of waste material (banana fruit waste). In general, banana peels have not been used optimally. Based on the research results, kepok banana peel contains secondary metabolites in the form of flavonoids, alkaloids, tannins and saponins. This study aims to determine the total phenolic content and total flavonoid content of the ethanol extract of kepok banana skin (Musa pradisiaca L). Extraction was carried out by maceration method with 96% ethanol solvent. Determination of total phenol content used the Folin-Ciocalteu method with gallic acid as comparator compound and the determination of total flavonoid content used the colorimetric method with 10% AlCl3 and 5% acetic acid as reagents. The results showed that kepok banana peel extract had an average total phenolic content of 13.4495 mg GAE/g ± 1.5473206 and an average total flavonoid content of 8.5468 mg QE/g ± 0.947422695.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TABIR SURYA EKSTRAK METANOL KULIT BUAH MARKISA UNGU (Passiflora edulis f. edulis Sims) DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Sundu, Reksi; Jubaidah, Siti; Milasari, Novi; Adhila, Ghina
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v8i2.21642

Abstract

Tabir surya dapat membantu mencegah efek buruk radiasi ultraviolet. Efektivitas tabir surya didasarkan pada penentuan nilai Sun Protection Factor (SPF) yang menunjukkan kemampuan produk tabir surya dalam melindungi kulit dari paparan sinar UV. Nilai SPF besar atau kecil dipengaruhi oleh kandungan antioksidan dan bahan aktif yang digunkan dalam membuat sediaan tabir surya. Antioksidan alamiah tubuh berfungsi sebagai sistem pertahanan untuk melindungi sel-selnya dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Ekstrak kulit buah markisa ungu mengandung senyawa karotenoid, polifenol, dan vitamin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan tabir surya ekstrak methanol kulit buah markisa ungu (Passiflora edulis f. edulis Sims). Metode penelitian menggunakan metode DPPH secara Spektrofotometri UV-Vis. Metode Penelitianmenggunakan metode DPPHsecara Spektrofotometri UV-Visc Hasil penelitian menunjukkan metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak metanol kulit markisa ungu flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan terpenoid. Aktivitas antioksidan ekstrak metanol kulit markisa ungu didapatkan nilai IC50 sebesar 125,13 ±13,22 termasuk dalam kategori sedang dan pembanding vitamin C sebesar 7,17 ± 0,60 termasuk dalam ketegori sangat kuat. Nilai tertinggi SPF terdapat pada konsentrasi 2.000 ppm yaitu 30,03 ± 0,24 dan termasuk dalam kategori tinggi
Pelatihan Pembuatan Cheese Cake Labu Kuning (Cucurbita moschata Duch.) sebagai Alternatif Makanan Fungsional dalam Pencegahan Stunting di Poyandu Kemuning, Sambutan Adhila, Ghina; Milasari, Novi; Sundu, Reksi; Namira, Nadine Anastasya Putri; Rachman, Nadya Rahmawati; Rachmanissa, Nadya; Nabila, Annisa Bela; Dhevani, Apria Audya; Ananda, Anugrah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3516

Abstract

Stunting disebabkan oleh kurangnya asupan gizi secara kronis, terutama selama periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yang berdampak pada terganggunya pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu upaya pencegahan stunting yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan bahan pangan lokal bergizi tinggi, seperti labu kuning (Cucurbita moschata Duch.) yang mengandung beta-karoten, vitamin A, C, serat, dan mineral. Labu kuning memiliki potensi sebagai bahan makanan fungsional, dalam hal pembuatan MPASI. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan pelatihan pengolahan labu kuning menjadi cheesecake sehat. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2025 di Posyandu Kemuning, Kelurahan Sambutan, Kota Samarinda, dengan melibatkan 15 peserta yang terdiri dari kader posyandu, ibu dan balita. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi memasak, serta evaluasi melalui kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap kondisi stunting, 75% peserta berada dalam kategori baik, 22% cukup, dan 3% kurang. Penyampaian materi secara praktis dan penggunaan media edukatif yang menarik dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta. Program ini membuktikan bahwa integrasi edukasi gizi dengan praktik pengolahan pangan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam pencegahan stunting.