Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

UJI TARIK DAN UJI IMPACT PADA KOMPOSIT SERAT SABUT KELAPA DENGAN ALKALISASI DAN NON ALKALISASI Abel Gavrila; Bambang Junipitoyo; Linda Winiasri
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keprihatinan terhadap pemanfaatan akan limbah serat dapat diwujudkan dengan membuat komposit. Namun, serat alam memiliki beberapa keterbatasan tertentu. Penelitian ini membahas karakteristik komposit serat sabut kelapa dari sisa buah kelapa dengan variasi arah serat untuk mengetahui kekuatan tarik dan impak. Langkah awal dalam pembuatan material komposit sabut ini adalah dengan menggunakan cetakan kaca berukuran 22 x 17 x 0,4 cm dan 10 x 6 x 1 cm. Serabut kelapa yang akan dibuat komposit dilakukan perlakuan alkali dengan menggunakan NaOH sebesar 5% dan 10% dari pelarut air. Dengan menggunakan jenis resin polyester jenis 157 dan katalis metyl etyl keton peroksida atau biasa disebut MEKPO. Perbandingan matrik dan serat 90%:10% dengan menggunakan standar benda uji komposit mengacu pada ASTM D638-1 dan ASTM A370. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan terhadap komposit, maka dalam pengujian tarik didapatkan hasil sebagai berikut, komposit dengan perlakuan alkalisasi 5% mendapatkan nilai tegangan rata rata yang paling tinggi namun tidak pada regangan rata rata, dimana hasil tertingginya diperoleh pada spesimen dengan perlakuan alkalisasi 10%. Lalu untuk pengujian impak didapatkan hasil sebagai berikut, komposit yang dibuat dengan perlakuan alkalisasi 5% mendapatkan tenaga patah rata rata dan keuletan rata rata yang paling tinggi lalu spesimen yang mendapat tenaga patah rata rata dan keuletan rata rata terendah adalah spesimen dengan perlakuan alkalisasi 0%.
PENGARUH PENAMBAHAN GRAFIT TERHADAP UJI MEKANIS ALUMINIUM DARI LIMBAH PISTON BEKAS Aditya Putra Lusianto; Bambang Junipitoyo; Linda Winiasri
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan aluminium cukup berkembang pesat pada industri otomotif terlebih pada industri pesawat terbang. Hal ini menimbulkan berbagai upaya untuk meningkatkan sifat aluminium diantaranya dengan dilakukan daur ulang limbah aluminium dan menambahkan campuran non logam yang akan menghasilkan metal matriks composit melaui senyawa penguat berbahan grafit. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat perubahan sifat mekanis aluminium yang ditambahkan penguat grafit. Bahan penelitian aluminium dengan penguat yang diperoleh dari peleburan aluminium dari limbah piston bekas dan ditambahkan partikel grafit sebanyak 0%, 2%, 4% dari berat total aluminium yang dilebur. Setelah dilakukan pengecoran hasil peleburan aluminium grafit di cetak pada cetakan logam selanjutnya dibentuk menjadi spesimen uji mekanis. Kemudian bahan di heat treatment dengan suhu yang bervariasi diantaranya 150°C, 200°C, dan 250°C pada waktu aging selama 60 menit, 90 menit, dan 120 menit setelah itu didinginkan dengan memakai air. Pengujian Kekerasan Vickers dilakukan dengan proses pemotongan benda uji dengan ukuran panjang 30 mm, lebar 30 mm dan tebal 10 mm selanjutnya permukaan spesimen dihaluskan. Pengujian kekuatan impak dengan spesimen uji berukuran panjang 55 mm, lebar 10 mm dan tebal 10 mm, dalam takikan 2 mm, jari-jari 0,25 mm serta sudut takikan 45°. Hasil dari penelitian ini nilai kekerasan tertinggi didapatkan nilai sebesar 50,82 HV 5/10 dengan variasi grafit sebesar 4% dengan perlakuan panas pada suhu 250°C selama waktu tahan 120 menit. Pada pengujian impak hasil ketangguhan impak tertinggi terjadi pada paduan 4% grafit dengan perlakuan panas pada suhu 250°C dengan nilai impak sebesar 5,39 Joule/mm2.
STUDI EKSPERIMEN PENAMBAHAN OCTANE BOOSTER PADA BAHAN BAKAR PREMIUM TERHADAP EMISI GAS BUANG PISTON ENGINE Anggie Izurhadi; Bambang Junipitoyo; Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Udara adalah faktor penting dalam kehidupan, namun diera modern sejalan dengan perkembangan pembangunan pusat industri serta berkembangnya transportasi telah menyebabkan kualitas udara mengalami perubahan. Dari yang mulanya segar kini kering dan kotor akibat dari terjadinya pencemaran udara karena kendaraan transportasi. Maka tampak dengan jelas ada hal yang harus mendapakan perhatian yang serius yaitu uji emisi yang harus dilakukan secara berkala pada kendaraan. Namun masih banyak orang yang belum mengerti betul tentang pencampuran premium dengan zat aditif guna untuk memenuhi kebutuhan nilai octane bahan bakar suatu engine. oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan octane booster terhadap emisi gas buang piston engine. Dalam penelitian ini, akan dilihat bagaimana pengaruh octane booster berbahan MMT terhadap emisi gas buang yang dihasilkan oleh piston engine 4-stroke 155cc compression ratio 10,5 : 1 dengan menggunakan gas analyzer. Dari hasil pengujian diketahui bahwa bahan bakar dengan campuran octane booster terbukti dapat menyempurnakan pembakaran di dalam engine. Hal ini terbukti dari hasil emisi HC dan CO yang menurun yang juga sejalan dengan meningkatnya kadar CO2.
RANCANG BANGUN ALAT PERAGA GENERATOR DC DENGAN VARIASI JUMLAH LILITAN KUMPARAN SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN PRAKTIK TARUNA DI ELECTRICAL WORKSHOP POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Cahya Moch. Yusuf Perkasa; Suseno; Bambang Junipitoyo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator magnet permanen merupakan generator sinkron yang menggunakan magnet permanen sebagai penghasil fluks magnetik. Generator magnet permanen pada umumnya digunakan sebagai pembangkit energi listrik alternatif dalam skala kecil. Hal ini dikarenakan, kinerja yang dihasilkan generator magnet permanen sangat bergantung pada besarnya kekuatan medan magnet. Untuk mengetahui pengaruh jumlah lilitan kumparan stator terhadap kinerja generator yang berupa tegangan induksi dan daya listrik yang dihasilkan.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Eksperimen dilakukan dengan menguji kinerja generator pada setiap variasi jumlah lilitan kumparan stator. Penelitian ini menggunakan pengaruh jumlah lilitan kumparan stator terhadap generator yang berupa tegangan induksi dan daya listrik keluaran. Dari ketiga variasi sampel kumparan stator. Supaya mengetahuai perbedaan output yang dihasilkan jika lilitan kumparan yang berbeda dihasilkan dari generator di Politeknik Penerbangan Surabaya agar nantinya bisa di realisasikan dan dapat menunjang pembelajaran di Politeknik Penerbangan Surabaya.
DESAIN AERODINAMIKA FLAP PADA AIRFOIL NACA 2410 DALAM BERBAGAI ANGLE OF ATTACK Cicilia Prima Normaningtyas Yunara; Suseno; Bambang Junipitoyo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik aerodinamika merupakan dalam hal aplikasi aerodinamis, ini sangat penting yang ditujukan untuk mendapatkan bentuk benda yang aerodinamis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan permodelan dan simulasi perilaku aerodinamika airfoil NACA 2410 yang dilengkapi dengan flap menggunakan software Ansys 18.2 – CFD. Dalam proses simulasi akan dilakukan dengan variasi pada berbagai sudut serang. Permodelan NACA 2410 diambil dari software designFoil kemudian menyesuaikan ukuran dan panjang chord airfoil pada Autocad kemudian desain akan di eksport ke solidwork untuk penambahan desain flap serta pengaturan sudut serang. Selanjutnya akan disimulasikan pada software Ansys dengan pengaturan berbagai kondisi batas airfoil. Variasi yang digunakan adalah dengan sudut serang 00 sampai dengan 450. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan sudut serang akan diikuti dengan meningkatnya koefisien lift dan koefisien drag. Namun pada airfoil NACA 2410 dengan flap menghasilkan koefisien lift dan koefisien drag yang lebih tinggi dibanding dengan airfoil tanpa flap.
UJI TARIK DAN UJI IMPAK PADA SERAT KOMPOSIT SABUT KELAPA TANPA PENGARUH ALKALISASI DAN PERLAKUAN ALKALISASI 5% DAN 10% Krisna Pramudya; Bayu Dwi Cahyo; Bambang Junipitoyo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Uji Tarik dan Uji Impak pada Komposit Serat Sabut Kelapa tanpa Pengaruh Alkalisasi dan Perlakuan Alkalisasi 5% dan 10% yang bertujuan untuk menyelidiki sifat mekanis yaitu kekuatan tarik, impak dan lentur dari komposit polyester yang diperkuat dengan serat sabut kelapa. Di masa depan, komposit ini dapat digunakan sebagai asesoris kendaraan, plafon ataupun papan sebagai pengganti kayu, eternit, bambo dan gipsun yang harganya mahal dan relatif tidak tahan air. Komposit dibuat dengan memanfaatkan serat sabut kelapa dan matriks resin polyester dengan perendaman serat dalam larutan alkali NaOH 5% dan 10%. Metode produksi yang digunakan adalah press hand lay up dengan orientasi serat sebesar 30% dan untuk resinnya sendiri sejumlah 70% dengan metode hand lay-up menggunakan cetakan kaca. Pengujian tersebut dilakukan dengan metode pengujian tarik menggunakan standar pengukuran ASTM D3039 dan uji impak ASTM E23. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, dalam pengujian tarik didapatkan hasil sebagai berikut, komposit dengan perlakuan alkalisasi 5% mendapatkan nilai 17,47 dengan tegangan rata-rata yang paling tinggi namun tidak pada regangan rata-rata, dimana hasil tertingginya diperoleh pada spesimen dengan perlakuan alkalisasi 10% dengan nilai 8,20. Lalu untuk pengujian impak didapatkan hasil sebagai berikut, komposit yang dibuat dengan perlakuan alkalisasi 5% mendapatkan energi impak rata-rata nilai 87,77545 dan harga impak rata-rata yang paling rendah lalu spesimen yang mendapat harga impak rata-rata dan energi impak rata-rata tertinggi adalah spesimen dengan perlakuan alkalisasi 10% dengan nilai 30,7454.
Dampak Bahaya Kebakaran Terhadap Keselamatan Penerbangan di Dukuh Tegalsari, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik bambang Junipitoyo; Dewi Ratna Sari; Laila Rochmawati; Suhanto Suhanto
Journal of Public Transportation Community 13-18
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak sarana transportasi yang ada saat ini salah satunya adalah transportasi penerbangan yang memungkinkan orang untuk pergi ke daerah jauh dengan waktu sangat cepat, singkat dan praktis. Bahwa transportasi udara berkembang sangat cepat, baik di dunia internasional maupun nasional, hal ini ditandai dengan banyak muncul maskapai penerbangan menawarkan jasa pengangkutan udara dengan berbagai macam program. Tujuannya adalah untuk komersial program perusahaan dimana penawaran yang dilakukan terlihat sangat menarik bagi konsumen atau masyarakat luas yang umumnya selaku konsumen jasa transportasi penerbangan, berharap bahwa penawaran harus diimbangi dengan pelayanan dan kualitas armada. Menurunnya tingkat keamanan dan keselamatan penerbangan dapat mengakibatkan terjadinya bencana penerbangan, oleh karenanya, keamanan dan keselamatan penerbangan saling terkait untuk tujuan dari Keselamatan Penerbangan yaitu terwujudnya penyelenggaraan transportasi yang andal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah. Untuk itu perlu adanya penyuluhan terkait bahaya kebakaran terhadap keselamatan penerbangan untuk masayarakat yan ada di desa Dukuh Tegalsari, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.