Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL KEPERAWATAN

Bullying dengan Perilaku Self Injury pada Remaja Afika, Cahyani Revi; Yuswatiningsih, Endang; Arham, Afif Hidayatul; Firdaus, Rickiy Akbaril Okta
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Maret 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i1.1452

Abstract

Berbagai kekerasan dalam perundungan remaja berdampak panjang hingga masa dewasa. Korban perundungan akan lebih berisiko untuk melakukan perilaku self-injury sebagai upaya mengakhiri hidup. Faktor penyebab self-injury yaitu faktor keluarga, faktor pengaruh biokimia, faktor pengaruh psikologis dan faktor kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan bullying dengan perilaku self-injury pada remaja. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja yang bersekolah di SMAN 1 Padangan sebanyak 306 responden. Sample yang digunakan adalah 15% dari total populasi sejumlah 46 responden yang diambil menggunakan teknik stratified proportional random. Variabel independen Bullying dan variabel dependen Self-Injury diukur menggunakan kuisioner. Pengolahan data melalui editing, coding, scoring, tabulating dan analisis statistik menggunakan uji spearman rank dengan α <0,05. Berdasarkan hasil penelitian pada tabel tabulasi silang hubungan bullying dengan self-injury pada remaja diketahui sebagian besar mengalami bullying dan self-injury tinggi sebanyak 23 responden (50%), dimana hasil uji spearman rank didapatkan nilai p= 0.000 < α = 0.05, artinya H1 diterima. Ada hubungan bullying dan perilaku self-injury pada remaja. Diharapkan peran guru baik guru mata pelajaran dan guru bimbingan konseling dapat memotivasi siswa/siswi agar lebih meningkatkan pemahaman tentang tanda-tanda bullying dan self-injury melalui edukasi, monitoring, konseling dan pelatihan psikologis.
Pendidikan Kesehatan Gizi terhadap Sikap Remaja Tentang Resiko Diabetes Mellitus Tipe 2 Ristiana, Ristiana; Prasetyaningati, Dwi; Arham, Afif Hidayatul; Mauntaurrohmah, Agustina
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Maret 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i1.1453

Abstract

Sikap remaja tentang pola makan sehat dan risiko Diabetes Melitus Tipe 2 masih membutuhkan perhatian, meningkatnya resiko penyakit karena rendahnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat. Konsumsi makanan cepat saji yang tinggi dan aktivitas fisik yang rendah berkontribusi pada meningkatnya prevalensi obesitas dan penyakit tidak menular, termasuk Diabetes Melitus Tipe 2. Pendidikan kesehatan gizi merupakan komponen penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja tentang pola makan sehat guna mencegah risiko Diabetes Melitus Tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi- experimental, Variabel independen dalam penelitian ini adalah pendidikan kesehatan gizi, variabel dependen adalah sikap remaja tentang risiko Diabetes Melitus Tipe 2. Penelitian dilaksanakan pada 30 Oktober 2024 dengan Populasi penelitian siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tambakrejo, Desa Bakalan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, dengan jumlah 240 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 150 responden yang dipilih secara propotional random sampling. Pengukuran dilakukan dengan kuesioner, dan data dianalisis melalui proses coding, editing, tabulasi, serta uji Wilcoxone untuk menilai perubahan sikap remaja setelah intervensi. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan gizi, sikap negatif remaja sejumlah 81 responden (54%), sikap positif 69 responden (46%) sesudah diberikan pendidikan kesehatan gizi sikap negatif menurun 38 responden (25%) sikap positif remaja 112 responden (75%). Hasil analisa nilai p = 0,000 < α = 0,05 yang bermakna H1 diterima. Ada pengaruh pendidikan kesehatan gizi terhadap sikap remaja tentamg Risiko Diabetes Melitus Tipe 2. Guru kelas ataupun guru BK disarankan untuk aktif memberikan edukasi kesehatan tentang makanan berizi kepada siswa serta aktif melakukan pemantauan tentang status gizi para siswa.