Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Sistem Pengolahan Lahan Pertanian Padi Sawah Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai Muda, Maria Yuniati; Hasan, Muhammad Husain; Sunimbar, Sunimbar
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1571

Abstract

Curah hujan di Kabupaten Manggarai merupakan curah hujan tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur namun demikian masih terjadi gagal panen yang diakibatkan oleh beberapa factor diantaranya hama dan anomaly cuaca ekstrim beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui sistem pengolahan lahan pertanian padi sawah Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus kewilayahan. Metode pengumpulan data mengunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjukan bahwa: 1) dalam pengolahan lahan pertanian melibatkan semua gender baik laki-laki maupun perempuan.2) Kebijakan pemerintah desa maupun adat mengikat aktivitas pertanian masyarakat lodok .3) aktivitas pertanian dilakukan dua kali setahun yaitu januari sampai mei dan juni sampai desember. 4) Penggunaan alat pertanian menggunakan alat tradisional dan modern 5) varietas padi yang dominan digunakan adalah padi  longko rembung.
Aspek Keruangan Komponen Wisata Gunung Mutis Desa Fatumnasi Hasan, Muhammad Husain; Hendra, Hendra
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 1, No 1 (2022): Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.257 KB) | DOI: 10.34312/geojpg.v1i1.14315

Abstract

Aspek keruangan dan pariwisata telah menjadi bagian penting dalam menarik wisatawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Aspek fisiogeografi yang menunjang atraksi wisata; 2) letak dan aksesibiltas obyek wisata Gunung Mutis; dan 3) ketersediaan sarana penunjang pariwisata. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, angket dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan: 1) aspek struktur geologi, elevasi dan topografi yang curam serta iklim yang sejuk menjadi keunikan obyek wisata Gunung Mutis; 2) aksesibiltas dari berbagai daerah sekitar umumnya cukup baik, kecuali memasuki desa-desa di kaki Gunung Mutis kondisi jalan agak rusak hingga jalan pengerasan, 38.8 % responden menyatakan bahwa jalan tidak beraspal, 40,8 % responden menyatakan waktu tempuh dari pusat kota lebih dari 2 jam; 3) sarana penunjang pariwisata cukup tersedia diantaranya jaringan listrik, air, telepon/internet, fasilitas kesehatan, hanya rumah makan dan toko souvenir saja yang kurang dimana 30 % responden menyatakan rumah makan tidak tersedia dan 42 % responden menyatakan toko souvenir tidak tersedia.
Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Pelatihan Pengelolaan Sumber Daya pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Uiasa Kecamatan Semau Kabupaten Kupang Samin, Mikael; Hasan, Muhammad Husain; Sukmawati, Sukmawati; Andrinata, Andrinata
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v4i2.18297

Abstract

The implementation of Village-Owned Enterprises has not been fully implemented by all villages in Indonesia in accordance with Law No. 6/2014. This activity intends to provide training for managers of Village-Owned Enterprises in Uiasa Village, Semau District, Kupang Regency. Data collection methods are Focus Group Discussion (FGD), unstructured interviews. The results of the activity show that the management of resources carried out by the Uiasa Village-Owned Enterprises is not optimal so that assistance will be carried out to strengthen the organizational structure and accelerate the potential of the economic sectors it manages.
PENGELOLAAN PERTANIAN LAHAN KERING TANAMAN PADI UNTUK MENGIDENTIFIKASI KETAHANAN PANGAN DI DESA LETBAUN KECAMATAN SEMAU Kollan, Oktobira; Hasan, Muhammad Husain; Manek, Agustinus Hale
Jurnal Geografi Vol 20 No 2 (2024): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jgeo.v20i2.18491

Abstract

Letbaun Village has productive land to be processed into agricultural land. This study aims to determine (1) the characteristics of dry land management for rice plants to identify food security (2) the level of agricultural production (3) the income of the people of Letbaun village, especially rice management and (4) the contribution of rice farmers on food security in Letbaun Village, Semau District. The subjects of this research were 20 people, all of whom were rice farmers in Letbaun village. The research method used was descriptive qualitative. The results of this study indicate that the agricultural management system in Letbaun Village is still traditional and has a unique character formed by limited 120 kg and the highest is 800 kg of rice. In supporting sustainable food security, Letbaun Village farmers are supposed to contribution to Letbaun Village, but with low rice income, farmers are unable to make that contribution. It can be concluded that food security in Letbaun Village is low and the main factor is limited water, where water is one of the main factors that contributing to the low level of food security in Letbaun Village.
PENENTUAN RUANG DAN WAKTU PENANGKAPAN IKAN NELAYAN SUKU BAJO SEBAGAI BENTUK KEARIFAN LOKAL DI DESA WAIWURING KECAMATAN WITIHAMA KABUPATEN FLORES TIMUR sabon, maria agustina reong; Samin, Mikael; Hasan, Muhammad Husain
Jurnal Geografi Vol 20 No 2 (2024): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jgeo.v20i2.18735

Abstract

Waiwuring Village is one of the villages in the Witihama District. This village is an acculturation of the native population with immigrants from outside East Flores who have long been known as the Bajo Tribe. This research aims to: (1) Find out the ability of Bajo Tribe Fishermen in determining fishing location points. (2) Knowing how Bajo fishermen determine fishing time. (3) Know the methods or strategies of Bajo Tribal Fishermen in catching fish. This type of research is descriptive qualitative. Qualitative descriptive data analysis techniques. The research results are as follows: (1) Bajo fishermen in Waiwuring Village are known as nomadic sea fishermen, who have extensive knowledge about the marine environment and fish movement patterns. The method used to determine fishing locations still relies on the experience and knowledge that is owned and passed down from generation to generation. (2) To determine fishing time, Bajo fishermen have different times depending on what type of fish the Bajo fishermen catch by looking at sea current patterns and natural signs such as the presence of sea birds. (3) Strategies for catching fish so as not to catch fish. conflict occurs, the Bajo Tribe fishermen have developed a traditional success system which is respected by all the Bajo Tribe fishing community in Waiwuring village. It is hoped that we will maintain our abilities in determining the time and place of fishing and it is hoped that fellow fishermen will always share so that these local skills/knowledge can be learned and preserved for future generations.
COMMUNITY ADAPTATION STRATEGIES IN FACING CLEAN WATER SCARCITY IN NDETUZEA VILLAGE, NANGAPANDA SUB-DISTRICT, ENDE Nurhaliza, Siti; Hasan, Muhammad Husain; Sukmawati
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 22 No 2 (2024): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v22n2.p83-94

Abstract

Detuzea Village is one of the locations in Nangapanda Sub-District, Ende Regency, which is affected by drought which causes clean water scarcity. in 2010-2016 water sources from dug wells and rivers experienced drought, causing the people of Ndetuzea Village to experience a clean water crisis to meet their daily needs. Then in 2018- 2020 some dug wells and also pam water owned by residents experienced drought. The purpose of this research is to find out how the form of adaptation strategies carried out by the community in dealing with clean water scarcity and to find out how the effectiveness of the adaptation strategies that the community does. The method used in this research is qualitative method, with data collection techniques using interviews, observation and documentation. The results showed that there were efforts from the community to deal with the water scarcity. Some of the efforts include, subscribing to community wells, subscribing to pam water and building water reservoirs. The preference of the Ndetuzea Village community for the adaptation carried out is quite effective because it has fulfilled the wishes and expectations of the respondents. Keywords: strategy, adaptation, scarcity, clean water, effectiveness 
STRATEGI ADAPTASI PETANI PADI LADANG TERHADAP PERUBAHAN MUSIM (SUATU STUDI PADA KOMUNITAS PETANI PADI LADANG DI KELURAHAN OESAO KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG) Tefa, Salomi Lodia; Samin, Mikael; Hasan, Muhammad Husain
Jurnal Geografi Vol 21 No 1 (2025): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jgeo.v21i1.20448

Abstract

This research is motivated by climate change as a natural phenomenon which is currently starting to be felt in the Oesao area, East Kupang sub-district, Kupang regency. This has the impact of making it difficult for farmers to predict rainfall patterns, thus having an impact on the agricultural sector, especially rice planting. The objectives of this research are 1) To determine the behavior of rice farmers towards seasonal changes in Oesao Village, East Kupang District, Kupang Regency. 2) To find out how rice farmers adapt to seasonal changes in Oesao Village, East Kupang District, Kupang Regency. The research method used in this research is a qualitative descriptive analysis method. This type of research is qualitative descriptive research. Data collection was carried out by means of observation, interviews and documentation studies. The types of data in this research are primary data and secondary data. Primary data collection was obtained by collecting data in the form of answers from interviews with informants, and secondary data collection was obtained by collecting data obtained from notes available at the Oesao Village Head's office related to the research object. The analysis technique used in this research is qualitative analysis. Research Results: 1) use of superior seeds; adjust planting time; use of drilled wells. 2) There are three types of adaptation strategies used by rice farmers, namely the upland rice strategy, crop rotation and technical irrigation rice crop patterns.
Pemetaan Titik Rawan Kemacetan Lalu Lintas di Kota Kupang Menggunakan Analisis SIG Berbasis Skoring dan Overlay Maria Ayu Wintari Pusparini; Pamungkas, Bella T. T.; Hasan, Muhammad Husain
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v6i1.3985

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang tinggi di daerah perkotaan diikuti dengan peningkatan mobilitas yang semakin tinggi menyebabkan adanya peningkatan kebutuhan alat transportasi sehingga menimbulkan masalah kemacetan lalu lintas salah satunya di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan lokasi rawan kemacetan di Kota Kupang dengan menggunakan teknologi SIG. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data primer melalui survei lapangan dan data sekunder dari instansi terkait. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis skoring dan overlay menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam titik utama yang rawan terjadi kemacetan lalu lintas di Kota Kupang antara lain: Jalan Muhammad Hatta, depan RSUD Prof. W. Z. Yohanes; Jalan Jenderal Sudirman, depan Toko Sinar Bangunan; Jalan Jenderal Suharto, pertigaan Oepura; Jalan Jenderal Suharto, depan pasar Inpres; Jalan Ahmad Yani, depan Kampus Unika; Jalan Piet A. Tallo, Jembatan Liliba.. Tingkat kerawanan macet yang paling tinggi terjadi pada ruas Jalan Piet A. Tallo, Jembatan Liliba. Volume lalu lintas tertinggi terjadi pada sore hari jam 18:00- 19:00 dengan nilai volume lalu lintas 3.321 skr/jam. Berdasarkan analisis spasial, faktor penyebab utama terjadi kemacetan adalah volume kendaraan yang tinggi dan manajemen lalu lintas yang kurang optimal. Penggunaan SIG terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan menyajikan informasi spasial lokasi rawan kemacetan secara visual dan analitis.
Pemanfaatan Air Tanah (Sumur Gali) dan Kualitasnya Untuk Keperluan Air Minum di Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Ripo, Maria Karmelia; Sunimbar, Sunimbar; Hasan, Muhammad Husain
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 2 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Pemanfatan Air Tanah Sumur Gali Di Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, (2) mengetahui Kualitas Parameter Fisika (Suhu, Bau, Rasa, Warna, Kekeruhan, dan TDS) serta Kelayakannya Sebagai Keperluan Air Minum Di Desa Oelansi Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian Survei deskriptif kuantitaif. Teknik pengumpulan data yaitu, observasi, pengukuran di lapangan, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisisdata deskriptif kuantitatif (data numerik) melalui tahap pengolahan data dan kesimpulan. Hasil penelitian sebagai berikut : (1) Masyarakat desa Oelnasi memanfaatkan air sumur gali untuk keperluan air bersih setiap harinya untuk: minum, MCK, memasak, membersihkan rumah, menyiram tanaman, cuci motor, cuci pakaian. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata – rata volume kebutuhan air bersih tiap Kepala Keluarga ( Kk ) sebesar 383,93 liter perhari. (2) Analisis kualitas air tanah di desa Oelnasi untuk parameter fisika ( rasa, warna,bau, suhu, kekeruhan, dan TDS) didapatkan hasil memenuhi baku mutu atau tidak melampaui standar baku mutu yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2017 Tentang standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan air untuk keperluan hygiene sanitasi, kolam renang, solus per aqua, dan permandian umum.
Pengaruh Jumlah Penghuni Rumah Tangga, Jenis Penggunaan Air, dan Tingkat Pendapatan Terhadap Kebutuhan Air Bersih Bersumber dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Desa Baumata Barat Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Padeng, Beatrix Bernadetha; Samin, Mikael; Hasan, Muhammad Husain
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 1 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v5i1.6770

Abstract

Air telah menjadi kebutuhan vital dalam kehidupan manusia dan ketersediaannya mutlak untuk menunjang keberlangsungan hidup manusia dalam melakukan aktivitasnya di kehidupan bermasyarakat. Air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari Manusia, binatang dan tumbuhan memerlukan air untuk kelangsungan hidupnya. Tujuan peneltian ini untuk (1) mengetahui jumlah penghuni rumah tangga terhadap kebutuhan air bersih, (2) untuk mengetahui jumlah jenis penggunaan air terhadap kebutuhan air bersih (3) untuk mengetahui pengaruh jumlah pendapatan terhadap kebutuhan air bersih. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Baumata Barat Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan jenis penelitian kuantitatif, sampel dalam penelitian ini sebanyak 221 responden pengambilan sampel adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan kuisioner, data hasil penelitian diolah menggunakan microsoft excel dan dianilisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) jumlah penghuni rmah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebutuhan air bersih dengan nilai signifikan 0,009 0,05 (2) jumlah jenis penggunaan air berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebutuhan air bersih dengan nilai signifikan sebesar 0,006 0,05 (3) jumlah pendapatan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kebutuhan air bersih dengan nilai signifikan sebesar 0,737 0,05.