Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Klasterisasi Desa Wisata Berbasis Ketahanan Bencana dan Masyarakat di Desa Kunjir, Lampung Selatan Rusmiati, Fadhilah; Persada, Citra; Hardilla, Dini
Arsir Vol 7, No 2 (2023): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v7i2.6731

Abstract

Kunjir Village has been designated as a Leading Tourism Village by the South Lampung Regency Government in early 2022. However, Kunjir Village is still have declining in tourism activities, especially after tsunami disaster in 2018. Based on this potential disaster, the authors in previous research have formulate into 4 (four) zoning of Kunjir Village’s coastal area. These zoning directives needs to be completed by actual data based on the potential for new tourism development and the aspirations of the community. The purpose of this study is to arrange clustering of tourist villages based on regional spatial conditions by considering environmental conditions in order to support people's welfare. This research is a descriptive study using qualitative methods with secondary data sources and information from respondents selected by purposive sampling with conducting structured interviews. The analysis was carried out by combining this research findings with the previous research results. The results of this study are developt 4 (four) superior tourism clusters including the Kunjir's Giant Seawall Cluster, the Kunjir Culinary Tour Cluster, the Kunjir Hot Springs and Waterfall Cluster, and the Kunjir Open Air Museum Cluster. This tourism village clustering can be used as a reference and will be able to be held regularly then become the tourism agenda of South Lampung Regency.
The Role of Traditional Settlement Identity as a Part of Creative Tourism Planning: Case of Wana Village, Lampung Prameswari, Mariza Barbora; Hardilla, Dini
ASEAN Journal on Hospitality and Tourism Vol. 22 No. 1 (2024):
Publisher : Centre For Tourism Planning and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/ajht.2024.22.1.06

Abstract

Architecture is one of the results of civilization, which expresses a way of life, is passed down from one generation to another, acts as a tradition, and holds cultural values. The cosmological elements possessed by architectural works turn into aesthetic values and form an image of life. Indonesian architecture applies this type of architecture, especially in Wana Village. Wana Village is one of the heritage villages of the Melinting Kingdom, which still keeps its existence as a place for the residents to live. It reflects the local social wisdom of the community and is a vernacular building of tourism value. This study aims to analyze the traditional settlement of Wana Village at the tourism level and develop it as an architectural design innovation. In addition, this study analyzes social, economic, and residential patterns, events/history, and resources that influence the attractiveness of Wana Village as a cultural tourism destination. The sustainability of Wana Village results from a harmonious emotional bond between residents, even though they have differences. It makes Wana Village more valuable for tourists.
KEGIATAN PEDULI KAMPUNG PADA PERMUKIMAN BUGIS, KAMPUNG CUNGKENG, BANDAR LAMPUNG Hardilla, Dini; Nugroho, Agung Cahyo; Kurniawan, Panji; Hizbullah, Sesunan
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 2 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i2.24

Abstract

Pendampingan masyarakat peduli kampung merupakan respon terhadap keberadaan kampung kota yang mulai terpinggirkan eksistensinya akibat adanya perkembangan zaman. Salah satu kampung kota yang terancam keberadaannya adalah Kampung Cungkeng. Kampung Cungkeng merupakan kampung kota yang berada di pesisir kota Bandar Lampung, dimana kampung ini dihuni oleh permukiman suku bugis sejak puluhan tahun yang lalu. Kampung ini terbentuk secara incremental dan evolutif dari masyarakat pendatang bugis yang berasal dari Sulawesi Selatan dan Tenggara. Akan tetapi, kondisi kampung yang dinilai kumuh dan dan berada di atas pantai, yang mengakibatkan pemerintah berencana untuk merelokasi kampung ini. Isu relokasi ini secara tidak langsung akan menghilangkan alkulturasi budaya yang tercipta, dimana hal ini nantinya dapat menjadi potensi bagi kegiatan pariwisata. Oleh karena itu, sebagai bentuk kepedulian bagi eksitensi dari permukiman Bugis, Kampung Cungkeng, maka perlu dilakukannya kegiatan pendampingan masyarakat peduli kampung melalui pengorganisasian kegiatan pembangunan kampung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan inspirasi bagi masyarakat bahwa kawasan permukiman mereka memiliki nilai lebih yaitu dapat mejadi potensi pariwisata perkotaan, menghasilkan income tambahan, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli dalam keberlangsungan kampungnya dan peningkatan kualitas lingkungan.
BANTUAN TEKNIS PRA DESAIN RENOVASI MUSHALLA AT-TAQWA DUSUN ADIMULYO, KAMPUNG ADIJAYA KECAMATAN TERBANGGI BESAR, KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Kurniawan, Panji; Nugroho, Agung Cahyo; Hardilla, Dini; Ifadianto, Nugroho
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 1 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v2i1.34

Abstract

Pembangunan diberbagai bidang terus berkembang saat ini. Peningkatan terhadap kualitas hidup, tidak hanya tidak hanya di tandai dengan meningkatnya kesejahteraan, namun juga pada konteks hubungan dengan sang maha pencipta, Allah SWT. Hubungan komunikasi antara mahluk dan tuhannya di wadahi pada bentuk fisik tertentu. Misalnya yang dilakukan pada pengabdian kali ini yaitu Rencana Renovasi Mushalla At-Taqwa yang berada di dusun Sidomulyo, kampung Adijaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah dengan cara membuat gambar pra desain mushalla At-Taqwa yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang berada di sekitar Mushalla At- Taqwa, agar dapat memperkirakan kebutuhan ruang, tata letak ruang, letak sarana pendukung Mushalla dalam sebuah bentuk kegiatan Renovasi. Hal ini menjadi penting karena kondisi eksisting Mushalla ini sudah memerlukan perawatan atau bahkan penggantian bangunan. Dengan adanya gambar desain ini diharapkan akan dapat membantu pihak kepanitiaan dalam proses pelaksanaan pembangunan, penyebaran informasi, hingga dapat menjadi bahan untuk pembuatan proposal dalam menggalang dana dari donatur pembangunan.