Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KONSEP KELUARGA SAKINAH MENURUT KEMENTRIAN AGAMA TERHADAP KELUARGA JAMA’AH TABLIG Putra, Adi; Siagian, Nilasari; Ameliyah, Siti
Jurnal Ushuluddin Vol 22, No 2 (2023): Jurnal Ushuluddin
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51900/ushuluddin.v22i2.22264

Abstract

Between husband and wife and children and other family members respect each other and understand each other's rights and obligations, so that sakinah is created in household life, especially among the Jama'ah Tabligh family, Departing from the fact that the teachings adopted by Jama'ah Tabligh teach its followers to carry out khuruj or preach by leaving their families at home which then not a few families experience failure in building a sakinah family. The process and meaning (subject perspective) are more emphasized in qualitative research. The theoretical basis is used as a guide so that the focus of the research is in accordance with the facts in the field. In the masturoh activity they learn and deepen their knowledge about how to be a pious wife, a good mother, how to educate their children and communicate with the community and others. The conclusion of this study is that the researcher concludes that a sakinah family according to the Tablighi Jama'ah is a harmonious and peaceful family concept, where family members support each other in religious and moral activities and maintain peace and tranquility in the household
Analisis Hukum Ekonomi Syariah Dalam Takaran Pembelian Tanah Merah: (Studi Kasus di Desa Sijabut Teratai Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan) Nilasari Siagian, Ilham Romadhona, Andri Nurwandri,
Journal of Management, Economic and Accounting (JMEA) Volume 2 Issue 3 August 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jmea.v2i3.1741

Abstract

Pembelian tanah merah pembayarannya berdasarkan harga 1 mobil yaitu Rp 135.000 dengan ukuran 5 bucket setiap mobilnya. tetapi didalam memasukan tanah ke mobil terdapat ukuran dan takaran yang berbeda di setiap bucketnya karena setiap pengkerukan yang dilakukan mobil eskavator berbeda sehingga isi mobil yang satu dengan mobil yang lainnya bisa berisi penuh dan padat ada juga yang kurang padat. Jenis penelitian ini, adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode penelitian lapangan (empiris) yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan dilingkungan masyarakat tertentu, Metode pengumpul an data yang digunakan oleh praktik takaran pembelian tanah merah di Desa Sijabut Teratai Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan yaitu baket yang mana setiap 5 baket berisikan untuk ukuran 1 mobil dengan harga Rp 135.000. Tanah yang dimasukan ke mobil terdapat ukuran dan takaran yang berbeda disetiap baketnya, jika di takar dengan sistem baket tadi, dan setiap harinya mobil yang mengangkut tanah merah itu memuat sekitar 80 mobil yang masuk untuk mengangkut tanah merah. Ada juga sopir mobil minta tambah isi tanah merah tersebut karena ia merasa ukurannya tidak padat dengan mobil lainnya, sehingga sering timbul permasalahan yang sering terjadi karena ukuran takaran tersebut bisa berbeda-beda walaupun ukurannya dalam baket tersebut bisa merugikan pembeli atau penjual. Tinjuan Hukum Ekonomi Syariah terhadap pembelian tanah merah berdasarkan tkaran di Desa Danau Sijabut merupakan jual beli yang akadnya sah karena penjual dan pembeli sama-sama merelakan ukuran takaran dari jual beli tanah itu tidak sesuai dengan ukuran padatnya karena sudah menjadi tradisi atau kebiasaan masyarakat sekitar membeli tanah merah dengan ukuran baket. Didalam jual beli tanah merah juga sudah terdapat prinsip yang ada dalam proses jual beli, yaitu berdasarkan asas-asas yang berlaku pada mu’amalat seperti kepentingan bersama melalui pertukaran manfaat (tabaddulul manfaat), atas dasar saling merelakan (‘antaradhin), saling menguntungkan (murabbahah), saling percaya mempercayai (amanah), dan bekerja sama (musyarakah) sehingga tidak menimbulkan perdagangan yang saling menipu, riba dan maisir. Penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi untuk penelitian lainnya yang berkenaan dengan analisis Hukum Ekonomi Syariah dalam takaran pembelian tanah merah.
KEMERDEKAAN INDONESIA DAN NILAI RELIGIUSITAS: REFLEKSI ATAS NILAI KETUHANAN DALAM PANCASILA Siagian, Nilasari; Ilham
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 1 (2025): PUTERI HIJAU: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v10i1.64676

Abstract

Kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 tidak hanya sebagai tonggak sejarah yang cukup penting untuk Indonesia, tetapi juga menjadi titik awal bagi penerapan nilai-nilai luhur sebagai dasar negara. Salah satu nilai fundamental yang menjadi pondasi bangsa Indonesia adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, yang tercermin pada sila pertama Pancasila. Dalam status Pancasila sebagai ideology bangsa dan falsafah Negara ini dirasakan ada tumpang tindih Pancasila dengan beberapa sisi kehidupan keberagamaan dan sisi kepercayaan atas Tuhan YME yang bersifat universal, hingga sangat sulit untuk dibatasi pada “sisi ke-Indonesia-an” saja. Dalam upaya tersebut Pancasila menekan sisi lapang dada dan bertoleransi kepada hidup umat beragama dan keercayaan atas Tuhan Yang Maha Esa. Sangat jelas masing-masing agama dan kepercayaan mempunyai visi eksklusifitasnya tersendiri, selain visi universal yang menyatukan keseluruhan agama dan kepercayaan atas Tuhan YME. Penelitian ini merupakan studi pendidikan agama Islam yang bertujuan untuk meneliti dan merekonstruksi tentang masalah nilai religiusitas dalam pacasila. Dalam kerangka ilmu pengetahuan, Proses ini melibatkan empat tahapan utama: heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi Nilai Ketuhanan dalam Pancasila merupakan refleksi dari semangat religiusitas yang telah menjadi bagian tidak bisa dipisahkan dari perjuangan kemerdekaan Indonesia. Implementasi nilai ini telah memberi kontribusi positif untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Meskipun masih adanya tantangan, komitmen untuk terus memperkuat nilai Ketuhanan dalam konteks keindonesiaan akan menjadi kunci bagi terwujudnya masyarakat yang harmonis dan berkeadilan.
Analisis Yuridis Terhadap Praktik Kerjasama Usaha Online Shop Fstore.id di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Medan Maimun Kota Medan Agustina, Maya; Siagian, Nilasari; Nurwandi, Andri
Mediation : Journal of Law Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/mjol.v3i2.1853

Abstract

In the current era of globalization, the continuous development of information and communication technology has resulted in many changes in various sectors. Ease of access to information for various communities has changed the way they interact indirectly. Starting from communication to business transactions and work can be done efficiently without being constrained by distance. The advantage of doing business via the internet lies in the ability to expand marketing reach. In offline businesses, they are usually limited to certain areas in terms of marketing products or services. However, with the help of internet media, anyone can reach a wider global market. FStore.id is an online shop company in Sukaraja Village, Medan Maimun District, Medan City. Initially, this company focused on advertising promotions for fashion products and providing digital marketing services, relying on the marketing capabilities of the business owner. As time goes by, the company expands its business by purchasing products from suppliers on an ongoing basis. Then, the company formed a team and founded FStore.id as a step in developing this business. Finally, FStore.id invited the marketing team to collaborate with the investment system, and the cooperation agreement was regulated in a written agreement document. There are situations where capital owners should not be directly involved in running the company's operations. In practice, there is involvement of capital owners in business operational activities, even though it is not in accordance with the initial agreement in the cooperation agreement. The management is required to follow all instructions given by the investor, even though these are not included in the official agreement. If the manager does not comply with these instructions, the investor has the right to terminate the collaboration without approval. Collaboration between the FStore.id onlineshop business and the owner experienced problems, especially regarding unilateral changes to the contract and unilateral actions on the part of the investor so that the owner of the capital took an action which could be said to violate the agreement to maintain the stability of the company. The main objective of this research is to analyze elements of sharia economic law related to the implementation of syirkah contracts in the Fstore.id online business. This research method uses qualitative research, trying to understand the research object according to the facts in the field without engineering/manipulating the data. The author wants to see how the syirkah contract is applied to the Fstore.id online shop and evaluate its conformity with sharia principles using a combination of Sharia Economic Law and Positive Law.
Perlindungan Hak-Hak Pemilik dalam Proses Penyitaan Barang Kredit di Tinjau dari Maqashid Asy Syariah Marpaung, Rani Nirmala; Siagian, Nilasari; Nurwandri, Andri
Mediation : Journal of Law Volume 4, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/mjol.v4i2.2651

Abstract

Perlindungan terhadap hak-hak pemilik dalam proses penyitaan barang kredit merupakan bagian yang sangat penting dalam sistem hukum, termasuk dalam perspektif hukum Islam. Dalam praktik kredit, barang jaminan sering kali disita apabila debitur tidak mampu memenuhi kewajibannya. Namun, penyitaan ini tidak boleh dilakukan secara sewenang-wenang dan harus tetap mempertimbangkan hak-hak dasar pemilik barang, baik secara hukum positif maupun dalam kerangka maqasid al-syariah. Rumusan masalah yang ada didalam adalah bagaimana perlindungan hak-hal pemilik dalam proses penyitaan barang kredit dan tinjauan maqashid asy-syariah terhadap perlindungan hak-hak dalam proses penyitaan barang kredit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan data berupa angka-angka, pengukuran, serta analisis statistik. Penelitian ini bersifat objektif, sistematis, dan terstruktur, dengan tujuan untuk menguji teori atau hipotesis tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hak-hak pemilik dalam proses penyitaan barang kredit merupakan hal yang sangat penting baik dalam perspektif hukum positif maupun hukum Islam. Dalam hukum nasional, penyitaan harus mengikuti prosedur sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Jaminan Fidusia, yang menekankan adanya kepastian hukum dan perlindungan terhadap pihak debitur. Kesimpulan penelitian berdasarkan prinsip maqashid, maka setiap proses penyitaan harus mempertimbangkan nilai-nilai keadilan, kasih sayang, dan kemaslahatan, serta menghindari kerusakan (mafsadah) yang lebih besar. Dengan demikian, maqashid dapat menjadi landasan korektif terhadap praktik hukum positif yang belum sepenuhnya melindungi hak pemilik.
Pengaruh Handphone Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga di Tinjau dari Maqasid Syariah Studi Kasus di Desa Suka Makmur Kecamatan Pulo Bandring Utama, Herly; Siagian, Nilasari; Zr, Surono
Mediation : Journal of Law Volume 4, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/mjol.v4i2.2689

Abstract

Keharmonisan keluarga merupakan impian setiap individu, dan komunikasi menjadi kunci pencapaiannya. Komunikasi menjadi kunci penting untuk mencapainya, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat. Seiring perkembangan teknologi, penggunaan Handphone telah menyebar hingga ke pelosok desa. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tingkat penggunaan gadget dan dampaknya terhadap keharmonisan keluarga di Desa Suka Makmur Kecamatan Pulo Bandring, baik dari sisi positif maupun negatif.Kemajuan teknologi seperti handphone kini telah merambah hingga desa-desa, termasuk Desa Suka Makmur Handphone menjadi sesuatu yang tak terhindarkan melalui kemajuan zaman, meskipun demikian keharmonisan harus senantiasa di wujudkan karena itu lah cita-cita bagi setiap keluarga dan untuk meraih tujuan yang ingin dicapai Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research), di mana peneliti secara langsung mengamati dan berinteraksi dengan masyarakat untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan terperinci mengenai dampak penggunaan gadget terhadap keharmonisan keluarga Tidak jarang orang yang kecanduan media sosial mengabaikan pentingnya menjalin komunikasi dengan pasangannya. Bahkan sering terjadi sepasang suami-istri dalam satu rumah duduk bersama saling berhadapan akan tetapi ketika yang satunya mengajak berbicara justru satunya bermain handphone tanpa menghiraukan sadi dengan yang lainnya Hasilnya, penggunaan handphone memberikan dampak positif yang dominan, seperti menjaga komunikasi antar anggota keluarga dan membantu perekonomian, sehingga turut menjaga keharmonisan keluarga.
Inovasi Transaksi Jual Beli Menggunakan Member Card Menurut Islam: (Studi Kasus Vinisia Swalayan Kisaran) Sumarsih, Fenty; Nurwandri, Andri; Siagian, Nilasari
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 3 Nomor 1 Februari (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v3i1.1781

Abstract

Jual beli merupakan kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari seseorang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Banyak cara dalam melakukan transaksi jual beli diantaranya dengan cara menggunakan member card yaitu kartu anggota yang didalamnya memuat identitas seseorang dengan data mengenai nama dan nomor keanggotaannya. Dalam hal ini member card digunakan dalam transaksi jual beli yang berfungsi untuk mendapatkan potongan harga, point atau beberapa pelayanan yang diberikan oleh perusahaan tertentu. Hal ini tidak berlaku bagi konsumen yang tidak memiliki member card. Jual beli menggunakan member card juga didukung oleh banyaknya konsumen yang memilih membuat member card untuk mendapatkan fasilitas yang tersedia dengan adanya biaya pendaftaran. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang memeliki karakteristik alami (natural setting) sebagai sumber data langsung, yang diteliti menggambarkan keadaan subyek/obyek penelitian (seseorang, lembaga, masyarakat, dan lain-lain) pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak yaitu keadaan transaksi jual beli menggunakan member card yang ada di Swalayan Vinisia Kisaran. Sumber data penelitian ini sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer dari penelitian ini adalah wawancara dengan menejer Swalayan Vinisia Kisaran selaku pemimpin dalam pelaksanaan kerja karyawan, serta yang mengurusi dalam program- program dan pemberlakuan member card, karyawan Swalayan Vinisia Kisaran yang melayani konsumen dalam pembuatan member card seperti kepala kasir dan karyawan yang melayani pembuatan member card, serta wawancara kepada pengguna / pemilik member card serta pembeli yang tidak memiliki member card. Sumber data sekunder berupa foto atau dokumen pendukung dari data primer. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara dan dokumentasi. Kemudian data-data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan cara berfikir induktif, yaitu pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa jual beli menggunakan member card sah dan boleh saja karena sudah memenuhi syarat dan rukun serta tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip fiqih muamalah.
The Concept of Taʿzir in Fiqh Jinayat and Its Relevance to Traffic Ticket Sanctions in Indonesian Traffic Law Adnan, Mohammad; Uyuni, Badra; Saleh, Muhammad; Siagian, Nilasari; Judijanto, Loso
AL-ISTINBATH : Jurnal Hukum Islam Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jhi.v10i2.12626

Abstract

This study aims to examine traffic ticket sanctions from the perspective of fiqh jinayat, with a particular focus on the concept of ta'zir as a form of punishment that is flexible and delegated to the discretion of the ruling authority (ulil amri). In the context of traffic law in Indonesia, traffic fines are implemented to enforce order and reduce violations that may endanger public safety. This study focuses on how fiqh jinayat provides a normative foundation for the enforcement of traffic sanctions and its relevance within Indonesia’s positive legal system. This study uses a qualitative normative-sociological approach to examine how taʿzir-based traffic sanctions shape public legal awareness and influence community compliance with traffic regulations. The analysis uses an explanatory method to explore the correlation between the principles of ta'zir and modern traffic law policy. The findings demonstrate that fiqh jinayat positions traffic sanctions within the framework of maslahah, aiming to protect life (hifzh al-nafs) and property (hifzh al-mal). Traffic ticket penalties in Indonesia, such as fines for not wearing helmets, license suspensions for reckless driving, or vehicle impoundment for driving without valid documents, can be classified as taʿzīr punishments. These sanctions function preventively by deterring future violations and repressively by disciplining offenders to maintain social order. This study affirms that the principles of fiqh jināyāt, particularly the concept of taʿzīr, can serve as an ethical and normative foundation for enforcing traffic ticket sanctions within Indonesia’s positive legal system. Such integration is essential for strengthening justice, promoting road safety, and ensuring collective welfare in Indonesian society. This study contributes to the development of contextual Islamic law, particularly through the integration of maqāṣid al-sharīʿah values with the modern legal system to strengthen public compliance with regulatory norms.
IMPLEMENTASI DAKWAH BIN HAL DAN LITERASI SYARI’AH DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN ISLAM BAGI KOMUNIKASI MIGRAN : STUDI PADA KKN INTERNASIONAL KJRI PENANG Siagian, Nilasari; Zr, Surono; Ilham, Ilham; Nasution, Adnan Buyung; Sitorus, Nurul Fazri; Melisa, Melisa
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5276

Abstract

Abstract: This study discusses the implementation of da'wah bin hal and sharia literacy in the context of the International Community Service Program (KKN) which aims to strengthen Islamic education for migrant communities under the auspices of the Indonesian Consulate General in Penang. Da'wah bin hal, a method of direct and personal mentoring, and sharia literacy as an effort to improve Islamic understanding, are the main focuses of this program. The International Community Service Program (KKN), implemented in Penang, is a strategic platform to directly impact the lives of migrant communities, the majority of whom come from Indonesia. Through this activity, it is hoped to foster a better understanding of Islamic teachings and strengthen the faith and Islam of migrant communities. The da'wah bin hal approach is carried out intensively and continuously, accompanied by sharia literacy education appropriate to their culture and circumstances. The results of this study indicate that this method is effective in improving religious understanding, strengthening Islamic identity, and encouraging the sustainability of Islamic education programs in migrant communities. Keywords: Da'wah bin hal, sharia literacy, International KKN, Islamic education, migrant community.  Abstrak: Pengabdian Kepada Masyarakat ini membahas tentang pelaksanaan dakwah bin hal dan literasi syariah dalam konteks Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang bertujuan untuk penguatan pendidikan Islam bagi komunitas migran di bawah naungan KJRI Penang. Dakwah bin hal sebagai metode pendampingan langsung dan personal, serta literasi syariah sebagai upaya meningkatkan pemahaman keislaman, menjadi fokus utama dalam program ini. KKN Internasional yang dilaksanakan di Penang merupakan wadah strategis untuk menyentuh langsung kehidupan komunitas migran yang mayoritas berasal dari Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta pemahaman yang lebih baik terhadap ajaran Islam dan memperkuat keimanan serta keislaman komunitas migran. Pendekatan dakwah bin hal dilakukan secara intensif dan berkelanjutan, disertai edukasi literasi syariah yang sesuai dengan budaya dan kondisi mereka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode tersebut efektif dalam meningkatkan pemahaman agama, memperkuat identitas keislaman, serta mendorong keberlanjutan program pendidikan Islam di komunitas migran. Kata kunci: Dakwah Bin Hal, Literasi Syariah, KKN Internasional, Pendidikan Islam, Komunitas Migran.
INTERNATIONAL KKN DA‘WAH STRATEGIES FOR MIGRANT CHILDREN: FOSTERING RELIGIOUS CHARACTER UNDER THE INDONESIAN CONSULATE GENERAL IN PENANG Ilham, Ilham; Zr, Surono; Siagian, Nilasari; Pratama, Yogiyan; Riswan, Riswan; Saragih, Hizass Raihan; Marpaung, Feri Irwansyah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5312

Abstract

Abstract : This community service activity the da’wah strategies employed by International Community Service Program (KKN Internasional) students in fostering the religious character of migrant children under the supervision of the Indonesian Consulate General (KJRI) in Penang. Migrant children face various challenges related to cultural differences, social environments, and religious practices, which require contextual and effective da’wah approaches. Using a qualitative method through field observations and in-depth interviews, the study finds that the success of da’wah strategies depends on persuasive, educative, and culturally adaptive approaches. The strategies include dialogical methods, interactive lectures, and religious-based character development tailored to the needs of migrant children, supported by collaboration with religious leaders and the local community. These approaches are effective in enhancing religious awareness and shaping positive and morally upright character among migrant children. Keywords: Student Da’wah, Religious Character, Migrant Children       Abstrak : Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini membahas strategi dakwah mahasiswa KKN Internasional dalam menumbuhkan karakter religius anak migran di bawah naungan KJRI Penang. Anak migran menghadapi berbagai tantangan perbedaan budaya, lingkungan sosial, dan praktik keagamaan yang menuntut pendekatan dakwah yang kontekstual. Dengan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam, kegiatan ini menemukan bahwa keberhasilan dakwah ditentukan oleh pendekatan persuasif, edukatif, dan adaptif terhadap budaya lokal. Strategi yang digunakan meliputi dialog, ceramah interaktif, serta pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak migran, didukung oleh kolaborasi dengan tokoh agama dan masyarakat setempat. Pendekatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran religius serta membentuk karakter positif dan berakhlak mulia pada anak migran. Kata Kunci: Dakwah Mahasiswa, Karakter Religius, Anak Migan