Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Handphone Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga di Tinjau dari Maqasid Syariah Studi Kasus di Desa Suka Makmur Kecamatan Pulo Bandring Utama, Herly; Siagian, Nilasari; Zr, Surono
Mediation : Journal of Law Volume 4, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/mjol.v4i2.2689

Abstract

Keharmonisan keluarga merupakan impian setiap individu, dan komunikasi menjadi kunci pencapaiannya. Komunikasi menjadi kunci penting untuk mencapainya, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat. Seiring perkembangan teknologi, penggunaan Handphone telah menyebar hingga ke pelosok desa. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tingkat penggunaan gadget dan dampaknya terhadap keharmonisan keluarga di Desa Suka Makmur Kecamatan Pulo Bandring, baik dari sisi positif maupun negatif.Kemajuan teknologi seperti handphone kini telah merambah hingga desa-desa, termasuk Desa Suka Makmur Handphone menjadi sesuatu yang tak terhindarkan melalui kemajuan zaman, meskipun demikian keharmonisan harus senantiasa di wujudkan karena itu lah cita-cita bagi setiap keluarga dan untuk meraih tujuan yang ingin dicapai Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research), di mana peneliti secara langsung mengamati dan berinteraksi dengan masyarakat untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan terperinci mengenai dampak penggunaan gadget terhadap keharmonisan keluarga Tidak jarang orang yang kecanduan media sosial mengabaikan pentingnya menjalin komunikasi dengan pasangannya. Bahkan sering terjadi sepasang suami-istri dalam satu rumah duduk bersama saling berhadapan akan tetapi ketika yang satunya mengajak berbicara justru satunya bermain handphone tanpa menghiraukan sadi dengan yang lainnya Hasilnya, penggunaan handphone memberikan dampak positif yang dominan, seperti menjaga komunikasi antar anggota keluarga dan membantu perekonomian, sehingga turut menjaga keharmonisan keluarga.
Inovasi Transaksi Jual Beli Menggunakan Member Card Menurut Islam: (Studi Kasus Vinisia Swalayan Kisaran) Sumarsih, Fenty; Nurwandri, Andri; Siagian, Nilasari
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 3 Nomor 1 Februari (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v3i1.1781

Abstract

Jual beli merupakan kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari seseorang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Banyak cara dalam melakukan transaksi jual beli diantaranya dengan cara menggunakan member card yaitu kartu anggota yang didalamnya memuat identitas seseorang dengan data mengenai nama dan nomor keanggotaannya. Dalam hal ini member card digunakan dalam transaksi jual beli yang berfungsi untuk mendapatkan potongan harga, point atau beberapa pelayanan yang diberikan oleh perusahaan tertentu. Hal ini tidak berlaku bagi konsumen yang tidak memiliki member card. Jual beli menggunakan member card juga didukung oleh banyaknya konsumen yang memilih membuat member card untuk mendapatkan fasilitas yang tersedia dengan adanya biaya pendaftaran. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang memeliki karakteristik alami (natural setting) sebagai sumber data langsung, yang diteliti menggambarkan keadaan subyek/obyek penelitian (seseorang, lembaga, masyarakat, dan lain-lain) pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak yaitu keadaan transaksi jual beli menggunakan member card yang ada di Swalayan Vinisia Kisaran. Sumber data penelitian ini sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer dari penelitian ini adalah wawancara dengan menejer Swalayan Vinisia Kisaran selaku pemimpin dalam pelaksanaan kerja karyawan, serta yang mengurusi dalam program- program dan pemberlakuan member card, karyawan Swalayan Vinisia Kisaran yang melayani konsumen dalam pembuatan member card seperti kepala kasir dan karyawan yang melayani pembuatan member card, serta wawancara kepada pengguna / pemilik member card serta pembeli yang tidak memiliki member card. Sumber data sekunder berupa foto atau dokumen pendukung dari data primer. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara dan dokumentasi. Kemudian data-data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan cara berfikir induktif, yaitu pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa jual beli menggunakan member card sah dan boleh saja karena sudah memenuhi syarat dan rukun serta tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip fiqih muamalah.
The Concept of Taʿzir in Fiqh Jinayat and Its Relevance to Traffic Ticket Sanctions in Indonesian Traffic Law Adnan, Mohammad; Uyuni, Badra; Saleh, Muhammad; Siagian, Nilasari; Judijanto, Loso
AL-ISTINBATH : Jurnal Hukum Islam Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jhi.v10i2.12626

Abstract

This study aims to examine traffic ticket sanctions from the perspective of fiqh jinayat, with a particular focus on the concept of ta'zir as a form of punishment that is flexible and delegated to the discretion of the ruling authority (ulil amri). In the context of traffic law in Indonesia, traffic fines are implemented to enforce order and reduce violations that may endanger public safety. This study focuses on how fiqh jinayat provides a normative foundation for the enforcement of traffic sanctions and its relevance within Indonesia’s positive legal system. This study uses a qualitative normative-sociological approach to examine how taʿzir-based traffic sanctions shape public legal awareness and influence community compliance with traffic regulations. The analysis uses an explanatory method to explore the correlation between the principles of ta'zir and modern traffic law policy. The findings demonstrate that fiqh jinayat positions traffic sanctions within the framework of maslahah, aiming to protect life (hifzh al-nafs) and property (hifzh al-mal). Traffic ticket penalties in Indonesia, such as fines for not wearing helmets, license suspensions for reckless driving, or vehicle impoundment for driving without valid documents, can be classified as taʿzīr punishments. These sanctions function preventively by deterring future violations and repressively by disciplining offenders to maintain social order. This study affirms that the principles of fiqh jināyāt, particularly the concept of taʿzīr, can serve as an ethical and normative foundation for enforcing traffic ticket sanctions within Indonesia’s positive legal system. Such integration is essential for strengthening justice, promoting road safety, and ensuring collective welfare in Indonesian society. This study contributes to the development of contextual Islamic law, particularly through the integration of maqāṣid al-sharīʿah values with the modern legal system to strengthen public compliance with regulatory norms.
IMPLEMENTASI DAKWAH BIN HAL DAN LITERASI SYARI’AH DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN ISLAM BAGI KOMUNIKASI MIGRAN : STUDI PADA KKN INTERNASIONAL KJRI PENANG Siagian, Nilasari; Zr, Surono; Ilham, Ilham; Nasution, Adnan Buyung; Sitorus, Nurul Fazri; Melisa, Melisa
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5276

Abstract

Abstract: This study discusses the implementation of da'wah bin hal and sharia literacy in the context of the International Community Service Program (KKN) which aims to strengthen Islamic education for migrant communities under the auspices of the Indonesian Consulate General in Penang. Da'wah bin hal, a method of direct and personal mentoring, and sharia literacy as an effort to improve Islamic understanding, are the main focuses of this program. The International Community Service Program (KKN), implemented in Penang, is a strategic platform to directly impact the lives of migrant communities, the majority of whom come from Indonesia. Through this activity, it is hoped to foster a better understanding of Islamic teachings and strengthen the faith and Islam of migrant communities. The da'wah bin hal approach is carried out intensively and continuously, accompanied by sharia literacy education appropriate to their culture and circumstances. The results of this study indicate that this method is effective in improving religious understanding, strengthening Islamic identity, and encouraging the sustainability of Islamic education programs in migrant communities. Keywords: Da'wah bin hal, sharia literacy, International KKN, Islamic education, migrant community.  Abstrak: Pengabdian Kepada Masyarakat ini membahas tentang pelaksanaan dakwah bin hal dan literasi syariah dalam konteks Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang bertujuan untuk penguatan pendidikan Islam bagi komunitas migran di bawah naungan KJRI Penang. Dakwah bin hal sebagai metode pendampingan langsung dan personal, serta literasi syariah sebagai upaya meningkatkan pemahaman keislaman, menjadi fokus utama dalam program ini. KKN Internasional yang dilaksanakan di Penang merupakan wadah strategis untuk menyentuh langsung kehidupan komunitas migran yang mayoritas berasal dari Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta pemahaman yang lebih baik terhadap ajaran Islam dan memperkuat keimanan serta keislaman komunitas migran. Pendekatan dakwah bin hal dilakukan secara intensif dan berkelanjutan, disertai edukasi literasi syariah yang sesuai dengan budaya dan kondisi mereka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode tersebut efektif dalam meningkatkan pemahaman agama, memperkuat identitas keislaman, serta mendorong keberlanjutan program pendidikan Islam di komunitas migran. Kata kunci: Dakwah Bin Hal, Literasi Syariah, KKN Internasional, Pendidikan Islam, Komunitas Migran.
INTERNATIONAL KKN DA‘WAH STRATEGIES FOR MIGRANT CHILDREN: FOSTERING RELIGIOUS CHARACTER UNDER THE INDONESIAN CONSULATE GENERAL IN PENANG Ilham, Ilham; Zr, Surono; Siagian, Nilasari; Pratama, Yogiyan; Riswan, Riswan; Saragih, Hizass Raihan; Marpaung, Feri Irwansyah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5312

Abstract

Abstract : This community service activity the da’wah strategies employed by International Community Service Program (KKN Internasional) students in fostering the religious character of migrant children under the supervision of the Indonesian Consulate General (KJRI) in Penang. Migrant children face various challenges related to cultural differences, social environments, and religious practices, which require contextual and effective da’wah approaches. Using a qualitative method through field observations and in-depth interviews, the study finds that the success of da’wah strategies depends on persuasive, educative, and culturally adaptive approaches. The strategies include dialogical methods, interactive lectures, and religious-based character development tailored to the needs of migrant children, supported by collaboration with religious leaders and the local community. These approaches are effective in enhancing religious awareness and shaping positive and morally upright character among migrant children. Keywords: Student Da’wah, Religious Character, Migrant Children       Abstrak : Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini membahas strategi dakwah mahasiswa KKN Internasional dalam menumbuhkan karakter religius anak migran di bawah naungan KJRI Penang. Anak migran menghadapi berbagai tantangan perbedaan budaya, lingkungan sosial, dan praktik keagamaan yang menuntut pendekatan dakwah yang kontekstual. Dengan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam, kegiatan ini menemukan bahwa keberhasilan dakwah ditentukan oleh pendekatan persuasif, edukatif, dan adaptif terhadap budaya lokal. Strategi yang digunakan meliputi dialog, ceramah interaktif, serta pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak migran, didukung oleh kolaborasi dengan tokoh agama dan masyarakat setempat. Pendekatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran religius serta membentuk karakter positif dan berakhlak mulia pada anak migran. Kata Kunci: Dakwah Mahasiswa, Karakter Religius, Anak Migan  
Zakat and Tax as Instruments of Fiscal Justice: A Normative Analysis of Yusuf Al-Qardhawi's Thoughts Siagian, Nilasari; Zamroni, Surono; Pane, Muhammad Fitrah Al Fayed; Saragih, Hizass Raihan; Sirait, Dwi Raisyah
Business and Applied Management Journal Vol. 2 No. 2 (2025): January-June
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/bamj.v2i2.509

Abstract

Zakat and taxation are two fiscal instruments that play a significant role in promoting social and economic justice. In contemporary Muslim societies, debates over the relationship between zakat and taxes have become increasingly important, particularly regarding their legal legitimacy and their roles in modern state financial systems. This study aims to analyse Yusuf al-Qardhawi’s thought on the concept, legal basis, and relationship between zakat and taxation from the perspective of Islamic law. The research employs a qualitative method with a library research design. Primary data were derived from Yusuf al-Qardhawi’s works; secondary data consisted of classical and contemporary fiqh literature, scholarly journal articles, and relevant regulations. Data were analysed using a content analysis approach. The findings reveal two main points. First, Qardhawi distinguishes zakat as a permanent religious obligation (tsābit) grounded in the Qur’an and Sunnah. At the same time, taxes are viewed as contextual state obligations (mutaghayyir) justified through public interest and the objectives of Islamic law. Second, Qardhawi proposes that zakat and taxes should not be understood as competing obligations but as complementary instruments that can operate synergistically to promote fiscal justice and public welfare. This study concludes that integrating zakat and taxation within a fiscal justice framework can strengthen public finance policies in contemporary Muslim countries by aligning religious values with modern governance and enhancing distributive justice.