Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Academic Physiotherapy Conference Proceeding

Intervensi Fisioterapi untuk Mengurangi Nyeri pada Kondisi Postpartum pasca Sectio Caesarea: Studi Kasus Hastuti, Nimah; Susilo, Taufik Eko; Abdullah, Arif
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Persalinan melalui operasi sectio caesarea semakin sering dilakukan di Indonesia, namun menimbulkan risiko nyeri pasca operasi dan keterbatasan aktivitas pada ibu postpartum. Nyeri yang tidak tertangani dengan baik dapat menghambat pemulihan fisik, menurunkan kualitas hidup, serta memengaruhi keberhasilan laktasi dan peran ibu dalam keluarga. Intervensi fisioterapi menjadi salah satu pendekatan penting untuk mendukung pemulihan dini dan mencegah komplikasi jangka panjang.Case Presentation: Seorang ibu berusia 35 tahun, postpartum hari pertama pasca sectio caesarea dan Metode Operatif Wanita (MOW), mengalami nyeri tekan di area insisi abdomen, keterbatasan mobilisasi, serta ketergantungan dalam perawatan diri. Pasien juga memiliki riwayat operasi sesar sebelumnya dan menjalani tirah baring dengan keluhan utama nyeri dan keterbatasan aktivitas.Management and Outcome: Pasien menjalani dua sesi intervensi fisioterapi meliputi breathing exercise, bridging, segmental rotation, ankle pumping, kegel exercise, mobilisasi aktif, dan breast care. Evaluasi dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) untuk nyeri dan Kenny Self Care untuk aktivitas fungsional. Hasil menunjukkan penurunan nyeri diam dari 2 menjadi 0, nyeri tekan dari 5 menjadi 3, dan nyeri gerak dari 6 menjadi 3. Selain itu, skor Kenny Self Care meningkat dari 35 menjadi 51, menandakan adanya perbaikan signifikan dalam kemampuan aktivitas fungsional pasien.Conclusion: Intervensi fisioterapi terstruktur efektif dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan aktivitas fungsional pada ibu postpartum pasca sectio caesarea. Program latihan yang berkelanjutan dan edukasi mandiri di rumah sangat penting untuk mempercepat pemulihan, mencegah komplikasi, serta mendukung kualitas hidup ibu secara menyeluruh.
Manajemen Fisioterapi pada post Sectio Caesaria et Causa Ketuban Pecah Dini+Mal Posisi: A Case Report Elgina, Ike Puteri; Supriyadi, Arin; Abdullah, Arif
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan yang umum dilakukan untuk mengatasi komplikasi kehamilan, salah satunya ketuban pecah dini (KPD) dan malposisi janin. Kondisi pasca operasi seringkali menimbulkan nyeri, keterbatasan mobilitas, dan gangguanlaktasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi fisioterapi dalam mempercepat pemulihan pasca sectio caesarea dengan indikasi KPD dan malposisi.Case Presentation: Studi ini menggunakan desain studi kasus pada pasien Ny. I, usia 35 tahun, pasca operasi sectio caesarea. Intervensi fisioterapi dilakukan dua kali pada hari ke-1 dan ke-2 pasca operasi, meliputi mobilisasi dini, latihan pernapasan, penguatan otot abdomen dan dasar panggul, serta senam laktasi. Evaluasi dilakukan menggunakan NRS, MMT, dan Kenny Self CareEvaluation.Management and Outcome: Terdapat penurunan nyeri signifikan (nyeri diam 3→0, tekan 5→2, gerak 6→2), peningkatan kekuatan otot abdomen (MMT 2→4), dan peningkatan kemampuan fungsional (KSCE F→A). Produksi ASI juga menunjukkan perbaikan pasca intervensi.Conclusion: Intervensi fisioterapi terstruktur terbukti efektif dalam mempercepat pemulihan fisik dan fungsional, serta mendukung laktasi pada pasien post sectio caesarea dengan komplikasiobstetri.