Helmi, Taufik
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Guru Ideal Menurut Imam Al-Zarnuji dalam Kitab Ta’lim Al-Muta’allim Rahman, Abdul; Helmi, Taufik; Apriadi, Dwi
Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 2 No 1 (2024): Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Pascasarjana IAI Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/baitul_hikmah.v2i1.976

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang Guru Ideal dalam pandangan Imam Al-Ghazali dan Syekh Az-Zarnuji. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian tentang Guru Ideal dalam pandangan Imam Al-Ghazali dan Syekh Az-Zarnuji serta Kritik terhadap kondisi guru saat mengajar dapat disimpulkan sebagai berikut: Kriteria guru ideal menurut Syekh Az-Zarnuji adalah: 1. Alim, Berilmu / memiliki ilmu pengetahuan sama halnya dengan memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi pedagogik. 2. Wara‟, Bersifat Wara’, berbudi pekerti luhur, bijaksana dan penyabar berarti telah memiliki salah satu standar kompetensi guru (kompetensi kepribadian). Bersifat Wara’, berbudi pekerti luhur, bijaksana dan penyabar berarti telah memiliki salah satu standar kompetensi guru (kompetensi kepribadian) yaitu Seorang guru yang memiliki kompetensi kepribadian. 3. Tua usianya. Berpengalaman/lebih tua dapat dikatakan telah memiliki kompetensi profesional dan kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Berpengalaman/lebih tua dapat dikatakan telah memiliki kompetensi profesional dan kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional yaitu Seorang guru yang berpengalaman tentu memiliki keahlian.
IMPLEMENTATION OF NEUROEDUCATION IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION AND ITS IMPLICATIONS FOR SPIRITUAL REFLECTION AND CHARACTER BUILDING: - Helmi, Taufik; Nasution, Juni Erpida; Rahman, Abdul; Hamzar, Afif; Yusuf, Deddy
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15 No 02 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (In Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v15i02.10123

Abstract

This study explores the implementation of neuroeducation in Islamic Religious Education (IRE) and its impact on students’ spiritual reflection and character development. The study employs a qualitative approach using a case study design. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with IRE teachers, school administrators, and students, as well as analysis of instructional documents and students’ written reflections. Data analysis was conducted using thematic analysis. The results indicate that neuroeducation-based PAI instruction forms a holistic learning cycle. This cycle encompasses cognitive-emotional activation, meaningful engagement, spiritual reflection, and character-based actions. Emotional activation and the learning context enhance students’ cognitive focus and engagement. This process encourages deeper reflection on values. Such reflection is then reflected in character-based behavior and actions during daily interactions in the classroom. These findings indicate that neuroeducation can transform PAI learning into a more integrated and meaningful process. For Islamic educators, this approach provides practical guidance for designing learning that focuses not only on knowledge but also on experiential values, spiritual awareness, and tangible character development.