Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

STRATEGI AKTIVASI OTAK KIRI DAN KANAN ANAK USIA DINI BERBASIS NEUROSAINS: ARLY CHILDHOOD LEFT AND RIGHT BRAIN ACTIVATION STRATEGY NEUROSCIENCE BASED Sunandar Azma'ul Hadi; Sopian Ansori
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 8 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini di beberapa tempat belum sepenuhnya mempertimbangkan faktor-faktor yang berperan dalam aktivasi otak anak sehingga proses pembelajaran cenderung dipaksakan, ruang belajar yang masih menumpang, media ajar yang tidak tersedia, dan gaya belajar yang cenderung tidak dipersiapkan dengan matang oleh guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui strategi aktivasi otak kiri dan kanan anak usia dini. Sampel penelitian diambil di tiga Kecamatan yaitu, Masbagik, Pringgasela dan Sikur. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya strategi aktivasi otak anak usia dini untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal dengan memperhatikan hal-hal berikut: (1) Pemahaman guru tentang neurosains. (2) Desain ruang belajar yang menarik. (3) Gaya belajar harus dipahami oleh guru agar bisa mengombinasikan berbagai metode dalam menyampaikan materi. (4) Media pembelajaran yang dibutuhkan guru untuk mendukung proses pembelajaran.
Strategi Pemasaran Madrasah Dalam Menarik Minat Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ijtihad Danger Haeruddin, Haeruddin; Kusrianto, Edi; Ansori, Sopian
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 13 No. 2 (2024): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v13i2.10385

Abstract

This research was conducted with the aim of finding out the marketing strategies used by Madrasah Ibtidaiyah Al-Ijtihad Danger to attract student interest and the inhibiting factors. The research method used is qualitative research which is descriptive qualitative in nature, trying to describe the research results obtained in the field. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The marketing strategy indicators in this research are: product, price, location, promotion, human resources, physical evidence, process. The results of this research show that Madrasah Ibtidaiyah Al-ijtihad Danger has a marketing strategy, namely several superior program products including: sending students home, imtaq, memorizing short surahs and congregational Dhuha prayers. The fees offered by madrasas have been adjusted to the educational facilities and services, and are supported by the school's strategic location and adequate physical evidence. Madrasah Ibtidaiyah Al-ijtihad Danger has carried out quite good promotional activities through brochure media activities and direct visits to the community. The inhibiting factors for the marketing strategy can be seen from internal factors originating from the weaknesses of Madrasah Ibtidaiyah Al-ijtihad Danger and external factors originating from threats from outside Madrasah Ibtidaiyah Al-ijtihad Danger. So, it can be concluded that the marketing strategy carried out by Madrasah Ibtidaiyah Al-Ijtihad Danger has been said to be quite good in attracting students' interest in going to school at Madrasah Ibtidaiyah Al-ijtihad Danger. Keywords: Marketing Strategy, Madrasah, Student Interests Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang digunakan Madrasah Ibtidaiyah Al-Ijtihad Danger dalam menarik minat siswa dan faktor penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan berusaha mengambarkan hasil penelitian yang didapatkan di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawanacara dan dokumentasi. Adapun indikator strategi pemasaran dalam penelitian ini berupa: Produk (product), Harga (price), Lokasi (place), Promosi (promotion), Sumber daya manusia (people), Bukti fisik (physical evidence), Proses (process). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Madrasah Ibtidaiyah Al-ijtihad Danger memiliki strategi dalam melakukan pemasaran yaitu beberapa produk program unggulan diantaranya: menghantar siswa pulang, imtaq, penghapal surah-surah pendek dan Sholat Dhuha Berjamaah. Biaya yang ditawarkan oleh madrasah telah disesuaikan dengan fasilitas dan pelayanan jasa pendidikan, serta didukung oleh lokasi strategis dan bukti fisik sekolah yang cukup memadai. Madrasah Ibtidaiyah Al-ijtihad Danger telah melakukan kegiatan promosi yang cukup baik melalui kegiatan media brosur dan kunjungan langsung ke masyarakat. Faktor penghambat strategi pemasarannya yaitu dapat dilihat dari faktor internalnya yang berasal dari kelemahan Madrasah Ibtidaiyah Al-ijtihad Danger dan faktor eksternalnya berasal dari ancaman dari luar Madrasah Ibtidaiyah Al-ijtihad Danger. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan Madrasah Ibtidaiyah Al-Ijtihad Danger sudah dikatakan cukup baik dalam menarik minat siswa untuk sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Al-ijtihad Danger.   Kata kunci: Strategi Pemasaran, Madrasah, Minat Siswa
The Principal's Example in Developing Students' Responsible Character Sopian Ansori; Parhan
Jawda: Journal of Islamic Education Management Volume 7 Number 1 April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jawda.v7i1.2026.28309

Abstract

This study aims to determine the role of the principal's exemplary behavior in fostering a character of responsibility in students at Muhammadiyah Masbagik High School. Leadership in education is one of the key factors in achieving educational goals, especially in developing student character. The role of the principal is very important in fostering a character of responsibility in students, because character education cannot be separated from the leadership of the principal. This study uses a qualitative approach, a case study type with data collection procedures, namely observation, interviews, and documentation. While the data analysis technique uses the Milles and Hubberman data analysis model, namely: (1) Data Reduction, (2) Data Presentation, (3) Data Verification to test the validity of data obtained from the field using several techniques of extended participation, persistent observation, and triangulation. The results of the study show that the principal's exemplary leadership in fostering a character of responsibility in students: 1 the principal shows good behavior in front of students, 2 respects teachers and staff, 3 appreciates students and 4 inspires students. Theoretically, this research serves as a reference for principal leadership in developing students' responsible character. Practically, this research serves as a guideline and reference for implementing principal leadership in realizing students' responsible character in schools.
Strategi Kepala Sekolah Mewujudkan Kedisiplinan Peserta Didik di MA Al-Ijtihad Danger Sopian Ansori; Adi Fadli; M Sobry Sutikno
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 10 No. 1 (2021): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore strategies or tips, tactics in carrying out programs that have been designed by the principal so that they can run smoothly. This research is a field research with a phenomenological qualitative approach, data collection is done with techniques; 1. Observation 2. In-depth interviews with informants. 3. Documents. Data analysis techniques were carried out with Miles and Huberman models in Sugiyono: data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing / verification. While the validity test of the data includes: Test data credibility. The research findings show that in realizing the discipline of students at MA Al-Ijtihad Danger, the principal applies a discipline theory that Reisman and Payne put forward in E. Mulyasa, namely self-concept, communication skills, and has consequences. logical and natural consequences (natural and logical consequences), clarification (values clarification), transactional analysis (transactional analysis), reality therapy (reality therapy), integrated discipline (assertive discipline), behavior modification (behavior modification), disciplinary challenges (dare to discipline). This research concludes that the principal has embodied the discipline of students at MA Al-Ijtihad Danger based on the theory presented by Reisman and Payne in E. Mulyasa but there are still problems in applying the discipline, namely the DO (Drop Out) conducted by the principal there should be coaching conducted by the principal for students who violate so they do not do DO. Keywords: Strategy, Principal, Student Discipline Penelitian ini bertujuan untuk mengali strategi atau kiat, taktik dalam menjalankan program-progam yang sudah dirancang oleh kepala sekolah supaya bisa berjalan lancar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif fenomenologi, pengambilan data dilakukan dengan tehnik (1). Observasi (2). Wawancara mendalam dengan informan. (3). Dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman: data collection, data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Sedangkan uji keabsahan data meliputi: Perpanjangan penelitian dan triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam mewujudukan kedisiplinan peserta didik di MA Al-Ijtihad Danger, kepala sekolah menerapkan teori kedisiplinan yang dikemukan oleh Reisman dan Payne dalam E. Mulyasa yaitu konsep diri (self-concept), ketrampilan berkomunikasi (communication skill), memberikan konsekuensi-konsekuensi logis dan alami (natural and logical consequences), klarifikasi nilai (values clarification), analisis transaksional (transactional analysis), terapi realitas (reality therapy), disiplin yang terintegrasi (assertive discipline), modifikasi perilaku (behavior modification), melakukan tantangan kedisiplinan (dare to discipline). Peniliti ini menyimpukan bahwa kepala sekolah sudah mewujudkan kedisiplinan peserta didik di MA Al-Ijtihad Danger dengan berdasarkan teori yang dikemukan oleh Reisman dan Payne dalam E. Mulyasa tetapi masih ada masalah dalam penerapan kedisiplinan tersebut yaitu adanya DO (Drop Out) yang dilakukan kepala sekolah yang seharusnya ada pembinaan yang dilakukan kepala sekolah untuk peserta didik yang melanggar sehingga tidak melakukan DO. Kata Kunci: Strategi, Kepala sekolah, Kedisiplinan Peserta Didik
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI : ANALISIS TGMD Nila Mahelawati; Khairul Azmi; Sopian Ansori
CERIA: Jurnal Anak Usia Dini Vol 1 No 01 (2026): CERIA: Jurnal Anak Usia Dini
Publisher : STINU AL-MAHSUNI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kemampuan motorik kasar anak usia dini di TK Islam Pancor Kopong. Perkembangan motorik kasar merupakan komponen penting dalam pertumbuhan fisik anak, khususnya dalam mengembangkan koordinasi, kekuatan tubuh, dan kemampuan mengendalikan gerak. IMT dipahami sebagai salah satu indikator status gizi yang dapat memengaruhi performa fisik anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek terdiri dari 37 anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan lembar ceklis. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji homogenitas Levene, serta uji regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (IMT p = 0,196; TGMD p = 0,130), sedangkan uji homogenitas memperlihatkan nilai p = 0,494. Uji regresi menunjukkan hasil tidak signifikan (p = 0,477), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang bermakna antara IMT dan kemampuan motorik kasar anak. Korelasi keduanya berada pada kategori sangat lemah. Temuan ini mengindikasikan bahwa status gizi berdasarkan IMT bukan merupakan faktor utama yang menentukan kemampuan motorik kasar anak di sekolah tersebut.