Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal EnviScience (Environment Science)

Pengaruh Tingkat Getaran Dan Lama Paparan Penggunaan Mesin Jahit Terhadap Tanda-Tanda Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Pada Pekerja Di Istana Bordir Malang Putri, Silvia Cintia; Sari, Devita; Wahyuni, Ike Dian
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.389

Abstract

Kegiatan yang menimbulkan getaran pada mesin dengan menggunakan bantuan tangan dalam waktu yang lama sering di kaitkan dengan carpal tunnel syndrome (CTS). Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan penyakit akibat kerja yang disebabkan terperangkapnya nervus medianus melewati terowongan karpal. Keluhan yang dialami pekerja di Istana Bordir yaitu nyeri dan kesemutan pada tangan apabila bekerja terlalu lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat getaran dan lama paparan penggunaan mesin jahit terhadap tanda-tanda keluhan carpal tunnel syndrome (CTS) pada pekerja di Istana Bordir Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 15 orang yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah alat vibration meter dan kuesioner. Analisis hasil penelitian menggunakan uji regresi logistik ordinal. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel yang berpengaruh dari hasil regresi logistik secara parsial yaitu masa kerja dengan nilai (sig. 0,035), lama paparan dengan nilai (sig. 0,038) dan tingkat getaran dengan nilai (sig. 0,039). Sedangkan hasil regresi logistik secara simultan diperoleh hasil signifikan sebesar 0,006. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh tingkat getaran dan lama paparan penggunaan mesin jahit terhadap tanda-tanda keluhan carpal tunnel syndrome (CTS) pada pekerja di Istana Bordir Malang.Kata kunci: Tingkat Getaran, Lama Paparan, Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Analisis Kebutuhan Air Bersih Gedung Perkantoran RSUD Dr. Soetomo Firdaus, Asro; Ike Dian Wahyuni; Misbahul Subhi
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 1 (2025): The Environment In Global Health Governance:An Analysis of Environment-Related
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i1.751

Abstract

Air adalah sumber energi alami yang dibutuhkan untuk kehidupan semua makhluk hidup. Selama ini fokus penelitian analisis yang dominan dilakukan adalah pada unit-unit pelayanan. Sedangkan di rumah sakit terdapat banyak unit yang juga harus diperhatikan dalam penyediaan air bersih, salah satunya adalah unit perkantoran. berdasarkan data pegawai RSUD Dr. Soetomo, jumlah total pegawai mencapai 6.174 pegawai. dalam   menjamin kecukupan pasokan air bersih di seluruh unit di RSUD Dr. Soetomo,  sehingga diperlukan perhitungan kebutuhan air bersih di perkantoran agar analisis lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian kuantitatif analitik observasional, pada desain   ini peneliti melakukan pengamatan atau observasi melalui, pengisian kuesioner dan telaah  dokumen seperti dokumen amdal atau dokumen lingkungan tanpa memberikan perlakuan-perlakuan tertentu. Total kebutuhan air bersih di gedung perkantoran RSUD Dr. Soetomo pada masing-masing variabel adalah sebesar 69.360 liter/orang/hari untuk pemakaian karyawan, untuk pemakaian wastafel sebesar 17.340 liter/hari, untuk pemakaian kloset sebesar 23.120 liter/hari sedangkan untuk pemakaian kamar mandi sebesar 43.350 liter/hari. Analisis kebutuhan air bersih ini dapat menjadi acuan bagi rumah sakit dalam memperhatikan kebutuhan air bersih selama ini di dalam gedung perkantoran, dimana pada pusat kegiatan perkantoran tentunya akan membutuhkan air untuk menunjang segala aktivitas di dalamnya.