Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Digital Marketing dalam Rangka Meningkatkan Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan berbasis Masyarakat di Desa Pasanggrahan Cisalak Kabupaten Subang Salsabila Ardan, Tazkia; Ali Akbar, Bagus; Destriani, Maya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3117

Abstract

Desa wisata adalah komunitas atau masyarakat yang terdiri dari penduduk suatu wilayah terbatas yang bisa saling berinteraksi secara langsung di bawah sebuah pengelolaan dan memiliki kepedulian, serta kesadaran untuk berperan bersama sesuai keterampilan dan kemampuan masing-masing, memberdayakan potensi secara kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di wilayahnya. Desa Pasanggrahan merupakan salah satu desa wisata dengan kekayaaan sumber daya alam yang melimpah serta tercatat sebagai Desa Wisata yang ada di Kabupaten Subang.   Dengan melimpahnya wisata alam yang ada di Desa Pasanggarahan, wisatawan yang datang tidak terlalu banyak. Penerapan Digital marketing digunakan sebagai media promosi dalam melakukan penyebaran informasi dengan menggunakan media teknologi informasi. Pelatihan Digital Marketing dilakukan dalam rangka meningkatan pengembangan desa Pasanggrahan berbasis masyarakat. Hasil pelatihan Digital Marketing adalah meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam promosi Desa Wisata Pasanggrahan berbasis Teknologi.
Sistem Informasi Pengelolaan Gapoktan Studi Kasus Desa Karanghegar Ali Akbar, Bagus
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jikomsi.v7i1.2961

Abstract

Gapoktan merupakan aset kelembagaan dari Kementerian Pertanian yang diharapkan dapat dibina dan dikawal secara berkelanjutan oleh seluruh komponen masyarakat pertanian, mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan, untuk melayani kebutuhan petani di pedesaan. Namun, Desa Karanghegar, yang terletak di Kecamatan Pabuaran, belum memiliki sistem pengelolaan Gapoktan. Akibatnya, petani dan pekebun di desa tersebut mengalami ketidakjelasan terhadap pengelolaan pupuk, karena tidak ada bukti tertulis yang mendukung. Untuk mengatasi masalah ini, pengembangan sebuah sistem web diusulkan agar pengalokasian pupuk bersubsidi dari pemerintah dapat dilakukan secara elektronik. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode Rational Unified Process (RUP). Website ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan para petani dan pekebun di Desa Karanghegar dalam mengelola pengadaan dan persediaan pupuk yang dimiliki oleh lembaga Gapoktan. Selain itu, website ini juga diharapkan dapat berperan sebagai sarana informasi untuk data pertanian/perkebunan yang dimiliki oleh Pemerintahan Desa Karanghegar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya sistem berbasis web ini, instansi terkait dapat lebih mudah mengelola Gapoktan. Informasi mengenai data pengelolaan, pengadaan, dan persediaan pupuk di Desa Karanghegar menjadi lebih tersedia, dan hal ini menjadi acuan dalam setiap kegiatan pengelolaan Gapoktan. Dengan demikian, hambatan-hambatan seperti pengalokasian pupuk bersubsidi tanpa bukti tertulis dapat teratasi.Simpulan dari penelitian ini adalah implementasi sistem berbasis web untuk pengelolaan Gapoktan di Desa Karanghegar sangat penting dan efektif. Hal ini tidak hanya memudahkan instansi terkait dalam pengelolaan, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi petani dan pekebun dengan menyediakan akses yang lebih mudah dan transparan terhadap pengelolaan pupuk dan informasi pertanian/perkebunan.