Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Layanan Bimbingan Kolompok dengan Teknik Self Regulatd Learning pada Siswa Kelas VIII SMPN 3 Marbau Selatan Jannah, Lu'lu'ul
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v2i1.455

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-regulated learning terhadap kemandirian belajar siswa SMPN 3 Marbau Selatan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena yang terjadi disekolah tersebut. Adapun fenomena yang terjadi pada sekolah tersebut tidak adanya kemandirian belajar pada sisswa SMPN 3 Marbau Selatan. Hal ini dapat dilihat dari masih banyak siswa yang tidak mengerjakan tugas sekolah (PR) dan tidak memperhatikan guru pada saat guru menjelaskan pelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen two group dengan desain pre-test dan post-test. Dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan populasi dalam penelitian ini berjumlah 42 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Skor kelas control 693 sedangkan skor kelas eksperimen 1023. Adapun uji yang digunakan dalam penelitian ini uji normalitas dengan nilai sig.0,2 > 0,05 yang berarti nilai residual berdistribusi normal. Uji t independent simpel t test dengan nilai sig. 0,001<0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-regulated learning terhadap kemandirian belajar siswa. Dan uji t paired simple t test dengan nilai sig. 0,001 dan nilai thitung 18.944, yang berarti adanya perbedaan antara kelas control dan kelas eksperimen.Kata Kunci: bimbingan kelompok (self regulated Learning siswa) kemandirian belajar.
Praktik Pengupahan Buruh Panen Padi di Magelang Perspektif Hukum Islam Yanti, Aprilia Risma; Safitri, Khoirunisa; Jannah, Lu'lu'ul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengupahan buruh panen padi di sebagian besar masyarakat pedesaan masih didasarkan pada kebiasaan turun temurun. Praktik ini dilakukan secara terus menerus sehingga seakan-akan menjadi kebenaran dalam praktik pengupahan dengan kondisi masyarakat yang belum memahami secara utuh aturan pengupahan menurut Islam. Keadaan tersebut sebagaimana yang terjadi pada beberapa dusun di Kabupaten Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau praktik upah buruh panen padi di beberapa dusun tersebut dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilakukan kepada penebas dan buruh panen padi yang mempraktikkan pengupahan pertanian padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tersebut dalam perspektif akad sudah terpenuhi rukun-rukunnya. Dalam perspektif pembagian, upah yang diterima buruh adalah bawon gabah dengan sistem perbandingan 13 : 1 dan 14 : 1 dari hasil panen dalam satuan kilogram. Upah tersebut tergolong ajrul misli karena banyak sedikitnya tergantung pada kecepatan buruh dalam memanen. Pengupahan dilaksanakan setiap kali ada pekerjaan menanen atau ditabung terlebih dahulu kepada penebas. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan penerimaan upah dalam hukum Islam yang harus ditunaikan segera setelah selesai bekerja atau sesuai kesepakatan. Dilihat dari kesesuaiannya terhadap hukum Islam dalam perspektif prinsip pengupahan, praktik upah tersebut sudah memenuhi unsur kelayakan dan kebajikan, hanya saja perlu diperhatikan mengenai unsur keadilan berupa transparansi pembagian upahnya dalam penimbangan.
Cost Efficiency Analysis of Oyster Mushroom Baglogs’ Raw Material Inventory in CV. DA Jannah, Lu'lu'ul; Yuswita, Effy; Riana, Fitria Dina
Interdisciplinary Social Studies Vol. 2 No. 7 (2023): Special Issue
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v2i7.435

Abstract

Background: Oyster mushrooms are famous for having many benefits, in addition to being used as a nutrient-filled food ingredient can also be trusted since a long time ago as a traditional medicine. Aim: This study aims to describe the inventory control carried out for baglog raw materials, analyze the optimal baglog raw material inventory costs using the JIT and EOQ methods, determine the efficiency of inventory costs and recommend more appropriate methods and purchasing quantities. Method: This study uses the JIT and EOQ methods for data analysis. Findings: The results showed that the control of baglog raw material inventory still uses conventional methods, the company determines the quantity of raw material purchases by doing a breakdown. The optimal baglog raw material inventory cost using the EOQ method is Rp 6.055.453, when using the JIT method, it is Rp 5.185.075. Inventory cost efficiency using the JIT method is 29%, when using the EOQ method, the inventory cost efficiency is 17%. The recommended method given is the JIT method because it is more efficient and has been adapted to the company's conditions.
PERILAKU KONSUMTIF GENERASI Z: ANALISIS HEDONISME DI KALANGAN PENERIMA KIP Buchori, Willa Putri Malinda; Arianisari, Septiningdyah; Jannah, Lu'lu'ul; Norviana, Syahida
JURNAL STIE SEMARANG Vol 18 No 1 (2026): JURNAL STIE SEMARANG
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33747/stiesmg.v18i1.824

Abstract

This article discusses the consumptive behavior of Generation Z recipients of the Indonesia Smart Card (KIP) with a focus on hedonic analysis and challenges in financial management. This study uses a qualitative approach with in-depth interviews with Generation Z students who are KIP recipients at Yogyakarta State University. Findings indicate variations in financial use and planning, but challenges such as delayed fund disbursement and unexpected expenses hinder their ability to save. KIP recipients struggle to balance hedonism and financial responsibility, with some sacrificing essential needs for hobbies or self-reward, leading to impulsive purchases that often result in regret. Additionally, the social impact of consumerist behavior is evident in the pressure to follow trends, which can lead to bullying and feelings of envy, with many students influenced by the FOMO phenomenon and social media encouraging impulsive spending. This article recommends the need for financial literacy education and social support to help students manage their funds wisely.