Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Bank Soundness and Internal Factors Influencing Profitability: Evidence From Bank Muamalat Indonesia Ahmad Fatoni; Muhamad Nadratuzzaman Hosen; Rahmawati Rahmawati; Kurnia Dwi Sari Utami
Syi`ar Iqtishadi : Journal of Islamic Economics, Finance and Banking Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jiec.v10i1.38449

Abstract

This study aims to analyze the health of Bank Muamalat Indonesia and examine the effect of internal factors on the bank's profitability. The bank health analysis was conducted using the CAMEL, RGEC, and Altman Z-Score approaches for the 2020-2024 period, while the analysis of the influence of internal factors on profitability used the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model with quarterly time series data for the 2017-2024 period, where Return on Assets (ROA) is used as the dependent variable and Financing to Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Operating Expenses to Operating Income (BOPO), and Non-Performing Financing (NPF) as independent variables. The results of the bank health analysis show that Bank Muamalat Indonesia is in a strong and stable financial condition, with relatively stable capital, liquidity, and financing risk, as well as a Z-Score that is consistently in the safe zone, although its profitability performance is still relatively low. The ARDL estimation results show that FDR has a negative effect in the short term but a significant positive effect in the long term on ROA, while CAR, BOPO, and NPF have a significant negative effect on ROA. These findings indicate that although Bank Muamalat has strong financial stability, increasing profitability is highly dependent on optimizing intermediation functions, improving operational efficiency, and managing financing quality.
Pengaruh Risiko Spesifik Bank dan Good Corporate Governance Terhadap Stabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Muhamad Fakhrudin; Ahmad Fatoni
Journal of Trends Economics and Accounting Research Vol 4 No 1 (2023): September 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jtear.v4i1.734

Abstract

This research aims to examine the influence of specific bank risks and Good Corporate Governance (GCG) on the stability of Sharia rural banks in the Province of Banten. The indicators of specific bank risks include Non-Performing Financing (NPF), Operational Cost to Operating Income (BOPO), and Capital Adequacy Ratio (CAR). Meanwhile, the indicators used to assess GCG are the size of the Sharia Supervisory Board (DPS), board of commissioners, and board of directors. This study uses panel data from 8 Sharia rural banks as research samples from June 2020 to June 2022. Based on the regression results using the selected model, which is the Common Effect Model, it was found that partially, the variables CAR, BOPO, and the board of directors have a significant influence on the stability of Sharia rural banks. Meanwhile, simultaneously, all the variables, namely NPF, CAR, BOPO, DPS, board of commissioners, and board of directors, collectively influence the stability of Sharia rural banks in the Province of Banten.
An Efficiency Analysis of Textile and Garment Companies Listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) During the 2016–2024 Period: A Data Envelopment Analysis Approach Dian Sastrawardani; Moh, Mukhsin; Ahmad Fatoni
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i4.31365

Abstract

Penelitian ini menganalisis tingkat efisiensi 12 perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2016-2024 menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan VRS berorientasi output. Variabel input meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya operasional, sedangkan output adalah laba bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perusahaan yang konsisten mencapai efisiensi sempurna (100%) setiap tahun. PT Argo Pantes Tbk mencapai rata-rata efisiensi tertinggi (95,80%), sementara PT Panasia Indo Resources Tbk terendah (79,00%). Mayoritas perusahaan berada pada kategori efisiensi cukup hingga tinggi, namun masih terdapat ruang perbaikan dalam pengelolaan input, terutama biaya bahan baku dan operasional, untuk memaksimalkan laba bersih. Kata Kunci: Efisiensi, Perusahaan Tekstil dan Garmen, ISSI, Data Envelopment Analysis (DEA), Variable Return to Scale (VRS)
Analisis Pengaruh Faktor Internal dan Makroekonomi Terhadap Likuiditas pada Bank Umum Syariah Periode 2017 – 2024 Zerra Shafa Zahara; Moh. Mukhsin; Ahmad Fatoni
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i1.30205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal bank dan faktor makroekonomi terhadap tingkat likuiditas Bank Umum Syariah di Indonesia yang diukur menggunakan Financing to Deposit Ratio (FDR). Faktor internal bank yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Asset (ROA), dan Non Performing Financing (NPF), sedangkan faktor makroekonomi yang diteliti adalah Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, dan tingkat pengangguran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan Bank Umum Syariah serta publikasi resmi instansi terkait selama periode pengamatan tertentu. Metode analisis yang digunakan adalah panel regresi linier berganda dengan menggunakan Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR tidak berpengaruh signifikan, sedangkan ROA berpengaruh positif signifikan, sementara itu NPF berpengaruh negatif signifikan terhadap FDR. Untuk faktor makroekonomi, PDB berpengaruh positif, sedangkan inflasi tidak berpengaruh signifikan dan tingkat pengangguran menunjukkan pengaruh negatif signifikan terhadap FDR. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja internal bank, khususnya profitabilitas dan kualitas pembiayaan, memiliki peran yang lebih dominan dalam menjaga stabilitas likuiditas Bank Umum Syariah dibandingkan faktor makroekonomi. Kata kunci: Likuiditas Bank Syariah, Financing to Deposit Ratio, Faktor Internal Bank dan Makroekonomi.
Pengaruh Pembiayaan Mikro Syariah, Upah Minimum, Pertumbuhan Ekonomi, dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia Alya Bunga Nursilo; Tenny Badina; Ahmad Fatoni
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i2.31156

Abstract

Ketimpangan pendapatan masih menjadi masalah yang cukup serius dalam perekonomian Indonesia. Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata pemerintah berupaya untuk menekan angka ketimpangan pendapatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan mikro syariah, upah minimum, pertumbuhan ekonomi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia. Data yang digunakan tahun 2020-2024 pada 17 provinsi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah model analisis regresi data panel dengan model yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembiayaan mikro syariah dan indeks pembangunan manusia berpengaruh negatif terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia, upah minimum berpengaruh positif terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia.
Analisis Efisiensi Bank Umum Syariah di Indonesia dengan Pendekatan Two Stage Data Envelopment Analysis (DEA) Dirsa Amanda Safitri; Ahmad Fatoni; Kurnia Dwi Sari Utami
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2329

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efisiensi dalam meningkatkan kinerja dan daya saing Bank Umum Syariah di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat efisiensi Bank Umum Syariah serta menguji pengaruh Risiko Pembiayaan Bermasalah (NPF), Struktur Permodalan (CAR), Ukuran Bank (Total Aset), Pertumbuhan Ekonomi (PDB), dan Inflasi terhadap efisiensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Two Stage Data Envelopment Analysis yang dilanjutkan dengan regresi Tobit. Populasi penelitian adalah seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia, sedangkan sampel ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan kelengkapan laporan keuangan selama periode 2021 sampai 2024. Instrumen penelitian berupa studi dokumentasi, dan teknik analisis data dilakukan menggunakan DEA serta Tobit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa bank telah mencapai efisiensi penuh, namun sebagian besar bank masih mengalami inefisiensi yang terutama disebabkan oleh belum optimalnya pembiayaan dan pendapatan operasional. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan pengelolaan pembiayaan, pengendalian risiko, kecukupan modal, dan produktivitas aset perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung efisiensi perbankan syariah.
Dampak Faktor Internal, dan Eksternal terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2019–2024 Pitri Pidiyana; Ahmad Fatoni
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 6 No. 2 (2025): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v6i2.3881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2019–2024. Profitabilitas diukur dengan dua indikator, yaitu Return on Assets (ROA) dan Return on Risk Weight Assets (RORWA). Faktor internal yang dianalisis meliputi ukuran perusahaan, manajemen aset, leverage, dan Financing to Deposit Ratio (FDR). Sementara itu, faktor eksternal mencakup pandemi Covid-19, inflasi, dan Produk Domestik Bruto (PDB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi liniear berganda dan analisis data panel yang diolah melalui perangkat lunak E.views 12. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel manajemen asset, FDR, dan PDB berpengaruh signifikan terhadap ROA dan RORWA. Ukuran Perusahaan, Leverage, Covid-19 berpengaruh signifikan terhadap ROA, dan berpengaruh tidak signifikan terhadap RORWA. inflasi berpengaruh tidak signifikan te.rhadap ROA dan RORWA.
IMPLEMENTASI PROJECT-BASED LEARNING (PBL) UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI SYARIAH DAN PRAKTIKUM Kurnia Dwi Sari Utami; Windiya Saputri; Ahmad Fatoni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/vf324608

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi mahasiswa melalui implementasi Project-Based Learning (PBL) pada mata kuliah Akuntansi Syariah dan Praktikum. Permasalahan yang dihadapi mahasiswa adalah rendahnya kemampuan analisis, kolaborasi, dan pemecahan masalah berbasis kasus nyata. Kegiatan dilaksanakan melalui koordinasi dengan ketua program studi, penyusunan instrumen proyek, pengumpulan data pembelajaran, pendampingan mahasiswa dalam pengerjaan proyek, serta evaluasi hasil proyek. Dibanding metode konvensional yang berpusat pada dosen, PBL memberi nilai tambah melalui tugas berbasis persoalan riil yang menuntut kemandirian, keputusan analitis, dan kerja tim. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan analisis mahasiswa sekitar 25–30%, kualitas kerja sama tim pada 80% kelompok, serta kenaikan partisipasi diskusi sekitar 20%. PBL juga memunculkan kreativitas dalam penyelesaian kasus akuntansi syariah. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata pada peningkatan mutu proses belajar mengajar dan dapat direplikasi pada mata kuliah lainnya untuk memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian (OBE) di perguruan tinggi.
Determinants of Mudharabah Deposits in Islamic Rural Banks in Indonesia: Evidence from the 2020–2024 Period Salma Noor Khalifatuzzahra; Moh Mukhsin; Ahmad Fatoni
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i4.32495

Abstract

Abstrack This study aims to analyze the determinants of mudharabah deposits at Islamic Rural Banks (BPRS) in Indonesia for the period 2020–2024. The variables used include Islamic Rate of Return, conventional bank deposit rates, inflation, and money supply, using monthly secondary data across four deposit maturities — one month, three months, six months, and twelve months. The analytical methods employed are the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) for one-month, three-month, and twelvemonth maturities, and the Error Correction Model (ECM) for the six-month maturity. The results indicate that the influence of the four variables is heterogeneous — varying in direction and significance depending on the maturity and time horizon of the analysis. Simultaneously, all four variables have a significant effect in the long run but are not significant in the short run. Among the four variables, money supply is the most dominant and consistent factor influencing mudharabah deposits across all maturities in the long run, while the influence of the other variables is selective across specific maturities and time horizons. These findings imply that depositors' decisions to place funds cannot be explained by a single factor, but are influenced by a combination of Islamic banking internal factors and macroeconomic conditions that operate differently across each maturity segment. Keywords: Mudharabah Deposits, Islamic Rate of Return, Deposit Interest Rate, Inflation, Money Supply, BPRS Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan deposito mudharabah pada Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia periode 2020–2024. Variabel yang digunakan meliputi Islamic Rate of Return, suku bunga deposito bank umum konvensional, inflasi, dan jumlah uang beredar, dengan data sekunder bulanan pada empat tenor — satu bulan, tiga bulan, enam bulan, dan dua belas bulan. Metode analisis yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk tenor satu bulan, tiga bulan, dan dua belas bulan, serta Error Correction Model (ECM) untuk tenor enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh keempat variabel bersifat heterogen — berbeda arah dan signifikansi tergantung pada tenor dan horizon waktu analisis. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan dalam jangka panjang namun tidak signifikan dalam jangka pendek. Di antara keempat variabel, jumlah uang beredar merupakan faktor paling dominan dan konsisten yang memengaruhi deposito mudharabah di seluruh tenor dalam jangka panjang, sementara pengaruh variabel lainnya bersifat selektif pada tenor dan horizon waktu tertentu. Temuan ini mengimplikasikan bahwa keputusan nasabah dalam menempatkan dana tidak dapat dijelaskan oleh satu faktor tunggal, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal perbankan syariah dan kondisi makroekonomi yang bekerja secara berbeda pada setiap segmen tenor. Kata kunci: Deposito Mudharabah, Islamic Rate of Return, Suku Bunga Deposito, Inflasi, Jumlah Uang Beredar, BPRS
Analisis Bibliometrik Literatur Stabilitas Keuangan Islam Terindeks Scopus (2000–2025) Nuha Ikmalia Hasanah; Ahmad Fatoni; Kurnia Dwi Sari Utami
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stabilitas keuangan Islam merupakan isu yang terus berkembang, tetapi literaturnya masih terpencar sehingga struktur dan arah perkembangan kajiannya belum tergambar jelas. Tujuan penelitian. Memetakan perkembangan literatur stabilitas keuangan Islam melalui pendekatan bibliometrik, guna mengidentifikasi tren publikasi, kontributor utama, kata kunci dominan, serta peluang penelitian di masa mendatang. Metode Penelitian. Objek penelitian berupa 417 dokumen terindeks Scopus dari 107 sumber publikasi yang terbit sepanjang 2000–2025, diperoleh melalui pencarian kata kunci terstruktur dan penyaringan relevansi judul dan abstrak menggunakan aplikasi Rayyan, mengikuti alur Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Analisis dilakukan dengan Biblioshiny (RStudio), mencakup performance analysis untuk menilai kinerja publikasi serta kontribusi penulis, institusi, dan negara, serta science mapping untuk menelaah jaringan kata kunci dan pemetaan tematik. Hasil. Publikasi tumbuh 18,66% per tahun dan bersifat crisis-driven, menguat setelah Krisis Keuangan Global 2008 dan pandemi COVID-19. M. Kabir Hassan menjadi penulis terproduktif dengan 12 artikel, dan Universitas Islam Indonesia menjadi institusi terproduktif dengan 17 artikel. Indonesia mencatat publikasi terbanyak (180 dokumen) meski kolaborasi internasionalnya tergolong rendah, sementara Malaysia menjadi pusat kolaborasi lintas negara yang paling aktif. Kata kunci yang paling sering muncul adalah islamic banks, islamic banking, islamic finance, financial stability, dan credit risk, dengan islamic banks sebagai penghubung utama antartema. Kesimpulan. Pemetaan tema menunjukkan bidang ini tergolong baru, belum sepenuhnya mapan, masih berfokus pada perbankan syariah dengan pendekatan mikroprudensial, dan jejaring antarpenelitinya belum banyak terhubung satu sama lain. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas kajian ke pasar modal syariah, takaful, dan fintech syariah, serta memperkuat skema kolaborasi riset antarnegara.