SYIHABUDIN, SYIHABUDIN
Department Of Islamic Economic, Faculty Of Economics And Business, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Raya Palka KM. 03 Sindangsari, Pabuaran, Serang, Banten Province.

Published : 47 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN SISTEM MARON MASYARAKAT TANI KOTA SERANG DALAM KOMUNIKASI PEMBANGUNAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI BERBASIS SYARIAH SYIHABUDIN, SYIHABUDIN; GUMELAR, RANGGA GALURA; GUMELAR, RANGGA GALURA; MUKHROMAN, IMAN; MUKHROMAN, IMAN
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.909 KB)

Abstract

Masyarakat Tani Provinsi Banten telah melaksanakan kegiatan ekonomi yang berbasis bagi hasil budaya maronsebagai salah satu sistem yang digunakan para petani di Banten khususnya di Kota Serang. Permasalahan yang ada bahwa pada kenyataannya wilayah Kota Serang 50% adalah lahan pertanian, akan tetapi luas lahan ini masih kurang implikasinya terhadap peningkatan produktivitas dari hasil pertanian tersebut juga pada tingkat kesejahteraan dari masyarakat tani di Kota Serang. Oleh karena itu perlu langkah (usaha) untuk bisa berharmonisasi dengan hukum Islam sesuai dengan peraturan yang berlaku terutama dalam hal bagi hasil dan menjadikan sistem ini sebagai saluran komunikasi pembangunan. Penelitian ini melihat pada konteks masyarakat tani di Kota Serang yang tidak seluruhnya menerima pada suatu pola atau sistem yang dikembangkan, hal ini sejalan dengan teori disonansi kognitif. Adapun kedudukan komunikasi pembangunan bertujuan pada capaian pada konsep pembangunan dengan cara memberikan informasi, persuasif, hingga mengubah pada cara pandang dan melibatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan : 1) Bagaimana peran maron dalam komunikasi pembangunan 2).Bagaimana gambaran aktivitas perekonomian masyarakat tani di wilayah Kota Serang.Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan penekanan pada tingkat observasi dan wawancara mendalam. Validasi atas keabsahan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan triangulasi kepada sumber-sumber informan yang memiliki kredibilitas dan kontribusi pada penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sistem maron dapat meningkatkan pendapatan para petani adapun keberlangsungan dan kesuksesan dari sistem ini harus melalui upaya komunikasi pembangunan yang maksimal antara petani, pemerintah dan masyarakat pada umumnya. Kata Kunci: Maron, Komunikasi Pembangunan, Ekonomi Syariah
KRITIK ISLAM TERHADAP SISTEM EKONOMI KONTEMPORER Nasution, Darlaini R; Syihabudin, Syihabudin
ALQALAM Vol 21 No 100 (2004): January - April 2004
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.004 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v21i100.1651

Abstract

Masalah ekonomi adalah masalah yang tidah bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Manusia sebagai makhluk sosial senantiasa tidak pernah puas dengan apa yang telah dimilikinya, sedangkan disisi lain alat yang dapat memuaskan kebutuhan manusia tersebut tersedia dalam jumlah yang terbatas. Karena adanya keterbatasan ketersediaan sumber daya menyebabkan timbulnya dominasi atau penguasaan dari negara satu, yang dalam hal ini negara yang lebih kuat kepada negara yang lebih lemah.Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Suatu sistem ekonomi tidaklah berdiri sendiri. Ia berkaitan dengan falsafah, pandangan dan pola hidup maryarakat tempatnya berpijak. Sebuah sistem ekonomi sesungguhnya merupakan salah satu unsur saja dalam suprasistem kehidupan masyarakat. Ia merupakan bagian dari kesatuan ideologi kehidupan masyarakat di suatu negara. Oleh karenanya, bukanlah hal yang mengherankan apabila dalam perjalanan atau penerapan suatu sistem ekonomi tertentu di sebuah negara terjadi benturan, konflik atau bahkan tentangan. Pelaksanaan suatu sistem ekonomi tertentu di sebuah negara akan berjalan mulus jika lingkungan kelembagaan masyarakat mendukung.Terdapat dua sistem ekonomi yang menguasai dunia yaitu sistem ekonomi kapitalis dan sistem ekonomi sosialis. Sistem ekonomi kapitalis mengakui pemilikan individual atas sumber daya-sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi. Setidak-tidaknya, terdapat keleluasaan yang sangat longgar bagi orang perorangan dalam atau untuk memiliki sumber daya. Kompetisi antar individu dalam memenuhi kebutuhan hidup, persaingan antar badan usaha dalam mengejar keuntungan sangat dihargai. Prinsip keadilan yang dianut oleh sistem ekonomi kapitalis ialah setiap orang menerima imbalan berdasarkan prestasi kerjanya. Sistem ekonomi sosialis adalah sebaliknya. Sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi diklaim sebagai milik negara. Sistem ini lebih menekankan pada kebersamaan masyarakat dalam menjalankan dan memajukan perekonomian. Imbalan yang diterimakan pada orang perorangan didasarkan pada kebutuhannya, bukan berdasarkan jasa yang dicurahkan. Prinsip keadilan yang dianut oleh sistem ekonomi sosialis ialah setiap orang menerima imbalan yang sama.Sistem ekonomi Islam sebagai salah satu sistem ekonomi yang ada, berlainan dengan sistem ekonomi kapitalis yang sangat memuja kebutuhan individu dan berbeda pula dengan sistem ekonomi sosialis komunis yang tidak mengakui hak individu. Islam merupakan jalan tengah yang mengajarkan manusia untuk saling mengasihi, menghargai dan menghormati, akan tetapi tidak melupakan kepentingan pribadi untuk hidup dihargai dan dihormati.
PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN AL-SUNNAH : Kajian Atas Istilah Tarbiyah, Taklim, Tadris, Ta’dib dan Tazkiyah ma'zumi, ma'zumi; Syihabudin, Syihabudin; Najmudin, Najmudin
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 6, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.772 KB) | DOI: 10.17509/t.v6i2.21273

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to identify the synthesis of education in the interpretation of thematic studies of terms containing educational connotations. This article is the result of a literary study (literature) about terms that connotes education in al-Qur'an and al-Sunnah, namely tarbiyah, taklim, tadris, ta’dib and tazkiyah. This research is library research, with a content analysis approach. This study concludes that the five terms that connote to education in their contexts describe the concept of education in a whole synthesis, which is in line with the dynamics of humanity as God’s representative on earth. The five terms are identical with the term da’wah and all its connotations, which indicate that education is an accumulation of Islamic da’wah. The results of this study can be used to formulate the vision, mission and goals of all disciplines and at all levels of education, both formal and nonformal. Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sintesa pendidikan dalam interpretasi kajian tematik istilah-istilah yang tercakup dalam konotasi pendidikan. Artikel ini adalah hasil dari kajian literer (pustaka) tentang istilah-istilah yang berkonotasi dengan pendidikan, yaitu tarbiyah, taklim, tadris, ta’dib dan tazkiyah dalam al-Qur’an dan al-Sunnah. Jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan pendekataan content analysis (kajian isi). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelima istilah yang berkonotasi dengan pendidikan tersebut dalam konteksnya masing-masing mendeskripsikan konsep pendidikan dalam sintesa yang utuh, yang searah dengan dinamika kemanusiaan sebagai wakil Tuhan di muka bumi. Kelima istilah tersebut identik dengan istilah dakwah dan seluruh konotasinya, yang menunjukkan bahwa pendidikan merupakan akumulasi dari dakwah Islam. Hasil dari kajian ini dapat digunakan untuk merumuskan visi, misi dan tujuan dari segala disiplin keilmuan dan pada seluruh jenjang pendidikan, baik formal maupun nonformal.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO-VISUAL ANIMASI PADA HASIL PENELITIAN KETAHANAN PANGAN Rangga Galura Gumelar; Iman Mukhroman; Syihabudin Syihabudin
Jurnal Riset Komunikasi Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v11i1.8161

Abstract

ABSTRAK Tantangan pada era disruptif 4.0, dosen harus dapat memanfaatkan saluran informasi yang beragam saat ini. Artinya dosen sebagai pengajar, dituntut untuk dapat menjelaskan bidang ilmu yang diajarnya sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukannya. Untirta dalam kurun waktu tiga tahun terakhir telah banyak melakukan penelitian-penelitian yang terkait dengan ketahanan pangan lokal yang ada di Provinsi Banten saat ini, khususnya terkait pangan lokal diantaranya Bandeng, Jagung dan Aren. Untuk kemudian dapat menjelaskan dan menyebarluaskan informasi terhadap hasil penelitian tersebut, maka dikembangkan konsep pengembangan media pembelajaran melalui audio visual animasi berdasarkan pada hasil riset ketahanan pangan yang telah dilakukan. Hasil dari audio visual animasi ini kemudian diuji pada 60 mahasiswa Untirta yang dilakukan secara random dengan menggunakan penyebaran kuisoner dengan pengujian t-test. Hasil dari pengujian yang dilakukan didapatkan bahwa pengembangan media pembelajaran ini memberikan pengaruh pada kognitif mahasiswa. Kata kunci: Media Pembelajaran, Audio Visual Animasi, Untirta
Subjective Norms and Behavioral Control; Its Effectiveness On Interest in Sharia Insurance Najmudin Najmudin; Syihabudin Syihabudin
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 8, No 1 (2022): JIEI : Vol. 8, No. 1, 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v8i1.4089

Abstract

This study aims to analyze (1) the effect of subjective norms on interest in sharia insurance at AXA Mandiri Sharia Bank, (2) the effect of behavioral control on interest in sharia insurance at AXA Mandiri Sharia Bank, and (3) the influence of subjective norms and behavioral control on interest in sharia insurance. at AXA Mandiri Sharia Bank. The object of this research is AXA Mandiri Syariah Insurance. Respondents who became the population of this study were AXA Mandiri Syariah Insurance customers, Serang City, Banten Province. The sample taken in this study amounted to 80 respondents. The research method used is quantitative. Methods of data collection using a questionnaire. Data were analyzed using the multiple linear regression method. The results of this study indicate that (1) subjective norms have a significant positive effect on interest in sharia insurance at AXA Mandiri Sharia Bank, (2) Behavioral control has a significant positive effect on interest in sharia insurance at AXA Mandiri Sharia Bank, and (3) subjective norms and behavioral control have a significant positive effect on interest in sharia insurance at AXA Mandiri Sharia Bank.
PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PENGUATAN NASIONALISME MAHASISWA (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi dan Ekonomi Syari’ah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa) Syihabudin Said; Ma’zumi Ma’zumi; Najmudin Najmudin
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh pembelajaran pendidikan Agama Islam terhadap penguatan nasionalisme mahasiswa. Objek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan akuntansi dan ekonomi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan riset deskriptif dan riset kausal. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, melalui penyebaran kuisioner kepada 100 responden dari mahassiwa jurusan akuntansi dan ekonomi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten. Data dari variabel di atas dianalisis dengan menggunakan program SPSS v.19. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa pendidikan agama Islam berpengaruh terhadap penguatan nasionalisme mahasiswa. Hal tersebut ditunjukan dari nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel (497.956>3.98) dan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai alpha (0,000<0,05). besarnya pengaruh pendidikan Agama Islam memberikan pengaruh terhadap penguatan nasionalisme mahasiswa sebesar 83,6 % dan sisanya 16,4 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENANAMAN NILAI MODERASI ISLAM DAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN SALAFI JAMI’ATUL IKHWAN KABUPATEN SERANG BANTEN Najmudin Najmudin; Syihabudin Said; Ma’zumi Ma’zumi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren salafi merupakan lembaga pendidikan non formal yang sudah ada di Indonesia sebelum era kemerdekaan. Sebagai lembaga yang memiliki akar kesejarahan dan tempat yang dianggap barokah, pesantren salafi banyak diminati para pencari ilmu, khususnya ilmu agama. Namun dalam pengajarannya, pesantren salafi hanya menggunakan kurikulum tunggal, yakni kurikulum keagamaan, sebagai konsekwensi logisnya, di pesantren ini tidak diajarkan ilmu pendidikan dan kewarganegaraan sebagai sumber dari wawasan kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali kurikulum pondok pesantren salafi, penanaman nilai-nilai kebangsaan pada santri, pengembangan pemikiran moderasi Islam dan aktualisasi santri terhadap moderasi Islam dan wawasan kebangsaan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan FGD. Model analisis data yang digunakan adalah model analisis data Miles dan Huberman, dimana proses analisisnya dibagi ke dalam tiga bagian, reduksi data, supply data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, kurikulum pesantren salafi Jami’atul Ikhwan tersusun dari kitab-kitab kuning dan kegiatan ekstrakurikuler seperti Muhadlarah, tilawatul Quran, Marhaban, Yalil, Tawassul dan Barjanji. Penanaman nilai-nilai kebangsaan pada santri dilakukan melalui pembelajaran kitab-kitab kuning, budaya pondok, rutinitas pondok dan ekstrakurikuler. Pengembangangan pemikiran moderasi Islam dilakukan melalui kitab tauhid, kitab fikih dan kitab akhlak serta melalui budaya dan rutinitas pondok. Adapun aktualisasi santri terhadap moderasi Islam dilakukan dengan jalan mengamalkan kitab tauhid, fikih dan akhlak yang sudah dipelajari dari kyai dan ustad. Adapun Nilai-nilai kebangsaan meliputi menghormati dan menghargai segala perbedaan, menjaga persatuan, cinta tanah air, membela tanah air dan sebagainya teraktualisasi dalam mindset dan  sikap santri dalam kehidupan keseharian mereka di pesantren. 
TAREKAT SYADZILIYAH Perkembangan dan Ajaran-Ajarannya (Studi di Pondok Pesantren manbaul ulum Kesuren Sumur Pecung Serang) Syihabudin Syihabudin
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTarekat adalah jalan atau metode untuk sampai kepada Allah Swt. Tarekat merupakan metode yang harus ditempuh oleh seorang sufi dengan aturan-aturan tertentu sesuai dengan petunjuk guru agar sedekat mungkin dengan Allah. Tarekat terkait erat dengan tasawuf. Tasawuf adalah ilmu untuk mengetahui keadaan jiwa, baik maupun buruk. Kemudian bertekat untuk mensucikan jiwa tersebut dari sifat-sifat buruk, diisi dengan sifat-sifat yang baik serta berusaha merambah jalan (Suluk) untuk berada dekat disisi Allah Swt. Pemikiran yang mendasari tasawuf adalah karena Allah merupakan dzat yang suci, maka dzat yang suci itu tidak akan dapat didekati kecuali oleh sesuatu yang suci, dalam mendekatkan diri kepada Allah, para sufi biasanya melalui tahapan-tahapan (maqamat). Maqomat menurut al Gojali untuk mencapai kejernihan hati adalah: Takhaliyah (Pengosongan hati) dari selain Allah, Tahali (Pengisian dengan akhlak terpuji), Tajalli (Merasakan adanya tuhan). Ada juga melalui dengan dzikir, riyadoh (melatih), mujahadah, taubat, sabar, ridho, juhud, mahabah dan makrifat. Dalam perjalanan sejarahnya tarekat mengalami perkembangan dari masa ke masa. Periode pertama, tarekat berarti jalan menuju Allah bagi sufi secara individual, kedua tarekat adalah jalan menuju Allah dibawah bimbingan guru atau mursyid, ketiga tarekat menjadi organisasi tasawuf, dimana murid berkumpul disuatu tempat yang biasa disebut ribat, zawiyah, atau khanqahI untuk melakukan latihan-latihan rohani (dzikurullah) yang materi pokoknya adalah membaca istighfar, membaca shalawat nabi dan membaca dzikir naïf itsbat dan ism dzat secara bersama dibawah bimbingan guru (mursyid), yang di dalamnya terdapat ajaran-ajaran (amaliyah), aturan-atuarn (adab), kepemimpinan (mursyid), hubungan antara mursyid-mursyid atau antara guru dengan anggota tarekat, wasilah, rabithah, silsilah, ijazah, suluk, dan ritual-ritual seperti bai’ah atau talqin, Khushushiyah, haul dan manaqib. Dan semuanya itu untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.Kata kunci: Tarekat Syadziliyah, perkembangan ajaran-ajarannya, Ponpes Manbaul Ulum Serang
EPISTEMOLOGI DIKOTOMI ILMU Ma’zumi Ma’zumi; Najmudin Najmudin; Syihabudin Said
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dikotomi ilmu, dalam klasifikasi ilmu agama dan ilmu umum, menjadi polemik di kalangan para ahli. Epistemologis menjadi dasar filosofis menemukan akar persinggungan dan soulsi membangun mindset. Ilmu sebagai alat atau pedoman berprilaku dan beraktifitas, guna memaksimalkan potensialitas diri dalam rangka pengabdian diri kepada Allah, tidak dibedakan oleh ilmu agama atau umum, sebagaimana Allah mencakup segala displin keilmuan. Ilmu dan manusia dengan segala potensinya menentukan kualitas dirinya sebagai abid. Agama sebagai sistem kehidupan, berbagai disiplin keilmuan, keahlian, dan bidang pekerjaan, menjadi sunnatullah muncul dan berkembang dalam dinamisasi dan harmonisasi kehidupan di berbagai ranah, membangun kasalihan diri dan sosial. Jika dikotomi ilmu yang ambivalen terus bertahan dalam ranah keilmuan, maka tujuan ilmu dan pendidikan akan jauh dari cita-cita Islam.
Evaluation Of Arabic Learning Using The Kahoot Application In The Pandemic Era Of Covid-19 Mira Mira; Syihabudin Syihabudin; Yayan Nurbayan
Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab & Kebahasaaraban Vol 4, No 2 (2020): Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpba.v4i2.8930

Abstract

This study aims to measure the extent of the benefits of technological development as a means of academic evaluation. On this occasion, the researcher chose the Kahoot program as a model, a game-based smartphone learning program used as a school and educational stream designed by two scientists from the University of Norway. Researchers use the program of using the Kahoot program in the implementation process for students participating in Arabic language training courses at the Language Center of the State Islamic University of Sunan Gunung Djati Bandung, the results of the study show that this program is of great use to teachers when they show tables that are more effective and efficient, because of the program. It is easy to use question setting by teachersand teachers. It is reliable and can predict the results of decisions after students have answered questions. Apart from that, this program also provides students with fun games such as game programs and can also be accessed easily via smartphones. Researchers hope that this study's results can provide additional information and input for teachers to increase the use of technology in the online teaching and learning process, especially during the Covid-19 epidemic, so that the teaching and learning process is more exciting effective.