Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Wastafel Portabel Sistem Injak Sebagai Piranti Pendukung Protokol Kesehatan Di Masa Adaptasi Baru Dwi Mulyono, Wahyu; Gde Agus Yudha Prawira Adistana; Heri Suryaman
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3331

Abstract

Penyebaran pandemi COVID-19 dapat diminimalisir dengan melakukan upaya non medis seperti social distancing dan Gerakan Masyakat Sehat (GERMAS). Salah satu hal sederhana yang dapat dilakukan dalam rangka mewujudkan gerakan hidup sehat adalah dengan membersihkan area tangan (telapak tangan). Terdapat dua metode yang disarankan oleh WHO untuk membersihkan area tangan yakni rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Permasalahan yang terjadi di lapangan adalah terbatasnya tempat cuci tangan yang mudah dijangkau. Oleh karena itu, tujuan pengabdian ini adalah untuk mengadakan dan mendistribusikan wastafel portabel dengan sistem injak ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mudah digunakan, dapat meminimalisir kontak, dan mudah dipindahkan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat diharapkan mampu mendorong masyarakat agar lebih rajin untuk membersihkan area tangan sehingga resiko terjangkit COVID-19 dapat dikurangi. Pengabdian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2, 3, 5, dan 7 Surabaya. Pelaksanaan PKM dimulai dari survey dan koordinasi dengan mitra. Selanjutnya adalah menyiapkan wastafel portabel yaitu pembuatan atau perakitan. Kegiatan selanjutnya adalah distribusi wastafel portabel ke SMK.
WORKSHOP PENULISAN BUKU AJAR DAN ARTIKEL ILMIAH DI SMK NEGERI 5 SURABAYA Heri Suryaman; Suparji; Soeparno; Gde Agus Yudha Prawira Adistana; Djoni Irianto; Hendra Wahyu Cahyaka
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v10i2.34675

Abstract

One of the main problems with the implementation and teaching and learning process is the need for teachers for textbooks as teaching aids. This is because textbooks function as teaching aids to deliver lessons. With Permenpan and RB No. 16 concerning Teacher Functional Positions and Credit Points, the second problem regarding teacher scientific publications is further strengthened. Initially, teachers who were promoted from Group IV/a and above were only required to publish scientific publications, but now, with this Permenpan and RB, teachers who were promoted to Group III/c must do so. Then, in the analysis of the situation, several teachers at SMK Negeri 5 Surabaya still lacked knowledge and skills in making textbooks and scientific articles. The implementation methods used were socialization, training, practice, and sustainability of PKM activities. Therefore, the Unesa PKM team provided training to make textbooks and scientific articles through workshop activities on writing textbooks and scientific articles. The results of the PKM implementation showed that 86% of participants experienced an increase in knowledge regarding writing textbooks and scientific articles. This activity can improve the quality of writing skills for textbooks and scientific articles.
Meta-Analisis Penerapan Blended Learning dan Pemilihan Media Online yang Digunakan Terhadap Hasil Belajar Mega Putriana; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.1995

Abstract

Perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat dalam dunia pendidikan, salah satunya yaitu pendidikan yang dapat dilaksanakan secara online. Pembelajaran online yang dimaksud adalah blended learning, dengan diadakannya model blended learning diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan dalam kegiatan pembelajaran terutama pada hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini dilakukan meta-analisis terhadap 15 artikel dari jurnal nasional mengenai penerapan model pembelajaran blended learning terhadap hasil belajar, metode meta-analisis digunakan untuk mencari nilai effect size yang dapat mengkategorikan keberhasilan blended learning. Proses pembelajarannya didukung dengan penggunaan media atau platform yang menjadi fasilitas perantara antara guru dengan siswa, jenis platform yang digunakan dalam 15 artikel tersebut adalah Google Classroom dengan nilai ES = 0,94, Edmodo dengan dengan nilai ES = 0,81, Whatsapp dengan nilai ES = 2,41, Web Enhanced Course dengan nilai ES = 1,34, Quipper School dengan nilai ES = 0,76 ,dan LMS dengan nilai ES = 2,30. Hasil kategori effect size tersebut masuk kedalam efek sedang hingga tinggi, yang artinya dari meta-analisis terhadap 15 artikel dari jurnal ilmiah menunjukkan bahwa penerapan blended learning terbukti mampu meningkatkan hasil belajar pada siswa.
ANALISIS KELAYAKAN MEDIA VIDEO TUTORIAL PADA MATA KULIAH MENGGAMBAR BANGUNAN SIPIL JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA AHMAD NASHIRUDDIN; GDE AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25197

Abstract

Abstrak Proses pembelajaran diperlukan adanya faktor eksternal yaitu berupa alat atau media agar penyampaian materi dapat dipahami dengan lebih baik. Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan angkatan 2015-2016 Jurusan Tekik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya ditemukan informasi bahwa, mahasiswa kesulitan menalar perintah menggambar dengan AutoCAD, hal ini disebabkan media yang digunakan adalah konvensional yaitu dengan contoh gambar kalkir dan demonstrasi dari dosen. Media pembelajaran berupa video tutorial sebagai media pembelajaran yang efektif dalam menerangkan penggunaan AutoCAD sesuai prosedur menggambar bangunan sipil, diharapkan dapat membantu mahasiswa dapat menalar dan kemudian menerapkan pada gambar dengan mudah. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan penjelasan secara deskriptif untuk mengetahui pengembangan media video tutorial. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Bangunan angkatan 2017 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya dengan jumlah 39 mahasiswa. Besarnya sampel dalam penelitian ini dihitung menggunakan rumus Nomogram Harry King, dan hasil perhitungan menunjukkan sampel dalam penelitian ini minimal 20. Hasil peneltian ditunjukkan dengan hasil validasi dan hasil angket respon. Hasil validasi oleh dua dosen, media tutorial ini secara keseluruhan mendapatkan nilai rata-rata 77,44%, maka video tutorial mendapat predikat layak berdasarkan tabel Riduwan(2013: 39-41). Hasil dari angket respon menunjukkan rata-rata dari keseluruhan angket respon siswa menghasilkan penilaian 78,83%, berdasarkan kriteria yang dikutip dari Riduwan (2013: 39-41), maka secara umum respon mahasiswa adalah tegolong baik (B). Kata Kunci : Validasi, Angket Respon, Deskripti Kuantitatif. Abstract The learning process requires the existence of external factors in the form of tools or media so that the delivery of material can be better understood. In the 2015-2016 Building Engineering Education Study Program Students of the Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Surabaya State University found information that students found it difficult to reason with drawing commands with AutoCAD, this was due to the conventional media that is by example tracing images and demonstrations from lecturers. Learning media in the form of video tutorials as an effective learning media in explaining the use of AutoCAD according to the procedure of drawing civil buildings, is expected to help students to reason and then apply it to images easily. This study uses quantitative descriptive with descriptive explanations to find out the development of video tutorial media. The population in this study includes all students of the 2017 Building Engineering Education Study Program of the Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Surabaya State University with a total of 39 students. The size of the sample in this study was calculated using Harry Kings Nomogram formula, and the calculation results showed the sample in this study was at least 20. The results of the research are indicated by the results of the validation and the results of the response questionnaire. The results of the validation by two lecturers, this tutorial media as a whole gets an average value of 77.44%, then the tutorial video gets a decent title based on Riduwans table (2013: 39-41). The results of the response questionnaire showed the average of the overall student response questionnaire produced an assessment of 78.83%, based on the criteria quoted by Riduwan (2013: 39-41), in general the student response was good (B). Keywords: Validation, Response questionnaire, Quantitative Descriptions.
PENERAPAN MEDIA VIDEO 3D SKETCHUP GAMBAR DETAIL KOLOM DAN BALOK PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG KELAS XI DPIB SMK NEGERI 1 SIDOARJO MUHAMMAD HARDIANSYAH; GDE AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i2.27056

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan perangkat pembelajaran menggunakan media video 3D Sketchup; (2) keterlaksanaan pembelajaran menggunakan media video 3D Sketchup; (3) hasil belajar siswa menggunakan media video 3D. Desain penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan model One-Shot Case Study. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sidoarjo tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 33 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah (1) lembar validasi kelayakan perangkat pembelajaran; (2) lembar keterlaksanaan pembelajaran; (3) lembar hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) analisis kelayakan perangkat pembelajaran; (2) analisis keterlaksanaan pembelajaran; (3) analisis hasil belajar siswa; (4) hipotesis penelitian menggunakan uji-t satu pihak kiri. Hasil penelitian ini adalah (1) presentase rata-rata hasil kelayakan perangkat pembelajaran 78% dalam kategori baik; (2) presentase hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 mendapatkan 79% dalam kategori baik, pada pertemuan 2 mendapatkan 82% kategori sangat, jadi rata-rata keseluruhan mendapatkan sebesar 81% dalam kategori sangat baik; (3) nilai hasil belajar siswa pada aspek penilaian sikap (afektif) menunjukkan presentase 81% dalam kategori sangat baik. aspek pengetahuan (kognitif) menunjukkan presentase 79% dalam kategori baik. Sedangkan dalam aspek keterampilan (psikomotorik) menunjukkan presentase 82% dalam kategori sangat baik. jadi rata-rata keseluruhan mendapatkan sebesar 81% dalam kategori sangat baik. Kata kunci: Media Video 3D, Sketchup, Hasil Belajar Siswa. Abstract The purpose of this study was to find out (1) the feasibility of learning devices using Sketchup 3D video media; (2) the implementation of learning using Sketchup 3D video media; (3) student learning outcomes using 3D video media. The design of this study is an experimental study using the One-Shot Case Study model. The study sample was a class XI student of SMK Negeri 1 Sidoarjo in the 2018/2019 academic year, totaling 33 students. The research instruments used were (1) the feasibility validation sheet of the learning device; (2) learning implementation sheet; (3) learning outcomes sheet. Data analysis techniques used are (1) feasibility analysis of learning devices; (2) analysis of the implementation of learning; (3) analysis of student learning outcomes; (4) the research hypothesis uses the one-t test on the left. The results of this study are (1) the average percentage of the feasibility of learning devices 78% in the good category; (2) the percentage of the results of the implementation of learning at 1st meeting get 79% in the good category, at the second meeting get 82% the very category, so the overall average gets 81% in the excellent category; (3) the value of student learning outcomes in the aspect of attitude assessment (affective) shows a percentage of 81% in the excellent category. aspects of knowledge (cognitive) show a percentage of 79% in the good category. While in the aspect of skills (psychomotor) shows a percentage of 82% in the excellent category. so the overall average gets 81% in the very good category. Keywords: 3D Media Video, Sketchup, Student Learning Outcomes.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN AUTOPLAY MEDIA STUDIO PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI JENIS-JENIS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI MOKHAMMAD DICKY KURNIAWAN; GDE AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.27670

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dan ketuntasan belajar siswa menggunakan media pembelajaran autoplay media studio. Desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design. Pelaksanaannya di SMK Negeri 1 Kemlagi, jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dan waktu penelitian dilakukan pada semester gasal tahun ajaran 2018/2019. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas X DPIB 2 dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X DPIB 1 dengan jumlah 31 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisa kelayakan perangkat pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran, ketuntasan belajar dan uji hipotesis dengan one sample t test dan independent sample t test. Data analisa memaparkan ketuntasan belajar siswa, sekaligus memperkuat ketuntasan belajar siswa meningkat dikarenakan oleh treatment penerapan pembelajaran menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction) yang sebelumnya sudah diterapkan pada pembelajaran sehari-hari pada kelas X DPIB digabungkan dengan media pembelajaran interaktif autoplay media studio terbukti dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa, terlihat dengan jumlah siswa mencapai KKM (tuntas) sebanyak 25 siswa dan siswa berada di bawah KKM (tidak tuntas) sebanyak 5 siswa, dibandingkan dengan kelas kontrol dengan jumlah siswa mencapai KKM (tuntas) sebanyak 20 siswa dan siswa berada di bawah KKM (tidak tuntas) sebanyak 11 siswa Kata Kunci : Autoplay Media Studio, Keterlaksanaan Pembelajaran, Ketuntasan Belajar. Abstract This study aims to determine the feasibility of learning and completeness of student learning using autoplay media studio learning media. The research design used was a non equivalent control group design. The implementation is in State Vocational School 1 Kemlagi, majoring in Model Design and Building Information (DPIB) and the time of research is conducted in the odd semester of the 2018/2019 academic year. The sample used was class X DPIB 2 students with 30 students as the experimental class and students in class X DPIB 1 with 31 students as the control class. The data analysis technique used is descriptive analysis by analyzing the feasibility of learning devices, the feasibility of learning, mastery learning and hypothesis testing with one sample t test and independent sample t test. Analysis data describes the completeness of student learning, while strengthening student mastery learning due to the treatment of the application of learning using direct instruction models that were previously applied to daily learning in class X DPIB combined with autoplay media learning studio media proved to improve student learning completeness, seen by the number of students reaching KKM (complete) as many as 25 students and students under the KKM (incomplete) as many as 5 students, compared with the control class with the number of students reaching KKM (complete) as many as 20 students and students are under KKM (incomplete) as many as 11 students Keywords : Autoplay Media Studio, Implementation of, Learning Completeeness.
PENERAPAN BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA KOMPETENSI DASAR MEMPRESENTASIKAN JENIS-JENIS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI NUR ALI; GDE AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i2.30732

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MEDIA PERAGA DAN AUTOCAD 3D PADA MATERI GAMBAR DETAIL KUSEN PINTU DAN JENDELA (SMK Negeri 2 Bojonegoro) SITI AISYAH; GDE AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i2.31532

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (a) Keterlaksanaan model pembelajaran CTL; (b) Hasil belajar; (c) Ketuntasan hasil belajar antara kelas yang menggunakan model pembelajaran CTL dan kelas yang menggunakan model pembelajaran MPL. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment menggunakan tipe Posttest-Only Control Design. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 2 Bojonegoro pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XII DPIB 1 sebanyak 35 siswa dan kelas XII DPIB 2 sebanyak 36 siswa. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket keterlaksanaan model pembelajaran dan tes hasil belajar. Teknik analisis data berupa analisis lembar pengamatan keterlaksanaan model pembelajaran, uji-t dua pihak dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (a) Keterlaksanaan model pembelajaran CTL pada tatap muka pertama memperoleh persentase sebesar 82%, selanjutnya pada tatap muka kedua menunjukkan kenaikkan dengan persentase sebesar 91%. Persentase keterlaksanaan kegiatan pembelajaran pada pertemuan pertama dan kedua sebesar 9%; (b) Hasil belajar kelas dengan model pembelajaran CTL diperoleh rata-rata nilai sebesar 90, sedangkan hasil belajar siswa kelas kontrol dengan model pembelajaran MPL diperoleh nilai rata-rata sebesar 87; (c) Kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditentukan yaitu 80. Ketuntasan hasil belajar pada kelas dengan model pembelajaran CTL terdapat 1 siswa (3%) mendapat nilai < 80 dan 34 siswa (97%) mendapat nilai > 80. Sedangkan, hasil belajar dengan model pembelajaran MPL terdapat 4 siswa (11%) mendapat nilai < 80 dan 32 siswa (89%) mendapat nilai > 80. Penerapan model pembelajaran CTL terlaksana dengan baik, dan terdapat perbedaan hasil belajar dimana kelas dengan model pembelajaran CTL memperoleh rata-rata nilai lebih tinggi dibandingkan tanpa model CTL. Kata Kunci : Contextual Teaching and Learning, Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar. Abstract This study aims to determine (a) The enforceability of learning model CTL and, (b) Learning Outcomes. (c) Complete results of studying between classes using model study of CTL and class that using model study of MPL. This type of research is quasi-experiment using a type Posttest-Only Control Design. The research was conducted at SMK Negeri 2 Bojonegoro in the first semester of the school year 2019/2020. The samples in this research are XII DPIB 1 class as many as 35 students and XII DPIB 2 class as many as 36 students. Data collection techniques in this study using the implementation learning model and test results of study analysis data. The technique of analysis device sheet observation, t-test two parties and the percentage of completeness. The results showed that (a) Enforcebility of learning models CTL in the face first, obtain a percentage of 82%, and then in the face both show an increase in the percentage of 91%. The percentage of enforceability models CTL increase from first and second meetings of 9%. (b) Results grade with learning models CTL obtained an average score of 90, while the student learning outcomes control class with a learning models MPL obtained an average value of 87. (c) a minimum completeness criteria (KKM) determined that 80, completeness the analysis of learning outcomes in the classroom with model CTL are 1 student (3%) getting a value of <80 and 34 students (97%) getting a value of >80. While, learning outcomes with model MPL there are 4 students (11%) getting a value of <80 and 32 students (89%) getting a value of >80.The application of CTL model in enforceability done very well, and there are differences in learning outcomes in the class with CTL model scores higher on average than class without CTL model. Keywords : Contextual Teaching and Learning, Enforceability of Learning, Learning Outcomes.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT PRESENTATION, ANIMATION TUTORIAL VIDEO BERBASIS VIRTUAL LEARNING PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR KONSTRUKSI BANGUNAN DAN TEKNIK PENGUKURAN TANAH DI SMK NEGERI 2 SURABAYA NANSEKH NAUFAL KARIM; GDE AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i1.32587

Abstract

Gde Agus Yudha Prawira Adistana Dosen Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Abstrak Telah dilakukan penelitian pengembangan media pembelajaran powerpoint presentation, animation tutorial video berbasis virtual learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan perangkat pembelajaran menggunakan media virtual; (2) keterlaksanaan pembelajaran menggunakan media virtual; (3)hasil belajar siswa menggunakan media virtual. Desain penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan model Research and Development (R & D). Sampel penelitian adalah siswa kelas X SMK Negeri 2 Surabaya tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 39 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah (1) lembar validasi kelayakan perangkat pembelajaran; (2) lembar keterlaksanaan pembelajaran; (3) lembar hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) analisis kelayakan perangkat pembelajaran; (2) analisis keterlaksanaan pembelajaran; (3) analisis hasil belajar siswa.Hasil penelitian ini adalah (1) presentase rata-rata hasil kelayakan perangkat pembelajaran 83% dalam kategori sangat baik; (2) presentase hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 mendapatkan 79% dalam kategori baik, pada pertemuan 2 mendapatkan 82% kategori sangat, jadi rata-rata keseluruhan mendapatkan sebesar 81% dalam kategori sangat baik; (3) nilai hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan (kognitif) menunjukkan presentase 82% dalam kategori sangat baik. Kata kunci: Research and Development, Analisis keterlaksanaan pembelajaran, Teknik analisis data. Abstract Research on the development of PowerPoint presentation learning media, animation tutorial videos based on virtual learning has been carried out. The purpose of this study was to find out (1) the feasibility of learning devices using virtual media; (2) the implementation of learning using virtual media; (3) student learning outcomes using virtual media. The design of this study is an experimental study using the Research and Development (R & D) model. The research sample was class X students of State Vocational High School 2 Surabaya in 2018/2019 academic year totaling 39 students. The research instruments used are (1) the feasibility validation sheet of the learning device; (2) learning implementation sheet; (3) learning outcomes sheet. Data analysis techniques used are (1) feasibility analysis of learning devices; (2) analysis of the implementation of learning; (3) analysis of student learning outcomes. The results of this study are (1) the average percentage of the feasibility of 83% learning devices in the excellent category; (2) the percentage of the results of the implementation of learning at 1st meeting get 79% in the good category, at the second meeting get 82% the very category, so the overall average gets 81% in the very good category; (3) the value of student learning outcomes in the aspect of knowledge (cognitive) shows a percentage of 82% in the excellent category. Keywords: Research and Development, Analysis of the feasibility of learning, Data analysis techniques.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF LECTORA INSPIRE SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN PERAWATAN GEDUNG KELAS XI KGSP DI SMKN 5 SURABAYA JESICA PEBERTIGA BR GINTING; Gde Agus Yudha Prawira Adistana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v8i1.51047

Abstract

Situasi pandemi yang masih terus berlangsung selama lebih kurang 2 (dua) tahun ini memaksa segala aspek kehidupan, termasuk pendidikan, harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi saat ini. Pemilihan dan penggunaan media harus tepat disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan situasi saat ini sehingga proses pembelajaran dapat tepat sasaran. Oleh karena itu, diperlukan media yang mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif. Satu di antaranya adalah media pembelajaran interaktif Lectora Inspire. Tujuan penelitian berikut ialah guna mengetahui kelayakan perangkat dan media, hasil belajar siswa, serta respon peserta didik terhadap media Lectora inspire. Metode yang dipakai ialah metode eksperimen menggunakan jenis metode Quasi Eksperimen ataupun eksperimen semu. Kelayakan perangkat pembelajaran dan media berdasar dari para ahli memperlihatkan kelayakan dari RPP, silabus , soal pretest dan postest, dan media Lectora Inspire adalah sangat layak. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum serta setelah penerapan media pembelajaran interaktif Lectora Inspire sebagai inovasi pembelajaran pada mata pelajaran perawatan Gedung di kelas XI KGSP SMKN 5 Surabaya. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan hasil belajar menggunakan Lectora Inspire dari nilai pretest ke postest dengan rata-rata peningkatan tersebut sejumlah 15,50 pada kelas eksperimen serta 14,50 pada kelas kontrol. Analisis uji hipotesis menghasilkan nilai signifikasi lebih kecil dari nilai signifikasi 0,05 (0,000<0,05) memperlihatkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Rata-rata respon siswa di kelas eksperimen (XI KGSP 3) adalah Sangat setuju dalam penggunaan media pembelajaran Lectora Inspire pada mata pelajaran Perawatan Gedung yaitu interval 31 < skor ? 40 dengan kategori sangat setuju terdapat frekuensi rata-rata sebesar 31 atau 100%.