Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kepemimpinan Visioner Kaitannya Dengan Bantuan Sosial (Bansos): Inisiatif Pengabdian Masyarakat Di Kantor Camat Bandar Huluan Soraya, Nana; Herman, Herman; D Nainggolan, Anju Bherna; Butarbutar, Diana Florenta
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i4.1750

Abstract

Hubungan antara kepemimpinan visioner dan Bantuan Sosial (Bansos) terletak pada bagaimana pemimpin melihat Bansos sebagai alat strategis untuk mencapai tujuan jangka panjang, yaitu kemandirian ekonomi masyarakat, bukan sekadar bantuan jangka pendek. Selain itu, sesuai dengan Visi 2024-2025 (Pemerintahan Prabowo-Gibran): Pemerintah berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas program bansos seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), PKH, BPNT, dan Program Indonesia Pintar (PIP), dengan fokus pada keberlanjutan dan penyaluran yang tepat sasaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, dan berbagi pengalaman. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari Kamis, 11 Desember 2025, pukul 10.00 WIB, bertempat di Balai Nagori Tanjung Hataran Kecamatan Bandar Huluan kabupaten Simalungun, dengan Nara sumber : Nana Soraya,SE ( Selaku Kasi Kessos ) . Dari kegiatan ini bisa diambil kesimpulan bahwa bansos yang dikelola dengan kepemimpinan visioner tidak menciptakan "mental bansos", melainkan menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi. Kepemimpinan visioner memastikan bansos menjadi bagian dari struktur perlindungan sosial yang kokoh dan berkelanjutan.
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress dan Non Distress Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks Saham Syariah Indonesia Tahun 2022-2024 Butarbutar, Diana Florenta; Purba, Julina; Alamin, Ahmad Jet; Purnawan, Yohan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan terhadap kondisi financial distress pada perusahaan sektor pertanian, pertambangan, serta industri dasar dan kimia yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari sepuluh rasio keuangan, yaitu Current Ratio, Quick Ratio, Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity (ROE), Return on Assets (ROA), Total Assets Turnover, Fixed Assets Turnover, Sales Growth, dan Net Income Growth. Sementara itu, variabel dependen adalah kondisi financial distress perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD) dan situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 131 perusahaan sebagai sampel penelitian, dengan rincian 42 perusahaan tidak mengalami financial distress dan 14 perusahaan mengalami kondisi tersebut selama periode pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner (binary logistic regression) untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap probabilitas terjadinya financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, rasio keuangan yang berpengaruh signifikan terhadap kondisi financial distress adalah Debt to Equity Ratio, Debt to Asset Ratio, Return on Equity, dan Return on Assets. Hal ini menunjukkan bahwa struktur permodalan dan tingkat profitabilitas perusahaan memiliki peran penting dalam memprediksi potensi kesulitan keuangan. Sementara itu, rasio lainnya seperti Current Ratio, Quick Ratio, Total Assets Turnover, Fixed Assets Turnover, Sales Growth, dan Net Income Growth tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi financial distress.
Pengaruh Corporate Governance Terhadap Praktek Manajemen Laba Pada Sektor Keuangan di Indonesia Pandia, Novika; Butarbutar, Diana Florenta; Saragih, Jopinus Ramli; Alamin, Ahmad Jet; Purnawan, Yohan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan dan karakteristik perusahaan terhadap variabel dependen pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang diakses melalui situs resmi BEI serta Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Sampel penelitian terdiri dari 56 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan dan konsistensi laporan keuangan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel dependen, dengan tingkat signifikansi masing-masing sebesar 0,027 dan 0,036. Net income berpengaruh positif dan sangat signifikan dengan nilai signifikansi 0,000, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Di sisi lain, Dewan Direksi dan Dewan Komisaris tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Model penelitian juga menunjukkan konstanta yang signifikan dengan nilai koefisien sebesar 0,241. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan dan kinerja keuangan perusahaan memiliki peran penting dalam memengaruhi variabel yang diteliti, sementara peran Dewan Direksi dan Komisaris relatif kurang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi investor dan manajemen dalam pengambilan keputusan serta memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan di pasar modal Indonesia.