Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Moluccas Health Journal

Edukasi Seksual Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak: Literatur Review Indah Benita Tiwery
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v4i3.951

Abstract

Children's age is a very vulnerable age because children's cognitive development is still developing and immature. Children still need assistance so they are more at risk of getting violence, both physically, psychologically, and sexually. The purpose of the literature review is to identify sexual health education as an effort to prevent sexual violence in children. Search articles using 2 databases, namely Google Scholar, and Proquest, Ebsco. Based on the search results obtained 1,838 articles but only 7 articles met the inclusion criteria. From the article, it was found that sexual education had a significant effect on the prevention of sexual violence in children. Sexual education can be given to increase knowledge. To children, it can be done through discussion methods, movements and songs, stories and videos, to parents through lectures and leaflets, to health cadres through the leaflet method. Therefore, promotive efforts in preventing sexual violence through education must continue to be improved. Nurses can play a role in these activities.
Edukasi Seksual Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak: Literatur Review Tiwery, Indah Benita
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 3 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v4i3.951

Abstract

Children's age is a very vulnerable age because children's cognitive development is still developing and immature. Children still need assistance so they are more at risk of getting violence, both physically, psychologically, and sexually. The purpose of the literature review is to identify sexual health education as an effort to prevent sexual violence in children. Search articles using 2 databases, namely Google Scholar, and Proquest, Ebsco. Based on the search results obtained 1,838 articles but only 7 articles met the inclusion criteria. From the article, it was found that sexual education had a significant effect on the prevention of sexual violence in children. Sexual education can be given to increase knowledge. To children, it can be done through discussion methods, movements and songs, stories and videos, to parents through lectures and leaflets, to health cadres through the leaflet method. Therefore, promotive efforts in preventing sexual violence through education must continue to be improved. Nurses can play a role in these activities.
Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Terhadap Kepatuhan Hand hygiene five moments di Rumah Sakit KH. Daud Arif Anggryni, Meri; Tiwery, Indah Benita; Suwandi, Cucuk
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 7, No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v7i1.1516

Abstract

Hand hygiene five momentsmerupakan langkah penting dalam mencegah infeksi Health care-Associated Infections (HAIs) yakni jenis infeksi yang paling sering ditemukan pada pasien yang di rawat inap. Oleh karena itu perawat sebagai tenaga keseahatan yang paling sering kontak dengan pasien harus patuh melakukan Hand hygiene five moments five moments. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi perawat terhadap kepatuhan melakuan hand hygiene five moments five moments. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dilakukan di RS. KH. Daud Arif dengan total sampling yakni 50 responden. Hasil penelitian berdasarkan uji chi-square, diketahui ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan perawat melakukan Hand hygiene five momentsdi RS. KH. Daud Arif Tahun 2024 (P-value 0,000), dan ada hubungan signifikan antara motivasi perawat dengan kepatuhan perawat melakukan Hand hygiene five momentsdi RS. KH. Daud Arif Tahun 2024 (P-value 0,000). Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya HAIs perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan motivasi perawat melakukan hand hygiene five moments. Kata kunci: hand hygiene five moments five moments; kepatuhan, motivasi; pengetahuan
Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Dalam Percakapan Whatsapp Mahasiswa Kelas C Program Studi Keperawatan Angkatan 2024 Pattipeiluhu, Lisse; Siahaya, Alisye; Tiwery, Indah Benita; Leutualy, Vanny
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 7, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v7i2.1631

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujan untuk menganalisis kesalahan-kesalahan bebahasa yang terjadi pada percakapan grub Whatsapp mahasiswa guna meningkatkan memahaman dan kemampuan menempatkan atau menggunakan bahasa yang lebih efektif di lingkup akademis. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yaitu bersumber dari tangkapan layar teks dari aplikasi grup WhatsApp yang berisi kesalahan berbahasa mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2024 kelas C. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sejumlah kesalahan berbahasa yang muncul pada percakapan grup WhatsApp mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2024 kelas C. Kesalahan tersebut mencakup aspek ejaan, penggunaan huruf kapital, dan penulisan yang tidak tepat. Dalam konteks dan ranah ragam, kesalahan berbahasa ini terjadi karena mahasiswa Program studi Keperawatan angkatan 2024 kelas C menggunakan bahasa informal saat berkomunikasi di dalam grup WhatsApp, yang merupakan situasi non-formal di antara teman sejawat mereka. Kesalahan bahasa ini dapat diatribusikan kepada keadaan santai di mana para mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2024 kelas C mengekspresikan pendapat dengan menggunakan bahasa yang lebih santai dan informal dalam interaksi sehari-hari di grup tersebut.