Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis kesalahan berbahasa pada buku biologi: untuk kelas X SMA dan MA (Kajian Sintaksis) Arifah, Aprilia Rizki; Tashadini, Awdy Paramadan; Nuryanti, Marieza Pratiwi; Ulya, Chafit
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 1 (2021): JURNAL GENRE (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v3i1.3389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa bidang sintaksis buku teks biologi kelas X untuk SMA dan MA. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesalahan berbahasa meliputi kalimat berstruktur tidak baku, kalimat ambigu, diksi yang tidak tepat dalam pembentukan kalimat, kontaminasi kalimat, penggunaan kata mubazir, kata serapan yang digunakan dalam kalimat, dan logika kalimat.
Perkembangan Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Kajian Literatur Arifah, Aprilia Rizki
Jurnal Studi Edukasi Integratif Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia masih perlu untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis media pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan, yaitu Systematic Literature Review. Penelitian ini menemukan media pembelajaran yang telah diteliti oleh peneliti sebelumnya, yaitu media komik, aplikasi andorid, audio visual, kalender cerita, Adobe Flash, permainan (Mpa’a Gopa, Roro Jonggrang, Benkangen game), karikatur, gambar berseri, pop-up, Powtoon, Youtube, Flipbook, E-story book, poster digital, Quizizz, dan virtual reality. Akan tetapi, media pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran bahasa Indonesia didominasi untuk jenjang SD. Selain itu, materi bahasa Indonesia yang menggunakan media berbasis kearifan lokal didominasi materi mengenai cerita rakyat. Maka dari itu, rekomendasi penelitian ini untuk penelitian selanjutnya, yaitu melakukan penelitian dan pengembangan media pembelajaran untuk jenjang SMP dan SMA/SMK. Media yang dikembangkan juga dilakukan untuk materi bahasa Indonesia yang lain, tidak hanya terpaku pada cerita rakyat.
Narasi Korban Kekerasan Seksual Pada Anak dalam Media Lokal: Analisis Wacana Kritis Sara Mills Arifah, Aprilia Rizki; Rakhmawati, Ani
Aksara Vol 36, No 1 (2024): AKSARA, EDISI JUNI 2024
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v36i1.4134.151--162

Abstract

The issue of sexual violence has become a global concern. In Indonesia, sexual violence is prone to occur in children. The purpose of this research is to describe the narratives of victims of sexual violence against children in local media. This research uses descriptive qualitative method. The approach used is Critical Discourse Analysis (CDA) with Sara Mills' theory. Sara Mills' focus, namely the position of the subject-object and the position of the reader-writer. The data sources for this research are news from Korankaltim.com, Jatim.tribunnews.com, and Kaltimtoday.co media. The results of the study found that local media narrate victims of sexual violence against children on marginalized objects in the news text. The perpetrators or those represented by the Head of Police are positioned as news subjects. Readers are positioned as followers of stories in news that are dominated by actors. Reporting that is dominated by the statement of the perpetrator will be used as a fact by the reader. This of course will perpetuate patriarchal culture, especially for minors. It is recommended for other researchers to study from the side of the male victim. Hopefully, the results of this study can be constructive suggestions for media that discuss cases of sexual violence against minors. AbstrakIsu mengenai kekerasan seksual menjadi perhatian dunia. Di Indonesia kekerasan seksual rentan terjadi pada anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan narasi korban kekerasan seksual pada anak dalam media lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pendekatan yang digunakan Critical Discourse Analysis (CDA) dengan teori Sara Mills. Fokus Sara Mills, yaitu posisi subjek-objek dan posisi pembaca-penulis. Sumber data penelitian ini adalah berita dari media Korankaltim.com, Jatim.tribunnews.com, dan Kaltimtoday.co. Hasil penelitian menemukan bahwa media lokal menarasikan korban kekerasan seksual pada anak pada objek yang terpinggirkan dalam teks berita. Pelaku atau yang diwakili oleh Kapolres diposisikan sebagai subjek berita. Pembaca diposisikan sebagai pengikut cerita pada berita yang didominasi oleh pelaku. Pemberitaan yang didominasi oleh pernyataan pelaku akan dijadikan sebagai sebuah fakta oleh pembaca. Pemberitaan tersebut tentunya akan melanggenggkan budaya patriarki terlebih pada anak di bawah umur. Direkomendasikan pada peneliti lain untuk mengkaji  dari sisi korban laki-laki. Hasil penelitian ini semoga dapat menjadi saran yang membangun pada media-media yang membahas mengenai kasus kekerasan seksual pada anak di bawah umur.
The Ecological Values in the Sedekah Bumi Ceremony in Kalitanjung Hamlet, Banyumas Regency Arifah, Aprilia Rizki; Winarni, Retno; Suhita, Raheni
Humaniora: Journal of Indonesia Culture and Society Vol. 16 No. 2 (2025): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v16i2.12786

Abstract

The issue of ecology has gained global attention due to widespread environmental damage, including in Indonesia. Our ancestors possessed local wisdom that helped preserve ecological balance, one example being the Sedekah Bumi (earth alms) tradition in Banyumas, Central Java, Indonesia. This research aims to examine the values of ecological wisdom and the role of the Sedekah Bumi ceremony in shaping the community's ecological awareness, particularly through the processions and offerings made in Kalitanjung Hamlet, Banyumas Regency. Additionally, it explores how the indigenous people of Banyumas have managed to preserve this tradition to this day. This research employs a qualitative descriptive research design with an ethnographic approach. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and document analysis. The theoretical framework for this research is based on Keraf's nine principles of environmental ethics. The findings reveal that the ecological wisdom inherent in the Sedekah Bumi tradition is closely linked to the community's way of life. This deep connection with nature has given rise to nine key ecological values: respect for nature, moral responsibility for nature, cosmic solidarity, care for nature, the principle of "no harm," simplicity and harmony with nature, justice, democracy, and moral integrity. This research contributes to existing theories and provides practical implications for further studies on the Sedekah Bumi tradition in various regions.