This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter BASASTRA El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Lingua Cultura KEMBARA Journal of Language and Literature Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia MUDRA Jurnal Seni Budaya Aksara Jurnal Ilmiah Lingua Idea UICELL Conference Proceeding PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) Jurnal Metamorfosa Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Humaniora Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Science and Education (JSE) BASA Journal of Language & Literature JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU FISIKA Sulawesi Tenggara Educational Journal Manajemen dan Kewirausahaan Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Jurnal Komunikasi Islam Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Dunia Pendidikan JASL - Journal of Applied Studies in Language NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia (JIIPSI) Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Mardibasa: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Kabar Masyarakat Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Jurnal Nusantara Raya International Proceedings of Nusantara Raya Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Jurnal Yudistira Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Mengabdi: Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Research in Education and Technology (REGY) Masyarakat Berkarya: Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian Dan Kesejahteraan Masyarakat Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health ANUFA Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Aksara Journal of Gender and Millennium Development Studies Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Sociological Aspects and Local Specificity in the Classical Ketoprak Script of Surakarta Style Setyawan, Bagus Wahyu; Saddhono, Kundharu; Rakhmawati, Ani
Journal of Language and Literature Vol 17, No 2 (2017): October
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.283 KB) | DOI: 10.24071/joll.v17i2.749

Abstract

Javanese literary works are reflections of the scriptwriters’ real world. Ketoprak script is one of the literary works of the traditional Javanese drama genre. There are several kinds of ketoprak scripts in Java and each region has different aspects. Each ketoprak text can reflect the social condition of its native area when analyzed by sociological literary-approach. Sociology of literature is a study that connects literature with its social reality. Classical ketoprak script of Surakarta style viewed from the perspective of sociological literature is a reflection of the socio-cultural life of the community in Surakarta. It is seen from a socio-historical perspective, socio-cultural, and linguistic aspects used in the classical ketoprak script of Surakarta style. These three aspects make the classical ketoprak script of Surakarta style has a local specificity and characteristics that distinguish it from other Javanese literature.Keywords: sociological aspect, local specificity, Javanese literature, classical ketoprak script 
POTRET KONDISI SOSIAL MASYARAKAT JAWA DALAM NASKAH KETOPRAK KLASIK GAYA SURAKARTA Setyawan, Bagus Wahyu; Saddhono, Kundharu; Rakhmawati, Ani
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.414 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.315.205-220

Abstract

Ketoprak merupakan seni tradisional Jawa yang lahir dan berkembang dari kalangan masyarakat, sehingga seni ketoprak sangat kental dengan nilai yang relevan dengan kehidupan masyarakat Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai potret sosial masyarakat Jawa yang tercermin dalam naskah ketoprak klasik gaya Surakarta. Penelitian ini berbentuk penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra pada naskah ketoprak klasik gaya Surakarta. Sumber data primer dalam penelitian adalah naskah ketoprak dengan judul Ronggolawe Gugur, Pandanaran Mbalela, dan Ki Ageng Mangir Wonoboyo. Setelah dilakukan analisis data dapat disimpulkan bahwa dalam naskah ketoprak klasik gaya Surakarta terdapat potret sosial masyarakat Jawa yang tercermin dari kon ik dan masalah yang dibahas dalam ketiga naskah tersebut, nilai sosial yang tercermin, dan bahasa yang digunakan. Kon ik yang terdapat dalam ketiga naskah ketoprak tersebut berkaitan dengan masalah bela negara, budaya perjodohan kalangan masyarakat Jawa, nilai pertemanan, dan permasalahan kekuasaan. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa dalam naskah ketoprak klasik gaya Surakarta terdapat re eksi dari kehidupan sosial masyarakat Jawa ditinjau dari aspek bahasa, sistem nilai, dan permasalahan sosial yang dibahas. 
REACTUALIZATION THE AUDIOLINGUAL APPROACH THROUGH ‘IRENG MANIS’S INNOVATIVE MODEL FOR IMPROVING THE STUDENT ABILITY OF UNGGAH-UNGGUH BASA IN SENIOR HIGH SCHOOL Rakhmawati, Ani; Istiana, Rahayu Nur
PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) 2020: PROCEEDINGS ICTESS
Publisher : PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The teaching and learning Javanese language in high school during the covid-19 pandemic is challenging due to the limitations of face-to-face between teachers and students. The application of an innovative learning model called 'ireng manis' aims to overcome various obstacles in achieving Javanese language proficiency. The learning model of Ireng Manis (an acronym for mireng, nggunem, maca, lan nulis) is essentially a re-actualization of the audiolingual approach that is expected to incorporate all four areas of language skills, including listening, speaking, reading, and writing. Ireng Manis's innovative model uses memorization, practice, and repeat strategies. This model is designed by combining students' grammar and communicative competence in applying 'manners', a type of Javanese commonly used to respect older or more knowledgeable people. The technique is carried out by utilizing the development of communication technology, namely the application of chat menus (chat) and voice (voice) on WhatsApp as a learning medium. Keywords: the audiolingual approach, ‘ireng manis’ innovative model
REACTUALIZATION THE AUDIOLINGUAL APPROACH THROUGH ‘IRENG MANIS’S INNOVATIVE MODEL FOR IMPROVING THE STUDENT ABILITY OF UNGGAH-UNGGUH BASA IN SENIOR HIGH SCHOOL Ani Rakhmawati; Rahayu Nur Istiana
PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) 2020: PROCEEDINGS ICTESS
Publisher : PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The teaching and learning Javanese language in high school during the covid-19 pandemic is challenging due to the limitations of face-to-face between teachers and students. The application of an innovative learning model called 'ireng manis' aims to overcome various obstacles in achieving Javanese language proficiency. The learning model of Ireng Manis (an acronym for mireng, nggunem, maca, lan nulis) is essentially a re-actualization of the audiolingual approach that is expected to incorporate all four areas of language skills, including listening, speaking, reading, and writing. Ireng Manis's innovative model uses memorization, practice, and repeat strategies. This model is designed by combining students' grammar and communicative competence in applying 'manners', a type of Javanese commonly used to respect older or more knowledgeable people. The technique is carried out by utilizing the development of communication technology, namely the application of chat menus (chat) and voice (voice) on WhatsApp as a learning medium. Keywords: the audiolingual approach, ‘ireng manis’ innovative model
Pertunjukkan Ketoprak Lakon Pedhut Jatisrana Sebagai Media Pendidikan Karakter Hari Setiawan; Ani Rakhmawati; Atikah Anindyarini
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 35 No 3 (2020): September
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v35i3.1008

Abstract

Pertunjukkan ketoprak merupakan suatu pertunjukkan dengan menampilkan cerita kehidupan masyarakat Jawa yang banyak mengandung pesan dan nilai karakter yang sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari dengan dikemas dalam bentuk dialog dan adegan. Pendidikan karakter berguna untuk mengatur dan membina karakter masyarakat khususnya para remaja. Hal tersebut dikarenakan banyaknya karakter perilaku yang menyimpang dan memprihatinkan yang ditunjukkan oleh para remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pendidikan karakter pada pertunjukkan ketoprak lakon Pedhut Jatisrana sebagai sarana dan media pendidikan karakter. Adapun sumber data pada penelitian ini dengan menyimak dan mengamati langsung video dokumentasi pertunjukkan ketoprak lakon Pedhut Jatisrana. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan analisis dokumentasi video pertunjukkan ketoprak lakon Pedhut Jatisrana. Adapun analisis data menggunakan pengamatan adegan dan dialog pada pertunjukkan ketoprak Pedhut Jatisrana. Pada hasil penelitian ditemukan adanya nilai pendidikan karakter yang dikemas dalam sebuah dialog pada pertunjukkan ketoprak Pedhut Jatisrana karya Bondan Nusantara tersebut. Adapun nilai pendidikan karakter yang ditemukan yaitu karakter peduli sosial, jujur, cinta damai, kerja keras, cinta tanah air, religius, dan rasa ingin tahu yang terdapat pada dialog-dialog pertunjukkan ketoprak tersebut. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter berguna dan relevan sebagai sarana dan media pendidikan karakter untuk masyarakat saat ini.
PROBLEMATIKA KETERAMPILAN MENYIMAK DALAM KEGIATAN MENGAJAR JENJANG SMP PELAJARAN BAHASA INDONESIA Mustikawati, Widhi; Ani Rakhmawati
BASA Journal of Language & Literature Vol. 3 No. 2 (2023): Bulan 10 Tahun 2023
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/basa.v3i2.20270

Abstract

ABSTRAKWe surely engage in the activity of listening both formally and informally every day; in fact, listening is a necessary component of all activities. Since listening genuinely results in both fresh and recollections from the past or new information that is received, Since engaging in listening activities can arouse one's intelligence, we can feel more deeply because our brains are driven to seek out a lot of information. Because someone has effectively adopted listening activities, curiosity has a significant impact on the brain. We feel compelled to gather a lot of data. Curiosity has a significant impact on the brain since listening actions have been successfully accepted by someone. However, not everyone believes that all listening activities are enjoyable, particularly when learning begins for junior high school students. Most people may think that hearing makes them feel tired or even overstimulated. The media is also diverse depending on how each student chooses to listen to their lesson. Some people use visual media, write, and read aloud to others. There is nothing wrong with listening exercises conducted by teachers past and present, of course, as long as they are done with the knowledge that listening must be processed in order to keep up with the times. However, as candidates or teachers, we may already be familiar with the new approach so that students can listen intently without missing anything. Keyword: problematika menyimak, mengajar, belajar ABSTRAKMenyimak merupakan suatu kegiatan yang tentunya kita lakukan sehari-hari secara formal maupun non-formal, kegiatan apapun dalam kehidupan kita pasti melibatkan kegitan menyimak tersebut. Karena sesungguhnya menyimak adalah kegiatan yang membuahkan sebuah ingatan baru maupun lama atapun pengengetahuan baru yang masuk, karena kegiatan menyimak tersebut bisa memancing intelegent seseorang supaya kita merasa trerpancing lebih dalam karena otak kita merasa perlu mendapatkan informasi dengan jumblah yang banyak. Rasa penasaran merupakan suatu efek yang besar bagi otak, karena kegiatan menyimak tersebut sudah berhasil diterima oleh seseorang. Namun tidak semua orang merasa semua kegiatan menyimak itu merupa hal yang menyenangkan, apalagi menyimak dalam pembelajaran dimulai bagi anak SMP sebagian besar mungkin saja menganggap menyimak merupakan hal yang membuat mengantuk bahkan juga jenuh. Apalagi didasari oleh jenis cara menyimak pelajaran setiap murid itu berbeda-beda medianya. Ada yang menggunakan media gambar, tulis, membaca sendiri, dan lainya. Tentu saaat mengetahui hal tersebut menyimak harus bisa diolah sedemikian ruma mengikuti perkembangan jaman, tidak ada yang salah dengan kegiatan menyimakn yang dilakukan guru-guru dulu maupunsekarang, tetapi kita sebagai calon/guru mungkin sudah paham dengan metode metode baru agar murid bisa menyimak dengan seksama tanpa ketinggalan.
PENGEMBANGAN "CERPEN SAKU" SEBAGAI WAHANA BELAJAR BERBASIS WEB PADA MATERI TEKS SASTRA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Fadhila, Alfi; Rakhmawati, Ani
Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ekha.v7i1.67000

Abstract

The importance of the Indonesian language is the basis for the enactment of the policy that Indonesian must be applied and learned as a subject at all levels of education. Text-based Indonesian learning is a form of learning that is proclaimed in the Education curriculum in Indonesia. The era of development 4.0 provided many developments in the fields of technology and information, which also spread to the field of education. In the application of technology and information in the field of education, it is appropriate for education in Indonesia to use technology as a supporting element of the learning process. In fact, the implementation of learning in schools is still experiencing problems regarding the media used. The lack of learning media innovation in existing learning is the basis for the need to develop web-based visual media as a supporting facility. The research methodology is based on a five-step research and development approach that includes identifying opportunities and problems, data collection, product design, design validation, and design review. This study only uses stages one to three. The resulting product design is in the form of a learning website called "Pocket Short Stories," which contains material on short stories, student short story works, as well as dictionary references. The development of Pocket Short Stories aims to create fun and flexible text-based learning in Indonesian. Short stories have three features: 1) Get to know Short Stories; 2) My short story; and 3) Diction House.Keywords: Indonesian, Learning Media, Short Story Text.  AbstrakPentingya Bahasa Indonesia menjadi dasar diberlakukannya kebijakan bahwa Bahasa Indonesia wajib diterapkan dan dipelajari sebagai pelajaran di semua jenjang pendidikan. Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks merupakan bentuk pembelajaran yang dicanangkan pada kurikulum Pendidikan di Indonesia. Era perkembangan 4.0 memberikan banyak perkembangan dalam bidang teknologi dan informasi yang juga menjalar dalam bidang pendidikan. Dalam penerapan teknologi dan informasi di bidang pendidikan, sudah sepatutnya pendidikan di Indonesia menggunakan teknologi sebagai unsur pendukung proses pembelajaran. Pada kenyataannya, pelaksanaan pembelajaran di sekolah masih mengalami kendala perihal media yang digunakan. Minimnya inovasi media belajar pada pembelajaran yang ada menjadi dasar perlunya pengembangan media visual berbasis web sebagai sarana penunjang. Metodologi penelitian didasarkan pada pendekatan penelitian dan pengembangan menggunakan lima langkah yang mencakup mengetahui peluang dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, dan tinjauan desain. Pada penelitian ini hanya menggunakan tahap satu sampai tiga.   Desain   produk   yang dihasilkan berupa website belajar bernama "Cerpen Saku" yang berisi materi tentang cerita pendek, karya-karya cerpen siswa, serta referensi diksi. Pengembangan Cerpen Saku bertujuan untuk mewujudkan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks yang menyenangkan dan fleksibel. Cerpen Saku memiliki tiga fitur: 1) Kenal Cerpen; 2) Cerpenku; dan 3) Rumah Diksi.Kata Kunci: Bahasa Indonesia, Media Pembelajaran, Teks Cerpen.
Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Upaya Mencegah Radikalisasi dan Menumbuhkan Cinta Tanah Air untuk Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Magelang Kundharu Saddhono; Budhi Setiawan; Muhammad Rohmadi; Ani Rakhmawati; Raheni Suhita; Sri Hastuti
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): November : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v2i4.512

Abstract

Dalam rangka mewujudkan perlindungan terhadap masyarakat pedesaan terhadap paham radikalisme maka pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan untuk masyarakat pedesaan diperlukan sebagai bentuk kepedulian dari setiap pihak, baik pemerintah, masyarakat, dan keluarga. Pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan untuk masyarakat pedesaan akan terbentuk jika semua pihak memiliki kesadaran akan pentingnya pendidikan nilai kebangsaan dimulai semenjak dini. Masyarakat saat ini sangat rentan disusupi oleh paham dan gerakan radikalisme. Hal ini dikarenakan belum ada satu pun kebijakan spesifik untuk melindungi atau memproteksi masyarakat dari penetrasi paham dan gerakan radikalisme. Untuk itu, perlu adanya langkah konkret dalam hal mencegah radikalisasi dan penanaman nilai-nilai kebangsaan. Pendidikan nilai kebangsaan pada masyarakat inilah yang menjadi dasar pembentukan awal karena meluruskan sebatang ranting jauh lebih mudah daripada meluruskan sebatang pohon, maka dari itu pendidikan nilai kebangsaan yang paling efektif adalah pendidikan pada masyarakat, terutama di pedesaan Pengembangan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa di masyarakat harus dilakukan dengan tepat. Pengembangan nilai moral untuk masyarakat bisa dilakukan di dalam tiga tri pusat yang ada, yaitu, keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Dalam pengembangan nilai moral untuk masyarakat perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Hal ini dikarenakan masyarakat adalah tempat berbagai macam karakter yang heterogen. Maka dari itu, tim pengabdi mengajukan kegiatan pengabdian berkaitan dengan penanaman nilai-nilai kebangsaan terhadap masyarakat pedesaan yang bertujuan untuk mengatasi perpecahbelahan masyarakat Indonesia ini dan mencegah radikalisme di masyarakat, mengingat banyaknya kelompok separatis lahir di Indonesia ini maka salah satu cara untuk memutuskan rantai gejolak yang bertujuan menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jadi, kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan pembekalan tentang internalisasi nilai-nilai kebangsaan pada masyarakat tetapi juga akan diintegrasikan dengan aktivitas masyarakat dalam keseharian yang akan dibimbing secara komprehensif dengan mengambil tema penguatan wawasan kebangsaan Indonesia dan nasionalisme bagi masyarakat sebagai pilar bangsa.
Implementasi Program Kampus Mengajar dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa di SMK Khansa Hafidza; Kundharu Saddhono; Ani Rakhmawati
Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol. 2 No. 3 (2024): Juli: Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/yudistira.v2i3.888

Abstract

This research aims to implement the Class 7 teaching campus program in improving student literacy and numeracy at Bhakti Karya Simo Vocational School. The method used is a qualitative descriptive method with an interpretive paradigm because the researcher is directly involved in the interaction. Data collection techniques through observation, interviews and case studies. The objects of this research are schools, students and students' learning activities during campus teaching assignments. This research was carried out for almost four months, starting from February 26 to June 2 2024. The results of this research are that the campus teaching program carries out various work programs that can improve students' literacy and numeracy skills, such as literacy habits, library viewing, literacy corners, magazines wall, work language week, literacy and numeracy festival, numeracy snakes and ladders, numeracy crossword puzzle, mathematics quiz, technology adaptation training to natural disaster mitigation adaptation. In its implementation, there are various obstacles and challenges faced by students, but they can be resolved by finding the best solution.
Gaya Bahasa dalam Cerpen Pilihan Kompas 2018 “Doa Yang Terapung” dan Pemanfataannya dalam Pembelajaran Prosa Fiksi di Sekolah Menengah Atas Nur Rohmah, Sari; Rakhmawati, Ani; Wardani, Nugraheni Eko
GERAM: Gerakan Aktif Menulis Vol. 10 No. 1 (2022): GERAM: Gerakan Aktif Menulis
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2022.vol10(1).9033

Abstract

This study aims to describe and explain the use of language style in two short stories "Aroma Doa Bilal Jawad" and "Kapotjes and Batu Terapung" in Kompas Choice Short Story 2018 "Floating Prayer". The results of language style analysis in both short stories are also intended to find out its relevance as a teaching material of fictional prose for high school students. This research uses a descriptive qualitative approach. Taking research subjects using purposive sampling technique. The data validity test used source triangulation and theory triangulation. This study uses flow data analysis techniques (flow model of analysis). The results showed that there were 12 types of language style with the frequency of data use in the two short stories as many as 54 data. Mesodiplosys and anaphora were the most dominant styles used, with percentages of 22.2% and 20.37%. Anadiplosys style, metonimies style, and hyperbolic language style are the least used language styles, with a percentage of 1%. The results of the analysis concluded that the Kompas 2018 Choice of Short Story Collection (Floating Prayer), especially in the short story titled "Aroma Doa Bilal Jawad", and "Kapotjes and Batu Yang Terapung" are said to be relevant and can be used as literary learning materials in grade XI high school students
Co-Authors Akbar Bagus Wicaksono Al Maarif, M. Furqon Aldi Dwi Saputra Alexandra, Navisa Mitzy Alfien, Moh. Fajrul Alif Fatin Febriani Ananda, Ifa Angelita Widyawati Anindyarini , Atikah Ariani, Shepta Juni Arifah, Aprilia Rizki Asih, Lutfi Anggoro Atikah Anindyarini Atikah Anindyarini Awanda Elrita Putri Bagus Wahyu Setyawan Budhi Setiawan Budhi Setiawan Budi Waluyo Budi Waluyo Burhanudin, Hanif Chafit Ulya Chafit Ulya Choirunnisa', Elisa Mifta Cindiana, Karis desi rosita, desi Dhevrida Yusuf Bagus Setiyawan Diahnisa, Tifany Dimas Yusuf Afrizal Djoko Sulaksono DWI ETIKA FEBRIANI Fadhila, Alfi Fadhlurrahma, Fridha Fahmi Diannafi Abdillah Farichah, Umi Fatma Kasim Fitriana, Ari Rahma Nur Gumelar, Naufal Allam Hafidah Fachrunisa Halimah Nur Rohmah Hamam Supriyadi Hanifah, Shofi Hari Setiawan Haryanti, Putri Hasna, Allika Fadiyah Hidayah, Sa'adatun Nuril Husnawati, Fina Ida Ayu Putu Sri Widnyani Intan Indria Pinasti Islahuddin Islahuddin Ismanto Istiana, Rahayu Nur Jayanti, Dhea Fitri Julio, Arjay Karma, Rudi Khansa Hafidza Kundharu Saddhono Kusnasari, Zanida Zulfana Labiba, Samara Inas Lina, Yulina Puspitasari Madyananda, Ulinnuha Maulana Danar Maaliki H Maulana Danar Maalikih Maulida, Husna Mega Fatimah Rosana Meilani Wahyu Pangestika Meilda Maharani Purwandari Mufidah, Afi Muhammad Aditya Wisnu Wardana Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muhammad Syafiiq Kurniawan Mulyanto *, Mulyanto Mustikawati, Widhi Nadia Efrilia Khasanah Nafisah, Irdina Maziyatun NASSWA FADILATUZ ZAHRO Ni'mah, Azzahra Nurhidayati Noreewec, Andreas Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nur Rohmah, Sari Rahayu Nur Istiana Raheni Suhita Rahmatulloh, Alihasan Rakhmadi, Taufik Rindang Anggun Istiqomah Rohiim, Fatimah Nur Romadlon, Muhammad Rizqi RYZA SATIVA PUTRI Salma'A Atikah Rahmawati Sarwiji Suwandi Septi Rochana, Evi Septyawan, Addy Setiyoningsih, Titi Setyaningsih, Arinda Oktariski Shellawati, Mei Slamet Mulyono Slamet Mulyono Solly Aryza Suhailee Sohnui Sumardani, Qonita Sumarlam Sumarlam Sumarlam Sumarlam, Sumarlam Sumarwati Suryawati Secio Chaesar, Ari Susi Widyawati, Susi Suwandi, Sarwiji Suyitno Suyitno Tawandorloh, Ku-Ares Utami, Dewi Wahyu Vinsca Sabrina Claudia Wardana, Muhammad Aditya Wisnu Widyawati, Anggelita Wulandari, Novita Ayu Yuslima Bintang Hakiki