p-Index From 2021 - 2026
1.037
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sebatik Jurnal Inkofar
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sebatik

ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK MENGGUNAKAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) DAN HOUSE OF RISK (HOR) PADA PT INDO PUSAKA BERAU Asrory, Fahriza Fawwas; Wisnugroho, Anthonius Dhinar Hasto; Yahya, Ramy
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2415

Abstract

PT Indo Pusaka Berau adalah perusahaan yang bergerak di bidang ketenagalistrikan, dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Berau (49,48%), PT Indonesia Power (46,53%), dan PT Jasin Effrin Jaya (3,99%). PT IPB (PLTU Lati) berdiri pada tanggal 12 Januari 2005, mengelola pengoperasian dan pemeliharaan PLTU berkapasitas 3 x 7 MW di Kabupaten Berau-Kalimantan Timur. Kontinuitas produksi yang tinggi, kebutuhan akan parts yang spesifik pada unit-unit pembangkit, membuat perusahaan rentan terhadap risiko yang mungkin terjadi di sepanjang aktivitas rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko yang terjadi dalam aktivitas rantai pasok PT Indo Pusaka Berau serta memberikan rekomendasi mitigasi terhadap sumber risiko prioritas untuk mengurangi potensi terjadinya risiko tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) dan House of Risk (HOR) untuk mengetahui risiko yang terjadi serta menentukan mitigasi risiko melalui tahapan HOR fase 1 dan HOR fase 2. Berdasarkan HOR fase 1, teridentifikasi 24 risk event dan 30 risk agent pada aktivitas rantai pasok perusahaan. Dengan menggunakan diagram pareto melalui prinsip 80/20, ditetapkan 2 risk agent prioritas dengan peringkat tertinggi, yaitu kerusakan peralatan pembangkit yang berakibat mengurangi ketersediaan daya (A1), serta kelangkaan parts (A11). Berdasarkan HOR fase 2 melalui perhitungan nilai ETD, didapatkan urutan rekomendasi mitigasi yaitu: optimalisasi tata kelola pembangkit (Work, Planning, & Control) (PA1), perencanaan kebutuhan parts (Rendalhar) dari user sejak dini (PA5), pemetaan critical parts (PA6), optimalisasi Reliability Centered Maintenance (RCM) (PA2), pembuatan kontrak payung dengan supplier (PA7), implementasi ISO 55001: 2014 (manajemen aset) (PA4), dan optimalisasi display dashboard CMMS fix profesional (EDMS) (PA3).
MENATA ULANG LAYOUT FASILITAS GUDANG POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL MENGGUNAKAN METODE CLASS BASED STORAGE Safitriani, Dewi; Nugraha, Kris Adi; Asrory, Fahriza Fawwas; Fajri, Renal; Gabriel, Soffy Angelita
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2449

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya penataan lemari dan barang pada gudang Politeknik Sinar Mas Berau Coal (Poltek Simas Berau) yang saat ini kondisinya belum tertata dengan rapi sehingga membuat kapasitas gudang belum dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga terjadi penurunan kapasitas gudang yang sebenarnya. Penataan lemari yang tidak rapi membuat jarak untuk mencari barang/material mengalami kesulitan dan jaraknya jauh dari pintu utama. Dengan pergerakan barang yang cepat (fast moving) dapat menghambat kelancaran aktivitas keluar masuknya barang. Tujuan peneletian ini adalah untuk menganalisa gudang Poltek Simas Berau sesuai dengan FSN (fast, Slow, Non moving), me-relayout gudang Poltek Simas Berau dan meminimalkan jarak material handling serta meningkatkan kelancaran aksesibilitasnya. Penelitian ini menggunakan metode class based storage dengan pendekatan kuantitatif. Menggunakan analisis FSN dengan perhitungan TOR (Turn Over Ratio) serta analisis material handling. Hasil penelitian menunjukkan adanya layout gudang Poltek Simas Berau saat ini masih terdapat barang yang termasuk non-moving dimana terletak dekat dengan pintu masuk/keluar sehingga menghalangi kegiatan pengambilan barang. Pada hasil layout usulan barang dikelompokkan kedalam 5 tempat penyimpanan dimana dari enam (6) tempat penyimpaan saat ini akan dijadikan satu dengan barang fast moving yaitu kertas HVS. Keseluruhan penempatan telah dianalisis dengan menggunakan analisis FSN berdasarkan TOR dan meminimalkan jarak termpuh terhadap pintu keluar/masuk sebanyak 3,64 meter. Total jarak material handling sebuah area penyimpanan pada gudang Poltek Simas Berau berdasarkan perhitungan TOR pada layout gudang saat ini adalah 116,45 meter. Hasil layout gudang usulan jarak material handling berdasarkan perhitungan TOR adalah 858 meter yang artinya relayout gudang menggunakan metode class based storage dapat mengurangi jarak material handling sebesar 304,45 meter atau sebesar 26,13%.