Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELANGGAN PADA PDAM KOTA PADANG Reza Oktaviani; Bakkareng
Matua Jurnal Vol. 2 No. 2 (2020): Vol. 2 No. 2 (2020): Matua Jurnal (Pengembangan Ilmu Manajemen dan Bisnis) (Jun
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti, Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelanggan PDAM Kota Padang dari tahun ke tahun ada kecenderungan peningkatan sehingga PDAM Kota Padang terus mengupayakan memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor - faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan pada PDAM kota padang, faktor-faktor yang digunaka antara lain harga, kualitas produk, kualitas pelayanan, sarana dan prasarana. Data penelitian dikumpukan melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 responden yang merupakan pelanggan kelompok 2 PDAM Kota Padang yaitu rumah tangga 1, Rumah Tangga 2, Rumah Tangga 3 dan Rumah Tangga 4. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukan variabel-variabel independen berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel dependen dengan nilai R2 adalah sebesar 49,4%. Hasil uji regresi secara parsial menunjukan bahwa harga, kualitas produk, kualitas pelayanan, sarana dan prasarana berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan PDAM Kota Padang.
Manajemen User Dan Bandwidth Pada Hotspot Di Kantor BUMD Provinsi Bangka Belitung Menggunakan Router Mikrotik Reza Oktaviani; Dian Novianto
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 4, No 1 (2015): Maret
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1356.308 KB) | DOI: 10.32736/sisfokom.v4i1.203

Abstract

Untuk membangun jaringan pada kantor BUMD, dibutuhkan perangkat- perangkat jaringan seperti Router, Modem, Access Point, kabel UTP agar kebutuhan jaringan terpenuhi. Router digunakan untuk mengatur lalulintas jaringan seperti management bandwidth, pemberian IP (DHCP), authentication user. Modem sebagai koneksi ke ISP, dan Access Point sebagai koneksi wireless ke client. Dalam penyelesaian proyek ini beberapa tahap yang harus diselesaikan yaitu : menentukan area akses jaringan, menentukan topologi jaringan, menentukan alat –alat yang dibutuhkan, menentukan spesifikasi alat-alat yang dibutuhkan, dan menetukan IP yang digunakan sesuai dengan kebutuhan jaringan, dan pengujian terhadap jaringan (implementasi). Hasil yang diharapkan adalah dapat memberi suatu fasilitas yang berfungsi untuk sharing koneksi internet dan dapat menekan biaya agar lebih hemat, dan juga dapat dikembangkan penggunaannya untuk penggunaan atau manfaat lain pada jaringan.
Social Reality of Employment in Bengkulu Province: Policy Analysis of Programs, Obstacles, and Challenges Reza Oktaviani; Ahnaf; Nugraha, Santi; Jannah, Diah Nadiatul
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 4 (2026): GJMI - April
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i4.2094

Abstract

Employment is an activity undertaken by individuals to earn income in order to sustain a decent standard of living. Employment relationships are established through agreements between employers and workers, and such agreements should ensure decent work conditions. However, in reality, there is insufficient government supervision in ensuring the fulfillment of workers’ rights in accordance with Law No. 13 of 2003. The distribution of rights for female workers is also not optimally implemented. In addition, workforce skills remain a concern, as many workers only possess primary to junior secondary education. Furthermore, freelance work has become increasingly popular due to its flexibility in time and location. Therefore, solutions are needed to address employment issues in Bengkulu Province. Data collection in this study was conducted through interviews with the Bengkulu Provincial Manpower Office. Data analysis employed a qualitative approach. The findings indicate that many workers are engaged in seasonal sectors with unstable income. The Bengkulu Provincial Manpower Office has implemented programs such as job fairs, vocational training and education, and occupational health and safety socialization. Generation Z is perceived as less loyal and tends to frequently change jobs, showing a strong preference for freelance work due to its flexibility. Policy development is needed to provide legal protection for workers. Recommended actions include stricter enforcement against companies violating labor rights, particularly those committing violence against female workers, conducting awareness programs in collaboration with the Ministry of Women’s Empowerment and Child Protection and labor protection institutions, and optimizing integrated reporting systems to accelerate the resolution of such cases.