Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Innovative: Journal Of Social Science Research

Prediksi Faktor Risiko Kekambuhan Endometriosis Setelah Operasi Dengan Model Hazard Proporsional Cox Maiyanti, Sri Indra; Dwipurwani, Oki
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11150

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik responden endometriosis dan memprediksi faktor risiko kekambuhan endometriosis. Prediksi faktor risiko dilakukan dengan Model Regresi Cox. Survival time sebagai variabel dependen adalah waktu kambuh yaitu waktu sejak operasi pertama sampai lesi endometriosis tumbuh kembali. Hasil deskripsi, dari 51 responden, tingkat kekambuhan pada tahun pertama, kedua, ketiga dan keenam berturut-turut adalah 27,5%, 35,3%, 39,2% dan 45,1%. Rata-rata waktu kambuh adalah 18,5 bulan, dengan waktu kambuh tercepat 1 bulan dan terlama 72 bulan. Jenis operasi yang paling banyak adalah laparaskopi (60,8.%). Jenis endometriosis paling banyak adalah kista coklat (86,3%) dan lokasi endometriosis paling banyak adalah di ovarium (45,1). Terdapat 19 (45,5%) responden yang infertil primer dan 9 (21,4%) orang yang infertil sekunder. Hasil prediksi secara multivariate menunjukkan faktor risiko yang berpengaruh terhadap hazard waktu kambuh (tingkat kemaknaan p 0,05) dan risiko relatif (RR) masing-masing adalah jenis adenomyosis (RR 11,3) dan infiltrasi dalam / deep endometriosis (RR 44,9), jumlah lesi ≥3 (RR 37,7), paritas (nullipara) (RR 5,8), lokasi endometriosis di ovarium (RR 10,3). Ukuran endometriosis ≥6 cm (RR 0,3) signifikan dengan p 0,1. Faktor risiko jenis pengobatan, jenis operasi dan kehamilan tidak signifikan. Hasil prediksi dengan metode forward menunjukkan satu faktor risiko yang signifikan yaitu deep endometriosis (RR 44,9). Risiko kekambuhan lebih besar pada responden dengan adenomiosis, infiltrasi dalam, jumlah lesi ≥3, nullipara, lokasi endometriosis di ovarium, ukuran endometriosis <6 cm. Risiko kambuh infiltrasi dalam adalah 44,9 kali dibandingkan kista coklat.
Peramalan Indeks Harga Konsumen (IHK) DKI Jakarta Menggunakan Metode Moving Average dan Pemulusan Eksponensial dengan Optimasi Grid Search Dwipurwani, Oki; Maiyanti, Sri Indra; Indrawati, Indrawati; Susanti, Eka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v6i1.21441

Abstract

Abstrak Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan indikator penting dalam mengukur tingkat inflasi dan kestabilan ekonomi suatu wilayah. Ketepatan dalam peramalan IHK sangat dibutuhkan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan ekonomi, khususnya di wilayah strategis seperti DKI Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja metode Rataan Bergerak (Moving Average) dan metode Pemulusan Eksponensial (Exponential Smoothing) dalam meramalkan IHK DKI Jakarta, serta mengoptimalkan parameter model menggunakan pendekatan Grid Search. Evaluasi performa model dilakukan menggunakan indikator Mean Absolute Percentage Error (MAPE), Mean Absolute Deviation (MAD), dan Mean Square Deviation (MSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Single Exponential Smoothing memberikan hasil peramalan terbaik dengan nilai-nilai indikator terkecil dibandingkan model lainnya. Selain itu, penggunaan Grid Search terbukti efektif dalam menentukan kombinasi parameter yang optimal, sehingga meningkatkan akurasi model. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan sederhana dengan optimasi parameter yang tepat dapat memberikan hasil peramalan yang andal untuk perencanaan ekonomi. Kata Kunci: Rataan Bergerak, Pemulusan Eksponensial, Grid Search.