Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan aplikasi penentu status gizi balita (sipeta sepat) dalam deteksi dini masalah gizi Nevia, Ike Elis; Wulandari, Lusia Asih; Sukarni, Sukarni; Sari, Desi Kumala; D., Vivian Nanny Lia
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/brpvvy72

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia, masalah gizi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang penting. Dalam praktiknya di sebuah posyandu, untuk melakukan pengukuran status gizi bayi diperlukan kemampuan mengingat.  Oleh karena itu, diperlukan sebuah aplikasi yang mampu meringankan dan mempercepat proses penilaian status gizi balita berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi penentu status gizi balita dalam deteksi dini masalah gizi.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan desain penelitian dan pengembangan Research And Development  (R&D)  dan model pengembangan ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate).Hasil: Evaluasi aplikasi dengan metode kuantitatif didapatkan nilai SUS 75,3 yang berarti bahwa aplikasi ini dapat digunakan dengan baik sedangkan evaluasi secara kualitatif didapatkan bahwa aplikasi sipeta sepat efektif dalam deteksi dini masalah gizi balita di Puskesmas Sidoharjo yang dilihat dari cepatnya data terbaca, intervensi yang dilakukan, kemudahan aplikasi  dan minimnya hambatan.Kesimpulan: Aplikasi Sipeta Sepat efektif dalam deteksi dini masalah gizi balita. Disarankan agar aplikasi ini bisa digunakan secara luas dan dikembamgkan lebih lanjut.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Posyandu Dengan Partisipasi Kunjungan Ke Posyandu Balita Usia 13–59 Bulan Di Posyandu Nusa Indah 3 Puskesmas Rejosari Kabupaten Pringsewu Lusia Asih Wulandari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 7 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i7.2347

Abstract

Participation in Posyandu visits remains an important indicator of the success of monitoring child growth and development. Low attendance may be influenced by several factors, including mothers’ knowledge about Posyandu. This study aimed to determine the relationship between mothers’ knowledge of Posyandu and participation in Posyandu visits among children aged 13–59 months at Posyandu Nusa Indah 3, Rejosari Primary Health Center, Pringsewu Regency. This quantitative study used an observational analytic design with a cross-sectional approach. The population and sample consisted of 66 mothers selected using total sampling. Mothers’ knowledge was measured using a questionnaire, while participation was assessed from Posyandu registration records. Data were analyzed using the Chi-Square test at α = 0.05. The results showed that 27 respondents (40.9%) had good knowledge, 23 (34.8%) had moderate knowledge, and 16 (24.2%) had poor knowledge. A total of 45 respondents (68.2%) were active in Posyandu visits, while 21 (31.8%) were not active. The Chi-Square test showed a significant relationship between mothers’ knowledge and participation in Posyandu visits (p = 0.002; p < 0.05). Mothers, health workers, and Posyandu cadres are encouraged to strengthen health education and information regarding the benefits of regular Posyandu attendance.