Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KARAKTERISTIK MORFOMETRIK DAN KELIMPAHAN A.antiquata DI PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN Haqiqi, Alya Aulya Nurullita Senina'Aprilika; Irawan, Aditya; Sari, Lily Inderia
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfometrik dan kelimpahan Anadara antiquata di Perairan Teluk Balikpapan. Penelitian ini dilakukan di Perairan Teluk Balikpapan pada bulan Oktober 2022 hingga Januari 2023. Pengambilan sampel A.antiquata, kualitas perairan dan substrat dasar terbagi dalam 4 stasiun (Utara, Timur, Selatan, Barat). Masing-masing pengambilan sampel dilakukan dengan 3 kali pengulangan pada saat air surut terendah. Analisis mencakup morfometrik cangkang A.antiquata dan kelimpahan individu serta analisis korelasi regresi sederhana. Berdasarkan hasil pengamatan karakteristik morfometrik A.antiquata memiliki tinggi total cangkang rata-rata 1,53 cm, lebar total cangkang rata-rata 2,20 cm, tebal cangkang rata-rata 1,35 cm, panjang engsel cangkang rata-rata 1,83 cm, jarak posterior kanan dan kiri rata-rata 0,40 cm, jarak posterior dan engsel rata-rata 0,20 cm, lebar bukan rata-rata 1,10 cm, jarak antar radiating atas rata-rata 0,33 cm, jumlah guratan engsel rata-rata 45, radiating sculpture rata-rata 27 dan reticulate sculpture rata-rata 28 dan diperoleh kelimpahan A.antiquata berkisar 391 – 437 ind/m2  rata-rata 420 ind/m2. Berdasarkan hasil analisis korelasi diperoleh nilai korelasi positif dengan nilai R2 = 0.776 yang menunjukkan bahwa pengaruh Kelimpahan A.antiquata terhadap kandungan bahan organik di Perairan Teluk Balikpapan sebesar 78%, hal ini menunjukkan bahwa kandungan bahan organik dan kelimpahan A.antiquata memiliki korelasi positif.
KARATERISTIK KERAPATAN DAN MORFOMETRIK Enhalus acoroides DI PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR Rayhansyah, Muhammad Fauzan; Irawan, Aditya; Sari, Lily Inderia
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.541

Abstract

This research was conducted in Oktober 2022 - January 2023 in the waters of Balikpapan Bay, East Kalimantan. The purpose of this study was to determine the density and morphometric characteristics of Enhalus acoroides in Balikpapan Bay waters. The results showed that the density of E. acoroides was 280 – 748 shoots/m2 which was included in the dense category. Determination of the research location was determined by purposive sampling method. Sampling of E. acoroides at each station was carried out at low tide by determining the transect line from the highest tide position to the lowest low tide. Determination of the density and morphometrics of E. acoroides at each sub-station using a 50 x 50 cm quadrant frame. The results of morphometric measurements of E. acoroides have leaf length characteristics ranging from 28.80 – 91.07 cm, leaf width ranging from 6.40 – 15.84 mm, stem length ranging from 16.76 – 81.84 mm, stem diameter ranging from 12, 21 – 19.73 mm, rhizome length ranges from 29.95 – 119.85 mm, rhizome diameter ranges from 7.52 mm – 13.74 mm, root length ranges from 48.32 – 105.73 mm, root diameter ranges from 1.50 – 3.19 mm, the number of roots ranges from 3 – 10 roots. The morphometrics of seagrass are influenced by the characteristics of the substrate and the availability of nutrients.
HUBUNGAN KELIMPAHAN MEGA BIVALVIA DENGAN KERAPATAN LAMUN DI PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR Hesti, Dinda Putri; Irawan, Aditya; Sari, Lily Inderia
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.546

Abstract

The association of marine life that lives in seagrass beds is bivalves. The purpose of this study was to determine the relationship between the abundance of Mega Bivalvia and the density of seagrass in Balikpapan Bay, East Kalimantan. The research was conducted from October 2022 to January 2023. The research sites were divided into 4 stations with 3 repetitions at each station using the 50 cm x 50 cm quadrant transect method. Based on the results of the correlation test, it was shown that the density of seagrass in Balikpapan Bay was grown by species of E. acoroides and T. hemprichii. The Mega Bivalvia found consisted of 15 species namely, A. squamosus, A. antiquate, L. aurita, P. chloroticum, P. albidus, T. dentaria, G. pectinatum, A. violascens, P. consanguinues, T. muricatum, P. crassisulca, A. corbuloides, P. pellucidus, C. madecassinus and D. trunculus. The relationship between Mega Bivalve abundance and seagrass density in Balikpapan Bay waters is included in the moderate category but is not unidirectional or negative.
HUBUNGAN KELIMPAHAN PERIFITON DI DAUN Enhalus acroides TERHADAP KERAPATAN LAMUN DI TELUK BALIPAPAN Haerati, Miftahul; Irawan, Aditya; Sari, Lily Inderia
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.560

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 – Januari 2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan perifiton di daun Enhalus acroides terhadap kerapatan lamun di Teluk Balikpapan. Pengambilan sampel perifiton di daun E.acroides  dilakukan menggunakan transek kuadran 50 X 50 cm sebanyak 9 plot, kemudian dilempar secara acak. Pengaman perifiton dilakukan di Laboratoriun Biodiversitas Akuatik FPIK Unmul. Hasil Penelitian ditemukan 2 jenis lamun yaitu Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii dan di temukan 35 Spesies yang terdiri dari 8 kelas yaitu, Bacillariophyceae, Chlorophyceae, Chrysophceae, Cyanobacteria, Cyanophyceae, Olighymenophorea, Hexanauplia dan Trebouxiophyceae. Komposisi perifiton yang mendominasi yaitu dari kelas Bacillariophyceae dengan presentase 85% dan Spesies terbanyak ditemukan Nitzschia sp. dengan total kelimpahan 1.340 ind/cm2. Nilai indeks Keanekaragaman perifiton (H’) 2,682- 2,816 masuk dalam kategori sedang, nilai indeks keseragaman (E) 0,754 – 0,800 masuk dalam kategori stabil, dan indeks dominansi (D) 0,077-0,103 masuk dalam kategori rendah atau tidak ada spesies yang mendominasi. Perairan Teluk Balikpapan pada 4 stasiun terdapat kelimpahan perifiton dengan kerapatan lamun yang signifikan.
HUBUNGAN KERAPATAN LAMUN DAN KEPADATAN MAKRO BIVALVIA DI PERAIRAN TELUK KOTA BALIKPAPAN Wijaya, Tamara; Sari, Lily Inderia; Irawan, Aditya
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.619

Abstract

Teluk Balikapapan merupakan perairan yang memiliki biodiversitas tinggi dan berperan penting dalam kelangsungan hidup organisme perairan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 sampai dengan Januari 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kerapatan lamun dan kepadatan makro Bivalvia di Perairan Teluk Kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan lokasi stasiun penelitian dan menggunakan hubungan korelasi Pearson untuk menentukan kerapatan lamun dengan makro Bivalvia yang ditemukan dilokasi penelitian. Hasil penelitian ditemukan 2 Jenis lamun yakni Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii dan didapatkan 8 family serta 19 spesies Makro Bivalvia. family Verenidae spesies A. squamosus memiliki kepadatan tertinggi dan beberapa makro Bivalvia seperti Family Arcidae spesies A. notabilis, family Tellinidae spesies A. fausta, family Verenidae spesies C. jadisi, family Semelidae S. crenulata, S. proficua, dan family Cardiidae spesies T. muricatum memiliki kepadatan terendah. Hubungan Kerapatan lamun dengan kepadatan Bivalvia di perairan Teluk Balikpapan bersifat positif tetapi termasuk kedalam kategori lemah atau dapat dikatakan keberadaan lamun tidak berpengaruh dengan kepadatan Makro Bivalvia.
KONDISI KERAPATAN LAMUN DAN SEDIMEN DI PERAIRAN DUSUN SELANGAN KOTA BONTANG Mukmin; Sari, Lily Inderia; Nurfadilah
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.788

Abstract

Lamun memiliki beberapa fungsi penting pada daerah pesisir, salah satunya adalah lamun sebagai produsen primer pada perairan dangkal yang merupakan sumber makanan penting bagi beberapa jenis organisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerapatan lamun dengan sedimen dan untuk mengetahui tekstur sedimen di Dusun Selangan Kota Bontang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Juli 2022 di Dusun Selangan Kota Bontang. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan metode transek kuandran. Hasil yang didapatkan jenis lamun yang ditemukan hanya Enhalus acoroides. Nilai hasil kerapatan lamun Enhalus acoroides didapatkan rentang nilai 181 - 280 tegakan individu/m2, dan nilai terendah total kerapatan pada stasiun timur 181 tegakan individu/m2. Hasil pengukuran oseanografi pada parameter salinitas berkisar antara 32-33 o/00, DO pada setiap stasiun >5 mg/L, Suhu berkisar antara 30 – 31 0C, nilai pH berkisar antara 6,77-8,4, nitrat berkisar 0,004- 0,008 mg/L dan nilai konsetrasi fosfat 0,02 mg/L pada setiap lokasi. Sedangkan hasil pengukuran sedimen didapatkan kondisi kandungan Nitrat dan Fosfat pada sedimen di lokasi penelitian cukup baik sedangkan untuk nilai N-Total dan karbon organik masih di bawah ambang baku mutu.
The relationship between the characteristics of seagrass beds as a macro-rubbish trap in Balikpapan Bay, East Kalimantan Rasman, Rasman; Sari, Lily Inderia; Irawan, Aditya
Jurnal Ilmu Perikanan Tropis Nusantara (Nusantara Tropical Fisheries Science Journal) Vol. 3 No. 2 (2024): Nusantara Tropical Fisheries Science
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jipt.v3i2.821

Abstract

Balikpapan Bay is a waters that become sea transportation used by the community and also companies. Community and company activities that use sea transportation cause a lot of garbage in the waters of Balikpapan Bay Seagrass beds are stretches of seagrass vegetation that cover a coastal area or shallow sea. seagrass Balikpapan Bay, East Kalimantan. Data collection using to quadrant transect sampling. Analysis of the data used to determine the relationship between macro-rubbish and seagrass types of rubbish, rubbish volume and seagrass stands. Sampling was carried out using a 50 x 50 cm transect at 4 stations with 3 repetitions. The results of the study found 2 types of seagrass, namely E. acoroides and T. hemprichii. Then 2  types of waste were found, namely organic and inorganic waste Based on the results of the correlation test between macro-rubbish volume and trash seagrass stands, it stated that there was no positive correlation in seagrass beds in the waters of Balikpapan Bay, East Kalimantan.