Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pembelajaran Kewarganegaraan sebagai Upaya Peningkatan Moralitas Anak Kiranti, Nandia; Dewi, Dinie Anggraeni; Furmanasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.572 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan moralitas anak yang sudah menurun untuk membangun generasi penerus yang memiliki moralitas sesuai dengan moral warga negara Indonesia melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian anak-anak sekolah dasar dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumen dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan zaman, lingkungan tempat bermain, dan bimbingan orang tua sangat mempengaruhi terhadap perkembangan moralitas anak. Dan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi salah satu untuk menyelesaikan masalah-masalah diatas.
Pembelajaran Kewarganegaraan sebagai Upaya Peningkatan Moralitas Anak Kiranti, Nandia; Dewi, Dinie Anggraeni; Furmanasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan moralitas anak yang sudah menurun untuk membangun generasi penerus yang memiliki moralitas sesuai dengan moral warga negara Indonesia melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian anak-anak sekolah dasar dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumen dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan zaman, lingkungan tempat bermain, dan bimbingan orang tua sangat mempengaruhi terhadap perkembangan moralitas anak. Dan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi salah satu untuk menyelesaikan masalah-masalah diatas.
Pancasila sebagai Ideologi Pertahanan di Era Covid-19 Kiranti, Nandia; Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3955

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini antara lain untuk mengetahui konsep pancasila sebagai ideologi pertahanan di era covid-19 yang dirumuskan oleh para ahli. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode deskriptif analitik yaitu dengan menggambarkan teori-teori menurut para ahli tentang peran pancasila di era covid-19. Pendidikan kewarganegaraan didesain dengan tujuan untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara serta membentuk rasa kebangsaan, sikap dan perilaku cinta tanah air, berjiwa demokratis yang berkeadaban, menjadi warga Negara yang memiliki daya saing, berdisiplin dan berpartisipasi aktif dalam membangun kehidupan yang damai berdasarkan sistem nilai Pancasila. Sebagai suatu masyarakat pluralistik, puncak-puncak budaya nusantara seharusnya dikembangkan untuk memantapkan dan memperkaya kebudayaan Indonesia. Dengan kata lain, muatan lokal dalam program pendidikan haruslah dilakukan sedemikian rupa sehingga melengkapi dan memperkuat muatan nasional dalam memilih dan memilah pengaruh global.
Pembelajaran IPS menggunakan Metode Storytelling di Sekolah Dasar Sa’diyah, Melani Khalimatu; Kiranti, Nandia; Rustini, Tin; Arifin, Muh. Husen
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4085

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas mengenai metode digital storytelling. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh metode digital storytelling dalam meningkatkan kegiatan pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini dikarenakan masihh banyak tenaga pendidik yang kurang memanfaatkan teknologi komputer. Langkah-langkah pembelajaran dengan metode digital storytelling terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahapan membuka atau mengawali kegiatan, tahapan saat bercerita, dan tahapan menutup cerita dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap siklusnya mengalami peningkatan sehingga bisa memanfatkan teknologi digital. Dan dapat disimpulkan bahwa metode digital storytelling dapat meningkatkan kreatifitas tenaga pendidik.
ETHICS WITHIN THE SUNDANESE LOCAL WISDOM “TRISILAS”: A PHILOSOPHICAL STUDY OF MORAL DISENGAGEMENT AMONG STUDENTS: ETIKA DALAM NILAI KEARIFAN LOKAL ”TRISILAS” (SILIH ASIH, ASAH, ASUH): STUDI FILSAFAT TENTANG MORAL DISENGAGEMENT DI KALANGAN SISWA Kiranti, Nandia; Yusuf Tri Herlambang; Dinie Anggraeni Dewi
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6556

Abstract

The development of technology and digital media has influenced the moral behavior of young generations, marked by the increasing phenomenon of moral disengagement such as cyberbullying, lack of empathy, and weak social responsibility among students. This study aims to analyze the Sundanese local wisdom values silih asah, silih asih, and silih asuh (Trisilas) as an ethical foundation for addressing moral disruption among students. The method used is a systematic literature review (SLR) employing the PRISMA approach on 20 scientific articles published between 2020 and 2025. The analysis results indicate that Trisilas values function as a moral and social strengthening mechanism capable of reducing moral disengagement tendencies by fostering empathy, responsibility, and solidarity within educational environments. Silih asah develops intellectual reflection, silih asih cultivates emotional concern, and silih asuh reinforces students’ social responsibility. The integration of these values in modern education aligns with virtue ethics, which emphasizes moral habituation through communal culture. Thus, the internalization of Trisilas local wisdom can serve as an effective strategy to build students’ character and moral awareness in the digital era while simultaneously strengthening the nation’s cultural identity and spirituality in facing global challenges.
STUDENT LITERACY TRANSFORMATION IN THE DIGITAL AGE: THE EFFECT OF DISCOVERY BASED READING WITH LEVELED BOOKS ON CRITICAL READING COMPREHENSION Kiranti, Nandia; Yeni Yuniarti; Dinie Anggraeni Dewi
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6608

Abstract

This research was conducted to address various problems of low levels of critical reading comprehension skills of students. Reading comprehension is a reading activity that aims to obtain information contained in the reading text. This research is motivated by the low level of reading ability, especially in reading comprehension. This study aims to determine the effect of the discovery-based reading method on the critical reading comprehension skills of elementary school students. The method used is a quasi-experimental design with the Matching-Only Pre-test-Post-test Control Group Design, involving fifth-grade students in two schools in Bandung Regency. The average pre-test of the experimental class is 52.0833 and the post-test of the experimental class is 88.7500 so that in the experimental class there is an increase. The average pre-test value of the control class is 37.4000 and the post-test of the control class is 76.9000 so that in the control class there is an increase. The highest score in the post-test of the experimental class was 100 and the lowest score in the post-test of the experimental class was 80. The highest score in the post-test of the control class was 82.5 and the lowest score in the post-test of the control class was 65. There was no difference in the influence of critical reading comprehension ability between those using the discovery-based reading method and those using the SQ3R method.
Transformasi Pembelajaran Abad ke-21 Melalui Challenge Based Learning (CBL): Dampak terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Kiranti, Nandia; Khairunnisak, Rania; Islami, Raya Amanda Nur; Iskandar, Sofyan
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81207

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut adanya pembelajaran yang mampu menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, termasuk kemampuan berpikir kreatif matematis. Namun, praktik pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi oleh pendekatan konvensional sehingga membatasi kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Challenge-Based Learning (CBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain nonequivalent control group yang melibatkan siswa kelas V di SD Laboratorium UPI Cibiru, terdiri atas kelas eksperimen yang menerapkan CBL dan kelas kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik nonparametrik, termasuk uji homogenitas, uji Mann–Whitney, dan Wilcoxon Signed Rank Test. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kreatif matematis pada kelas eksperimen setelah penerapan CBL dengan nilai signifikansi 0,003 (<0,05), meskipun perbandingan antara kelas eksperimen dan kontrol tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,257). Secara keseluruhan, kelas eksperimen menunjukkan peningkatan capaian yang lebih tinggi, mengindikasikan bahwa tahapan Engage, Investigate, dan Act dalam CBL efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan pemecahan masalah, dan kreativitas matematis.
Transforming Student Literacy in the Digital Era: The Effect of Discovery-Based Reading with Leveled Books on Critical Reading Comprehension Kiranti, Nandia; Yuniarti, Yeni
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the low level of critical reading comprehension skills among elementary school students, which reflects one of the indicators of low reading literacy in Indonesia as reported by the 2022 PISA study. Reading instruction in schools generally focuses more on reading fluency rather than on text comprehension. Therefore, it is necessary to apply learning methods that can enhance students’ critical thinking and reading comprehension skills, one of which is the discovery based reading (DbR) method supported by digital leveled books. The purpose of this study was to analyze the effect of the discovery based reading method on elementary school students’ critical reading comprehension skills and to compare it with the SQ3R method. The study employed a quasi experimental design using the Matching-Only Pre-test-Post-test Control Group Design. The research subjects consisted of 43 fifth-grade students from two elementary schools in Bandung Regency, divided into experimental and control groups. Data were collected through a critical reading comprehension test covering six critical thinking indicators and analyzed using normality, homogeneity, and t-test statistical tests to examine the hypotheses. The results showed a significant improvement in critical reading comprehension skills for both the experimental class using the discovery based reading method and thecontrol class using the SQ3R method. The average post-test score of the experimental class increased from 52.08 to 88.75, while that of the control class increased from 37.40 to 76.90. However, the gain test results indicated no significant difference between the two methods. In conclusion, both discovery based reading and SQ3R methods are effective in improving students’ critical reading comprehension skills. These methods can complement each other and be applied flexibly in Indonesian language learning to enhance students’ literacy and critical thinking skills in the digital era.