Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH

ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI BUAH NAGA DI NAGARI ARIPAN KECAMATAN X KOTO SINGKARAK KABUPATEN SOLOK Putra, Angga; Karina, Indira
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4826

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the production costs and income of dragon fruit farming in Nagari Aripan, X Koto Singkarak District, Solok Regency. The research method used was descriptive quantitative with a sample of 21 farmers determined using Slovin’s formula at a 15% margin of error. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, and then analyzed using calculations of production costs, revenue, and income. The results showed that the average fixed cost was Rp. 844,963 per year, the variable cost was Rp. 10.535.37 per year, resulting in a total cost of Rp. . 224.708.450 per year. The average revenue of dragon fruit farmers was Rp. 30,780,952 per year with a net income of Rp 19.400.552 per year, which accounted for 63,3% of the revenue. These findings indicate that dragon fruit farming in Nagari Aripan is highly profitable and feasible to be further develop. Keywords: Dragon fruit, production cost, income, farming Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi dan pendapatan usahatani buah naga di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 21 orang petani yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 15%. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan perhitungan biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap sebesar Rp 844.963 per tahun, biaya variabel Rp. 10.535.37 per tahun, sehingga total biaya mencapai Rp. 224.708.450 per tahun. Rata-rata penerimaan petani buah naga sebesar Rp 30.780.952 per tahun dengan pendapatan bersih Rp. 19.400.552 per tahun atau 63,3% dari penerimaan. Hal ini membuktikan bahwa usahatani buah naga di Nagari Aripan memberikan keuntungan yang cukup tinggi dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut. Kata Kunci: Buah naga; biaya produksi; pendapatan; usahatani
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea Mays l. Saccharata) DI KABUPATEN SOLOK SELATA KECAMATAN SANGIR NAGARI LUBUK GADANG TIMUR agustio, M zergi; Karina, Indira
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4864

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the factors affecting sweet corn (Zea mays L. saccharata) production in Sangir District, Nagari Lubuk Gadang Timur, Solok Selatan Regency. Primary data were obtained from 40 farmers through interviews and questionnaires using a descriptive quantitative method with the Cobb-Douglas production function. The variables studied included land area, seeds, fertilizer, pesticides, and labor. The results showed that simultaneously all variables significantly affected sweet corn production, while partially only the fertilizer variable had a significant effect. The coefficient of determination (R) was 0.550, and the Return to Scale (RTS) value of 0.910 indicated that sweet corn farming operates under decreasing return to scale. Thus, fertilizer is the most dominant factor in increasing production. Improving the efficiency of fertilizer use and managing other production inputs are necessary to enhance sweet corn productivity in the study area.Keyword: Sweet Corn, Production Factors, Cobb-Douglas, Solok Selatan.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi jagung manis (Zea mays L. saccharata) di Kecamatan Sangir, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kabupaten Solok Selatan. Data primer diperoleh dari 40 petani melalui wawancara dan kuesioner, dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas. Variabel yang diteliti meliputi luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kelima variabel berpengaruh signifikan terhadap produksi jagung manis, sedangkan secara parsial hanya variabel pupuk yang berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi (R) sebesar 0,550 dan Return to Scale (RTS) sebesar 0,910 menandakan usaha tani jagung manis berada pada kondisi decreasing return to scale. Dengan demikian, faktor pupuk menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan produksi. Diperlukan peningkatan efisiensi penggunaan pupuk dan pengelolaan input produksi lainnya agar produktivitas jagung manis di wilayah ini dapat meningkat.Kata kunci: Jagung Manis, Faktor Produksi, Cobb-Douglas, Solok Selatan.