Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategi green economic: pelatihan pemandu ekowisata mangrove di Kenagarian Sungai Pinang Kabupaten Pesisir Selatan Wahyudin, Rama; Karina, Indira; Putra, Pandhu Rochman Suosa
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v8i4.67

Abstract

Utilizing opportunities that arise from the potential natural and cultural riches of the Nagari Sungai Pinang – Pesisir Selatan community has become an innovation for developing a Green Economy Strategy. This model is a projection that brings benefits to improving people's welfare while still paying attention to and making good use of the environment. This research is a type of qualitative descriptive research, using the PAR (Participatory Action Research) method. This research is a form of Community Service by providing literacy and outreach to community groups in the Andespin Community. The results of this research are in the form of utilizing the potential of Nagari Sungai Pinang to be developed into ecotourism, such as the formation of community groups that understand the meaning of Green Economics as a form of creating an environmentally friendly economic system, secondly the formation of micro business groups that utilize marine resources into processed products in the form of frozen food, as well as the concept of utilization environment as a good mangrove tourism.
BERKEBUN DAN BUDIDAYA IKAN DI KAWASAN PERKOTAAN: APLIKASI BUDIKDAMBER SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN KEMANDIRIAN PANGAN UPAYA MENDUKUNG GREEN ECONOMY Karina, Indira; Ikhlas, Boni; Desmiati, Ira; Aisyah, Siti; Munzir, Abdullah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2263

Abstract

Abstract: The Lubuk Tempurung Indah Fish Farming Group mainly cultivates tilapia. Since the last 5 years, agricultural land and fish farms in Kuranji Village have been disappearing and replaced by housing complexes. This has caused production from farmers and fish farmers to decline. To overcome this problem, the solution designed is skills training on the technical aspects of BUDIKDAMBER or fish farming in a bucket with a hydroponic system at the top. Assistance in BUDIKDAMBER and hydroponic business management starting from planning, organizing, directing to supervising the products produced and assistance in product marketing through improving marketing strategies by utilizing internet networks or websites (e-commerce). The result of this activity is the emergence of new products resulting from the diversification of the application of Budikdamber science and technology, namely live stalls (vegetables and fruits) and growing TOGA (family medicinal plants) and catfish from Budikdamber. The formation of business management ranging from planning, organizing, directing to supervising the products produced. Partners are able to make well-organized financial and administrative bookkeeping, and are able to market products utilizing the internet network or website (e-commerce).Keywords: BUDIKDAMBER, Hydroponics, Marketing, Business Development. Abstrak: Kelompok Budidaya Ikan Lubuk Tempurung Indah sebagian besar hanya membudidayakan ikan nila. Sejak 5 tahun terakhir lahan pertanian dan budidaya ikan di Kelurahan Kuranji semakin menghilang dan berganti dengan komplek perumahan. Ini menyebabkan produksi dari petani dan pembudidaya ikan semakin menurun. Untuk mengatasi masalah tersebut solusi yang dirancang adalah pelatihan keterampilan pada aspek teknis BUDIKDAMBER atau budidaya ikan dalam ember dengan sistem hidroponik di bagian atasnya. Pendampingan dalam manajemen usaha BUDIKDAMBER dan hydroponic mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan hingga pengawasan terhadap produk yang dihasilkan dan pendampingan pada pemasaran produk melalui peningkatan stategi pemasaran dengan memanfaatkan jaringan internet atau website (e-commerce). Hasil dari kegiatan ini adalah munculnya produk baru hasil diversifikasi penerapan IPTEK Budikdamber yaitu warung hidup (sayur dan buah-buahan) dan menanam TOGA (tanaman obat keluarga) serta lele hasil Budikdamber. Terbentuknya manajemen usaha mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan hingga pengawasan terhadap produk yang dihasilkan. Mitra mampu membuat pembukuan keuangan dan administrasi yang tertata baik, dan mampu memasarkan produk memanfaatkan jaringan internet atau website (e-commerce).Kata kunci: Budikdamber, Hidroponik, Pemasaran, Pengembangan Usaha.
Stomach Content Analysis of Gariang Fish (Tor sp) At Anai River Padang Pariaman Regency Karina, Indira
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 19, No 1 (2023): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.19.1.63-67

Abstract

Analysis of fish stomach contents can provide an overview of the composition of natural feed in the stomach with its habitat.The research about stomach content analysis of gariang fish (Tor sp) at Anai River aimed to know the kind of gariang fish’s food include main food, supplement food, and additional food. This is because the economis value of gariang fish is very high but the distribution is still limited and the management has not been carried out optimally. The potensial of gariang fish resources also be threatened due to environmental pollution caused by household and industrial waste. Therefore, it is necessary to have good management to maintained the environmental conditions and the availability of gariang fish food
ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA PRODUK DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN LELE (Clarias gariepenus) Suosa Putra, Pandhu Rochman; Karina, Indira; Imtihan, Imtihan
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1389

Abstract

Budidaya ikan lele yang mulai banyak dikembangkan oleh masyarakat menjadikan ikan lele sebagai salah satu sumber protein yang mulai banyak digemari. Salah satu produk olahan ikan lele yang sangat populer dan diminati oleh masyarakat adalah bakso, bakso merupakan makanan khas dari Indonesia yang digemari oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Produk diversifikasi olahan lele menjadi bakso ini juga dapat memberikan nilai tambah apabila dibandingkan dengan penjualan ikan lele mentah. Akan tetapi masih banyak juga masyarakat yang masih ragu dengan kandungan gizi bakso ikan lele, sehingga perlu dilakukan kajian terhadap kandungan gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi bakso ikan lele. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Hasil yang diperoleh pada studi ini adalah proses pembuatan bakso ikan lele meliputi proses pemfilletan, penggilingan daging ikan, pencampuran bahan, pencetakan, perebusan, pendinginan, pengemasan, dan penyimpanan produk. Kandungan gizi pada bakso ikan lele meliputi kandungan protein kasar 21,57%; lemak kasar 12,19%; karbohidrat 24,14%; serat kasar 1,673%; kadar air 30,30%; dan kadar abu 11,59%. 
ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI BUAH NAGA DI NAGARI ARIPAN KECAMATAN X KOTO SINGKARAK KABUPATEN SOLOK Putra, Angga; Karina, Indira
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4826

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the production costs and income of dragon fruit farming in Nagari Aripan, X Koto Singkarak District, Solok Regency. The research method used was descriptive quantitative with a sample of 21 farmers determined using Slovin’s formula at a 15% margin of error. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, and then analyzed using calculations of production costs, revenue, and income. The results showed that the average fixed cost was Rp. 844,963 per year, the variable cost was Rp. 10.535.37 per year, resulting in a total cost of Rp. . 224.708.450 per year. The average revenue of dragon fruit farmers was Rp. 30,780,952 per year with a net income of Rp 19.400.552 per year, which accounted for 63,3% of the revenue. These findings indicate that dragon fruit farming in Nagari Aripan is highly profitable and feasible to be further develop. Keywords: Dragon fruit, production cost, income, farming Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi dan pendapatan usahatani buah naga di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 21 orang petani yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 15%. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan perhitungan biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap sebesar Rp 844.963 per tahun, biaya variabel Rp. 10.535.37 per tahun, sehingga total biaya mencapai Rp. 224.708.450 per tahun. Rata-rata penerimaan petani buah naga sebesar Rp 30.780.952 per tahun dengan pendapatan bersih Rp. 19.400.552 per tahun atau 63,3% dari penerimaan. Hal ini membuktikan bahwa usahatani buah naga di Nagari Aripan memberikan keuntungan yang cukup tinggi dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut. Kata Kunci: Buah naga; biaya produksi; pendapatan; usahatani
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea Mays l. Saccharata) DI KABUPATEN SOLOK SELATA KECAMATAN SANGIR NAGARI LUBUK GADANG TIMUR agustio, M zergi; Karina, Indira
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4864

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the factors affecting sweet corn (Zea mays L. saccharata) production in Sangir District, Nagari Lubuk Gadang Timur, Solok Selatan Regency. Primary data were obtained from 40 farmers through interviews and questionnaires using a descriptive quantitative method with the Cobb-Douglas production function. The variables studied included land area, seeds, fertilizer, pesticides, and labor. The results showed that simultaneously all variables significantly affected sweet corn production, while partially only the fertilizer variable had a significant effect. The coefficient of determination (R) was 0.550, and the Return to Scale (RTS) value of 0.910 indicated that sweet corn farming operates under decreasing return to scale. Thus, fertilizer is the most dominant factor in increasing production. Improving the efficiency of fertilizer use and managing other production inputs are necessary to enhance sweet corn productivity in the study area.Keyword: Sweet Corn, Production Factors, Cobb-Douglas, Solok Selatan.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi jagung manis (Zea mays L. saccharata) di Kecamatan Sangir, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kabupaten Solok Selatan. Data primer diperoleh dari 40 petani melalui wawancara dan kuesioner, dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas. Variabel yang diteliti meliputi luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kelima variabel berpengaruh signifikan terhadap produksi jagung manis, sedangkan secara parsial hanya variabel pupuk yang berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi (R) sebesar 0,550 dan Return to Scale (RTS) sebesar 0,910 menandakan usaha tani jagung manis berada pada kondisi decreasing return to scale. Dengan demikian, faktor pupuk menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan produksi. Diperlukan peningkatan efisiensi penggunaan pupuk dan pengelolaan input produksi lainnya agar produktivitas jagung manis di wilayah ini dapat meningkat.Kata kunci: Jagung Manis, Faktor Produksi, Cobb-Douglas, Solok Selatan.