Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Tasawuf dalam Mencapai Taqarub pada Allah bagi Santri di Pondok Pesantren Baiturrohmah Malang Widodo, Wahyudi
Al-Idaroh: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian (LP3M) STIT al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/alidaroh.v8i2.1767

Abstract

Sufism is usually associated with traditional or rural societies. Because, although their culture is closer to Sufism, urban people ignore it. However, Sufism is sometimes considered a solution to the problem of spiritual awakening. It was a Sufism program at Pesantren Baiturohmah in Malang. Sufism that combines the teachings of nature and sharia is taught in this mixed stream. The research method used is qualitative or directly involved. The results obtained include: The idea of Sufism education at the Baiturrohmah Islamic Boarding School in Malang City is based on Islamic teachings that aim to achieve a harmonious balance between sharia (Islamic law) and the spiritual journey towards attaining closeness to God. 2) Sufism Education Management in achieving Taqarub to Allah for Santri is carried out in a program called khalwat which consists of four things, namely: a) The process of bai'at involves students joining pesantren and being taught the processes of tawasul and khlawat by their professors, Murshid. b) During this phase, students practice Khalwat and uzlah by isolating themselves from the public for 7 days. They also develop the quality of zuhud by completing sunnah and fasting rituals. c) give mahdah worship lessons with basic to upper and d) stay in the hut for seven days and are prohibited from interacting with outside.
Strong Madrasah Education Management Strategy To Improve The Quality of Education In MTsn 2 Malang City Widodo, Wahyudi
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 5 (2024): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i4.234

Abstract

Madrasah is a formal educational institution that has an important role in educating the nation's life. The quality of madrasa education needs to be continuously improved so that madrasas can play an optimal role in educating the nation's life. One effort that can be made to improve the quality of madrasa education is to implement strong madrasa education management. The aim of this research is to determine a strong madrasa education management strategy to improve the quality of education at MTSN 2 Malang City. This study used qualitative research methods. Data collection techniques in this research were carried out using literature study and observation. The collected data is then analyzed in three stages, namely reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results show that strong madrasa education management is an important step in improving the quality of madrasa education. This step is carried out by implementing a good work ethic and performance, so that it can fulfill the mandate of Law no. 20 of 2003 concerning the National Education System. Apart from that, education management strategies can be implemented through implementing Allah SWT's command to print 'ulul albab' and Rasulullah SAW's command "thalabul ilmi faidhatun ala kullu muslimin wal muslimat." Thus, education or tarbiyah is directed at producing good student graduates, who are based on morals and have the main benchmarks, namely the Koran and hadith, not just ethics and morals.
Pembuatan Handsoap Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Apel untuk Mempersiapkan Wirausaha Mandiri Siswa SMAN 2 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Rahayu, Puji; Choiriah, Siti; Setiyawati, Hari; Widodo, Wahyudi; Feebiyanti, Amanda Puspita Ayu
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMAN 2 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, dengan tema “Pembuatan Handsoap Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Apel sebagai Langkah dalam Mempersiapkan Wirausaha Mandiri bagi Siswa SMAN 2 Rangkasbitung”. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan dan praktik langsung kepada tenaga pendidik dan peserta didik dalam pembuatan handsoap berbahan dasar apel yang ramah lingkungan serta aman bagi kesehatan. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) juga melakukan pendampingan berkelanjutan agar produk yang dihasilkan dapat diproduksi secara mandiri, dimanfaatkan secara optimal, dan dipasarkan secara luas. Program ini dilaksanakan pada bulan April hingga Desember 2025 (In Syaa Allah), dengan fokus awal pemenuhan kebutuhan sabun pencuci tangan di lingkungan sekolah, yang selanjutnya dikembangkan ke pasar masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi kewirausahaan peserta didik, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan pelestarian lingkungan, serta membentuk karakter mandiri dan inovatif. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan melalui pemantauan pasca pelaksanaan dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan proses produksi serta distribusi produk.
MANAJEMEN KONFLIK DALAM PONDOK PESANTREN: PENDEKATAN ISLAMI UNTUK PENYELESAIAN MASALAH widodo, wahyudi
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.332

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan akhlak santri. Namun, keberagaman latar belakang sosial, budaya, dan tingkat pemahaman agama di pesantren sering kali menjadi pemicu konflik. Konflik dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti perbedaan pendapat antar-santri, ketegangan antara santri dan pengasuh, serta perbedaan kepentingan dalam pengelolaan pesantren. Jika tidak dikelola dengan baik, konflik ini dapat mengganggu harmoni kehidupan pesantren dan menurunkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan Islami dalam manajemen konflik di lingkungan pesantren, dengan menyoroti konsep musyawarah (syura), ishlah (rekonsiliasi), ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam), serta keadilan (‘adl) dalam penyelesaian perselisihan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, melalui observasi langsung serta analisis dokumen terkait kebijakan pengelolaan konflik di pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen konflik berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi solusi efektif dalam menjaga stabilitas dan harmoni pesantren. Pendekatan ini meliputi strategi preventif dengan menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini, strategi kuratif melalui mediasi oleh kyai atau ustaz, serta strategi rekonstruktif yang berfokus pada rehabilitasi hubungan dan evaluasi kebijakan pesantren. Dengan menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam penyelesaian konflik, pesantren dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif, harmonis, dan sesuai dengan tujuan pembinaan karakter santri