Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Karakteristik Sensoris dan Fisikokimia Fruit Leather Buah Nanas Dengan Penambahan Kulit Mangga Sebagai Camilan Sehat Hapsari, Martina Widhi; Rohana, Lina
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v8i2.21001

Abstract

Fruit leather is a dried fruit product shaped into thin sheets. Pineapple and mango peel can be used as raw materials for fruit leather. Pineapple contains a high water content, making it perishable and shortening its shelf life. Meanwhile, mango peel, which has yet to be widely utilized, has the potential for addition due to its high pectin, fiber, and antioxidant content. This study aims to determine the formulation and the effect of adding mango peel on the moisture content, antioxidant activity, tensile strength, and elongation of fruit leather. The experimental design used was a Completely Randomized Design (CRD) with a ratio of pineapple to mango peel as follows: A0 = (100:0), A1 = (80:20), A2 = (70:30), A3 = (60:40), and A4 = (50:50). The data obtained were analyzed using ANOVA. If significant differences were found among treatments, further analysis was conducted using Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The best treatment selection was based on the overall results of organoleptic tests, followed by physicochemical analysis. The selected formula in this study was treatment A1 (80:20), with results showing a moisture content of 22.88%, antioxidant activity of 81.78%, crude fiber content of 19.66%, tensile strength of 6.43 MPa, and elongation of 10.3%.
Pengembangan edible film berbasis whey kedelai dengan penambahan minyak atsiri kayu manis (Cinnamomum burmannii) sebagai kemasan aktif pangan Pratama Emiliano, Michael Kurnia; Hapsari, Martina Widhi
Journal of Tropical AgriFood Volume 8 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Department of Agricultural Products Technology, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.8.4.2026.26152.294-299

Abstract

Limbah cair rebusan kedelai dari industri tempe memiliki potensi untuk mencemari lingkungan, namun di dalamnya terdapat 4,06% karbohidrat yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kemasan aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan edible film berbasis limbah cair (whey) kedelai dengan penambahan minyak atsiri kayu manis (Cinnamomum burmannii) sebagai kemasan aktif pangan. Metode penelitian dilakukan dalam dua tahap menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Tahap pertama menguji variasi biopolimer tambahan melalui substitusi gelatin dengan karagenan (0%, 25%, dan 50%) untuk menentukan sifat fisik optimum. Tahap kedua menguji pengaruh penambahan konsentrasi minyak atsiri kayu manis (0%, 1%, 2%, dan 3%) terhadap aktivitas antioksidan dari variasi biopolimer terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi gelatin dengan 25% karagenan menghasilkan nilai kuat tarik tertinggi sebesar 0,91 MPa dengan elongasi saat putus hingga 171,50% dan daya larut yang mencapai 96,55%. Sebagai kemasan aktif, penambahan minyak atsiri kayu manis berpengaruh signifikan terhadap peningkatan aktivitas antioksidan. Aktivitas antioksidan tertinggi ditemukan pada konsentrasi minyak atsiri 3% dengan inhibisi sebesar 69,90%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa limbah cair rebusan kedelai berpotensi untuk dikembangkan menjadi kemasan aktif.