Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Dismenorea dengan Gangguan Aktivitas Belajar Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Megarezky Mongkapu, Graceya; Fitrianingsih, Julia; Herman, Sriyana; Gaffar, Herry Darsim; Mustamin, Mustamin; Rusli, Rusli
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.2366

Abstract

Pendahuluan: Karakteristik sosiodemografi ibu berperan penting dalam mengidentifikasi risiko persalinan prematur sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegahnya. Dismenorea juga dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, termasuk aktivitas belajar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dismenorea dengan aktivitas belajar mahasiswi S1 Keperawatan Universitas Megarezky. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswi S1 Keperawatan angkatan 2016-2018 sebanyak 222 orang. Sampel diambil menggunakan purposive sampling dengan kuesioner sebagai instrumen untuk mengukur hubungan dismenorea dengan aktivitas belajar. Hasil: Dari 143 mahasiswi yang menjadi responden, 43 orang (30,1%) mengalami nyeri ringan, 63 orang (44,1%) nyeri sedang, dan 37 orang (25,9%) nyeri berat. Sebanyak 107 mahasiswi (74,8%) melaporkan aktivitas belajar terganggu akibat dismenorea, sementara 36 mahasiswi (25,2%) tidak terganggu. Uji chi-square menunjukkan nilai p < 0,05 (p=0,004), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dismenorea dan aktivitas belajar. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dismenorea dan aktivitas belajar mahasiswi S1 Keperawatan Universitas Megarezky Makassar, dengan hasil uji chi-square yang menunjukkan p < 0,05.
Studi Etnomedisin Tumbuhan Obat Tradisional Masyarakat Adat Karampuang Kabupaten Sinjai Latu, Saparuddin; Bahar, Muhammad Yusuf; Mansur; Padjalangi, Andi Muhammad Yaqkin; Patarai, Muhammad Idris; Gaffar, Herry Darsim; Jangga
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 7 (2025): Proceedings of the 1st National Seminar on Global Health and Social Issue (LAGHOSI)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v7i.1448

Abstract

Latar Belakang: Salah satu studi yang dikembangkan untuk menginventarisasi ramuan tumbuhan obat serta cara penggunaannya oleh etnis lokal tertentu yakni studi etnomedisin. Etnomedisin merupakan penelitian yang mengungkapkan pengetahuan lokal berbagai jenis etnis dalam menjaga kesehatannya. Etnomedisin merupakan salah satu cara untuk mendokumentasikan pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan cara pemanfaatan tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional pada masyarakat adat Karampuang Kabupaten Sinjai. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional yang menggunakan metode kualitatif. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sebanyak 40 jenis tumbuhan dimanfaatkan sebagai obat. Organ tumbuhan yang dimanfaatkan antara lain daun, rimpang, buah, batang, akar, umbi, biji dan kayu batang. Kesimpulan: Pengolahan tumbuhan sebagai obat yaitu dengan cara direbus, diremas, dikunyah, dimakan langsung, ditumbuk, diparut dan dilumatkan.
Analysis of Human Resource Readiness in the Implementation of the Central Health Management Information System (SIMPUS) and the Integrated Referral Information System (SISRUTE) Hemma, Helmiati; Gaffar, Herry Darsim; Patarai, Muhammad Idris
Miracle Journal of Public Health Vol 8 No 2 (2025): Miracle Journal of Public Health (MJPH)
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v8i2.403

Abstract

Digital transformation in Indonesia's health sector through the implementation of SIMPUS and SISRUTE aims to improve the quality of health services and operational efficiency. SIMPUS is designed to integrate various operational functions of community health centers, while SISRUTE connects patient referral processes between health facilities. These two systems also strengthen coordination between health agencies. This study analyzes the readiness of human resources in the implementation of SIMPUS and SISRUTE using an associative quantitative design, a cross-sectional study approach, and ordinal regression tests. The research sample consisted of 39 respondents selected through total sampling. The results of the analysis show that technical competence and skills (p = 0.025), training and capacity building (p = 0.011), attitudes and perceptions (p = 0.018), mental readiness (p = 0.029), and performance and productivity (p = 0.015) significantly affect human resource readiness in the implementation of SIMPUS and SISRUTE. The conclusion of this study confirms that improving competence, continuous training, strengthening positive attitudes, mental readiness, and better performance are key factors in ensuring the effective and successful implementation of SIMPUS and SISRUTE, as well as improving the quality of health services in Community Health Centers and Hospitals.