Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Informasi dalam Sistem Akuntansi Keuangan di Pemerintah Daerah Kota Metro : (Studi Kasus pada SKPD Pemerintah Kota Metro) Rohman, Fatur; Yulita Zanaria; Ardiansyah Japlani
Oikonomia Vol 2 No 1 (2024): March
Publisher : Edu Partner Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69747/oikonomia.v2i1.48

Abstract

Penelitian ini untuk menemukan bukti empris pengaruh komitmen organisasi dan kompetensi sumber daya manusia terhadap pemanfaatan teknologi informasi pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kota metro. Penelitian di lakukan pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kota metro dengan jumlah sampel 40 orang responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dan teknik pengambilan data dengan menggunakan kuisioner. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis korelasi pearson product moment dan regresi berganda menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menyimpulkan : (1) Komitmen organisasi berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah kota metro; (2) Kompetensi sumber daya manusia berpenaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah kota metro; (3) Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah kota metro.
ANALYSIS OF BIRD DIVERSITY AND FEEDING GUILDS IN THE SIMPANG RUSA ECOSYSTEM RECOVERY AREA, SUSUKAN BARU RESORT, WAY KAMBAS NATIONAL PARK Iswandaru, Dian; Nurazizah, Wianda Pipit; Rohman, Fatur; Rahma Fitriana, Yulia
Jurnal Belantara Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbl.v8i2.1127

Abstract

The presence of birds can indicate whether the environment supports the life of an organism or not because it has a reciprocal and interdependent relationship with its environment. The diversity and abundance of bird species can indicate how the area is doing. This study aimed to determine birds' diversity, richness, evenness, dominance, feeding groups, and conservation status in the Simpang Rusa Ecosystem Recovery Area (SRERA). Data collection was done by direct observation in the field using the point count method. A total of 47 bird species from 24 families with a species diversity value (H') of 3.11 in the high category, species richness value (R) 7.62, species evenness value (E) of 0.8 in the good category, and species dominance (C) of 0.07 in the low category. 6 feeding groups were identified, namely insect eaters (53%), fruit eaters (18%), animal material eaters (12%), fish eaters (7%), seed eaters (6%) and nectar eaters (3%). Four protected bird species were found, namely Elanus caeruleus and Spilornis cheela, Gorsachius melanolophus and Rhipidura javanica. Based on the IUCN Redlist, there are two bird species with Near Treatened status, namely the Phaenicophaeus diardi and Cyornis turcosus, one species with Vulnerable status, namely the Acridotheres javanicus, and 42 other species with Least Concern status. Based on CITES, two bird species have Appendix II status. Annual monitoring is needed to monitor the population and mitigate threats as a conservation effort.
Farmers’ Response to The Utilization Of Vatious Light Sources For The Control Of Rice Bug Pests (Leptocorisa acuta thunberg) in Rice (Oryza sativa L.): Respons Petani terhadap Pemanfaatan Cahaya Berbeda Pengendalian Hama Walang Sangit (Leptocorisa acuta thunberg) pada Tanaman Padi (Oryza Sativa L.) junaidi, junaidi; Rukka, Hermaya; Aimanah, Ummu; Rohman, Fatur
Jurnal Agrisistem Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v21i2.491

Abstract

Hama walang sangit (Leptocorisa acuta Thunberg.) merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman penting pada padi yang dapat menyebabkan kehilangan hasil hingga 50% pada musim tertentu. Salah satu pendekatan pengendalian ramah lingkungan yang potensial adalah penggunaan perangkap cahaya (light trap). Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui efektivitas warna cahaya yang berbeda terhadap tingkat ketertarikan walang sangit dan (2) mengidentifikasi respons petani terhadap pemanfaatan cahaya sebagai metode pengendalian hama. Penelitian dilakukan pada April–Mei 2024 di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, menggunakan empat perlakuan warna lampu LED yaitu, bening (P0), kuning (P1), merah (P2), dan hijau (P3), masing-masing dengan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cahaya merah (P2) merupakan warna paling efektif, dengan total tangkapan 20 ekor dan persentase rata-rata 35,69%, lebih tinggi dibandingkan perlakuan lain. Preferensi kuat terhadap cahaya merah berkaitan dengan sensitivitas visual serangga pada panjang gelombang 620–700 nm dan respons fototaksis positif. Respon petani menunjukkan penerimaan yang baik terhadap teknologi perangkap cahaya sebagai alternatif pengendalian yang murah, ramah lingkungan, dan dapat mengurangi penggunaan pestisida kimia. Secara keseluruhan, penggunaan cahaya merah berpotensi menjadi komponen efektif dalam strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada tanaman padi.