Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Masjid dalam mewujudkan keberlangsungan operasional dan kemakmuran masjid Pada Pengurus DKM Masjid Al-Itihad Kalimaya 2 Permata Mutiara Maja Desa Curug Badak, Lebak Banten Febrianti, Wenty; Lutfi, Mohamad; Ibrahim, Luckman; Rohman, H. Abdul; Rizaldy, M. Asmi
Indonesian Journal of Research and Service Studies Vol. 1 No. 9 (2024): Indonesian Journal of Research and Service Studies
Publisher : Jujurnal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/vac72z85

Abstract

Masjid merupakan salah satu unsur penting dalam struktur masyarakat Islam, dimana dibangun untuk mengingat dan menyembah Allah SWT dengan baik sehingga keberadaannya mampu menciptakan pelaksanaan berbagai kegiatan amal saleh. Dengan mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, maka pembangunan masjid menjadi semakin banyak, Dan hal ini menjadikan suatu peluang dalam rangka membangun dan mengoptimalkan fungsi masjid terutama hal – hal yang berkaitan dengan manajemen masjid sebagai perwujudan dalam memakmurkan masjid sesuai dengan perintah yang jelas tercantum dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Perlu nya manajemen pengelolaan masjid yang baik tentunya akan berdampak kepada keberlangsungan masjid itu sendiri dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat demi tercapaian kemakmuran masjid, hal ini juga yang diinginkan oleh Masjid Al-Itihad Kalimaya 2 dimana para pengurus DKM masjid terus berbenah diri dalam menerapkan kegiatan manajemen masjid yang baik, dan tentunya kegiatan manajemen masjid yang baik tidak akan berlangsung tanpa adanya support dari para masyarakat, dan peran serta para pemilik pengetahuan khususnya dibidang manajemen untuk memberikan sharing knowladge, sehingga dengan adannya kebutuhan dari pada mitra dalam hal ini adalah DKM Masjid Al-Iithad Kalimaya 2 Permata Mutiara Maja Desa Curug Badak Lebak Banten, tentunya kegiatan PKM ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan literasi terkait dengan manajemen pengelolaan masjid, terutama dalam hal pengelolaan manajemen keuangan masjid, dan melakukan pelatihan pendampingan dalam menyusun laporan keuangan yang baik dan benar, dengan adanya pengelolaan manajemen keuangan yang baik tentunya dapat mewujudkan optimalisasi kegiatan masjid Al-Itihad yang mengacu kepada pemberdayaan umat terutama para pengurus DKM Masjid Al-Itihad menjadi lebih professional dalam hal memilih dan memilah berbagai prioritas kebutuhan masjid.
MANGROVE FOR FUTURE: GERAKAN PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI SOLUSI PELESTARIAN PESISIR DI PULAU HARAPAN Supriatiningsih, Supriatiningsih; Febrianti, Wenty; Rizaldy, M. Asmi; Ibrahim, Luckman; Kaunang, Sandra DE; Ruseno, Ndaru; Abdulah, Budiman; Suryaningsih, Maria; Ramdany, Ramdany; Ghofir, Ade; Maftuchah, Viniyati; Darwis, Hidayat; Rizal, Moch; Santoso, Imam; Suhana, Suhana; Susilawati, Susi; Mulyanti, Rita Yuni; Mahroji, Dwi
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/6z4f3w94

Abstract

Coastal areas face various environmental pressures, such as abrasion, ecosystem degradation, and reduced mangrove vegetation cover due to human activities and environmental change. Harapan Island, in the Seribu Islands, is one of the coastal areas with a vital mangrove ecosystem, both as a natural coastal barrier and as a habitat for marine life. However, the condition of the mangroves in this area still requires strengthening through conservation and rehabilitation activities involving the community. The "Mangrove for Future" program was designed as a community service activity based on mangrove planting on Harapan Island, with the aim of increasing community ecological awareness, strengthening coastal conservation efforts, and encouraging community participation in environmental rehabilitation. The implementation method included preparation, outreach and education, mangrove planting, and monitoring and evaluation. The implementation results showed that the mangrove planting program was able to increase community understanding of the ecological function of mangroves, encourage community and youth involvement in conservation activities, and has the potential to strengthen coastal protection from abrasion in the long term. This program also demonstrated that mangrove conservation not only has ecological impacts but also contributes to social strengthening of coastal communities through the growth of collective concern for the environment. Thus, the mangrove planting movement on Harapan Island can be a real solution for sustainable coastal conservation
MANGROVE FOR FUTURE: GERAKAN PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI SOLUSI PELESTARIAN PESISIR DI PULAU HARAPAN Supriatiningsih, Supriatiningsih; Febrianti, Wenty; Rizaldy, M. Asmi; Ibrahim, Luckman; Kaunang, Sandra DE; Ruseno, Ndaru; Abdulah, Budiman; Suryaningsih, Maria; Ramdany, Ramdany; Ghofir, Ade; Maftuchah, Viniyati; Darwis, Hidayat; Rizal, Moch; Santoso, Imam; Suhana, Suhana; Susilawati, Susi; Mulyanti, Rita Yuni; Mahroji, Dwi
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/6z4f3w94

Abstract

Coastal areas face various environmental pressures, such as abrasion, ecosystem degradation, and reduced mangrove vegetation cover due to human activities and environmental change. Harapan Island, in the Seribu Islands, is one of the coastal areas with a vital mangrove ecosystem, both as a natural coastal barrier and as a habitat for marine life. However, the condition of the mangroves in this area still requires strengthening through conservation and rehabilitation activities involving the community. The "Mangrove for Future" program was designed as a community service activity based on mangrove planting on Harapan Island, with the aim of increasing community ecological awareness, strengthening coastal conservation efforts, and encouraging community participation in environmental rehabilitation. The implementation method included preparation, outreach and education, mangrove planting, and monitoring and evaluation. The implementation results showed that the mangrove planting program was able to increase community understanding of the ecological function of mangroves, encourage community and youth involvement in conservation activities, and has the potential to strengthen coastal protection from abrasion in the long term. This program also demonstrated that mangrove conservation not only has ecological impacts but also contributes to social strengthening of coastal communities through the growth of collective concern for the environment. Thus, the mangrove planting movement on Harapan Island can be a real solution for sustainable coastal conservation