Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Tata Busana

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD PADA HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHAN TEKSTIL DI SMK NEGERI 1 JABON MUKHLISATIN, VITA; , SUHARTININGSIH
Jurnal Tata Busana Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Tata Busana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran kooperatif STAD merupakan model pembelajaran yang menekankan pada kegiatan kelompok, kuis, peningkatan skor individu, penghargaan individu atau kelompok serta keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) keterlaksanaan sintaks, 2) aktivitas siswa, 3) hasil belajar siswa, dan 4) respon siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-eksperimen dengan desain penelitian one grup pre-test post-test design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Tata Busana 2 SMK Negeri 1 Jabon tahun pelajaran 2019/2020 sejumlah 36 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Analisis data menggunakan rumus rata-rata, uji t, dan persentase. Hasil penelitian ini adalah 1) keterlaksanaan sintaks pada pertemuan pertama dan kedua mendapat nilai rata-rata sebesar 3,68 dan 3,91 dengan kategori sangat baik. 2) aktivitas siswa pada pertemuan pertama dan kedua mendapat rata-rata persentase sebesar 93,5% dan 97,8% dengan kategori sangat baik. 3) hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif STAD mengalami peningkatan secara signifikan dari rata-rata nilai pre-test ranah kognitif 54,91 menjadi post-test 86,77. Pada ranah psikomotor mengalami peningkatan secara signifikan dari pre-test 55,22 menjadi post-test 84,47. 4) Respon siswa secara keseluruhan mencapai 93,5% dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif STAD, Pengetahuan Bahan Tekstil, Hasil Belajar
PENGARUH JENIS SATIN POLYESTER TERHADAP HASIL JADI PEWARNAAN MENGGUNAKAN TEKNIK HEAT TRANSFER PRINTING Fauziana, Rizha; , SUHARTININGSIH
Jurnal Tata Busana Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Busana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Proses pewarnaan pada bahan tekstil dapat dilakukan dengan pencelupan dan pencapan. Pencapan dapat dilakukan dengan beberapa metode salah satunya adalah heat transfer printing dengan pewarna dispersi atau sublimasi. Proses ini dimulai dengan mencetak desain ke kertas yang kemudian dialihkan ke kain dibawah pengaruh suhu sekitas 180 ? 200 oC dengan waktu 15 ? 60 detik dan tekanan. Pada umumnya jenis kain yang digunakan berasal dari serat sintetis yaitu polyester. Jenis polyester yang dibuat dari tenunan satin ada yang digunakan untuk pembuatan kerudung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis satin polyester terhadap hasil jadi pewarnaan menggunakan teknik heat transfer printing dan mengetahui hasil jadi pewarnaan terbaik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan variabel bebas jenis kain satin velvet dengan tetal benang lusi 200 (hl/inchi) dan pakan 99 (hl/inchi), satin Roberto dengan tetal benang lusi 218 (hl/inchi) dan pakan 91 (hl/inchi) dan satin maxmara dengan tetal benang lusi 256 (hl/inchi) dan pakan 95 (hl/inchi). Variabel terikat hasil jadi pewarnaan meliputi ketajaman warna, kerataan warna dan detail desain. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan jumlah observer 30 orang, instrumen penelitian berupa lembar observasi dan analisis data menggunakan anava tunggal dengan bantuan program SPSS 23 dengan ? ? 0,05. Hasil analisis data uji anava dan uji Duncan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap ketajaman warna dan kerataan warna. Tetapi tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap detail desain. Hasil pewarnaan terbaik dari penelitian ini adalah jenis satin polyester maxmara. Satin maxmara menghasilkan warna yang lebih merah tajam dan rata. Hal ini dikarenakan karakteristik tenunan kain lebih rapat. Kata Kunci: heat transfer printing, satin polyester, tetal benang, hasil pewarnaan. Abstract The process of coloring on textile materials can be done by dyeing and printing. Printing can be done with several methods, one of which is heat transfer printing with dispersion or sublimation dyes. This process starts with printing design onto paper then transferred to the fabric under influence of temperatures around 180 ? 200 oC with time of 15 ? 60 seconds and pressure. In general, the type of fabric used from synthetic fiber that is polyester. The type of polyester made with satin woven there is used to production veil. The purpose of this research to know the effect of the type of satin polyester on staining results using heat transfer printing techniques and determine the best coloring result. The type of this research is experimental with independent variable the type of fabric satin velvet with tetal yarn warp 200 (hl/inch) and weft 99 (hl/inch), satin Roberto with tetal yarn warp 218 (hl/inch) and weft 91 (hl/inch) and satin maxmara with tetal yarn warp 256 (hl/inch) and weft 95 (hl/inch). The dependent variable of the result of coloring include color sharpness, color flatness, and design detail. Data collection methods used are observation with total observers 30 people, research instruments in the form of observation sheets and data analysis using a single anava with the help of SPSS 23 program with ? ? 0.05. The results data analysis of ANOVA test and Duncan test in this study showed that there are significant effect on color sharpness and color flatness. But there is no significant on the design detail. The best coloring results from this study are satin polyester maxmara. Satin maxmara result red colors sharper and flatter. This is because the characteristics of woven fabrics are thicker. Keywords: heat transfer printing, satin polyester, tetal yarn, coloring results
PENGARUH JUMLAH CAT KUNING TERHADAP HASIL PEWARNAAN PADA KAIN DENIM DENGAN TEKNIK HAND PAINTING SARI PURBA, YULIANA; , SUHARTININGSIH
Jurnal Tata Busana Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Busana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan fashion saat ini sangat pesat. Bidang fashion tidak lepas dari peranan unsur warna sebagai penunjang estetika. Salah satu warna yang trend di tahun 2018 adalah warna jingga. Salah satu cara mengaplikasikan warna tersebut menggunakan cat tekstil, untuk menghasilkan warna jingga dengan menggunakan cat warna kuning, merah dan putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah cat kuning terhadap hasil pewarnaan pada kain denim dengan teknik hand painting dan mengetahui hasil jadi pewarnaan terbaik. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan variabel bebas jumlah cat kuning 2 gram, 4 gram, dan 6 gram. Variabel terikat hasil jadi pewarnaan meliputi ketajaman warna, kerataan warna, tekstur motif dan uji kesukaan. Variabel kontrol meliputi jenis kain, cat tekstil, jumlah cat, teknik hand painting, desain, ukuran dan motif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi yang diisi oleh 30 orang panelis. Analisis data menggunakan anava tunggal dengan bantuan program spss 23 dengan p ? 0.05. Hasil analisis anava menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap ketajaman, kerataan warna dan kesukaan, tetapi tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap tekstur motif. Hasil uji duncan ketajaman warna pada hasil pewarnaan cat 4 gram dan 6 gram menunjukkan warna jingga yang lebih tajam dibandingkan hasil pewarnaan cat kuning 2 gram, kerataan warna pada hasil pewarnaan cat 4 gram dan 6 gram menunjukkan kriteria warna jingga lebih rata dibandingkan dengan hasil pewarnaan cat kuning 2 gram dan kesukaan pada hasil pewarnaan cat kuning semakin banyak jumlah cat kuning menghasilkan pewarnaan yang semakin disukai oleh panelis. Hasil pewarnaan terbaik adalah pewarnaan dengan jumlah cat kuning 6 gram. Kata kunci : Hand painting, cat tekstil, warna kuning, hasil pewarnaan