Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : SWARNA

Optimalisasi Kesehatan dan Kebugaran Anak Sekolah Dasar di SDN 2 Bagik Payung Selatan melalui Program Senam Gembira Setiap Pagi Azy’ Ari, M.; Firdaus Yusup, Novandi; Azhari, Haeruddin; Hamzah, Hamzah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i4.1732

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, motivasi beraktivitas fisik, dan pembentukan karakter siswa sekolah dasar melalui pelaksanaan Program Senam Gembira Setiap Pagi di SDN 2 Bagik Payung Selatan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan empat tahapan utama, yaitu persiapan dan koordinasi, pelaksanaan kegiatan inti, pendampingan dan monitoring, serta evaluasi hasil. Program dilaksanakan secara rutin setiap pagi selama empat minggu dengan pendekatan edukatif dan rekreatif berbasis budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kebugaran jasmani siswa dengan rata-rata kenaikan skor TKJI sebesar 20–25%, penurunan tingkat keterlambatan sebesar 15%, serta peningkatan antusiasme dan kedisiplinan siswa dalam kegiatan belajar. Selain itu, keterlibatan guru dan siswa meningkat melalui kolaborasi yang positif. Kesimpulannya, program Senam Gembira Setiap Pagi terbukti efektif dalam membangun budaya hidup aktif, sehat, dan menyenangkan di lingkungan sekolah dasar.
Kampung Olahraga Rakyat: Revitalisasi Olahraga Tradisional Sebagai Media Kebugaran Dan Persatuan Hamzah, Hamzah; Azhari, Haeruddin; Ari', M Azy
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i7.1538

Abstract

Program Kampung Olahraga Rakyat dilaksanakan sebagai upaya menjawab rendahnya partisipasi masyarakat dalam berolahraga, menurunnya kebugaran jasmani, serta terpinggirkannya olahraga tradisional akibat arus modernisasi. Tujuan kegiatan ini adalah menghidupkan kembali olahraga tradisional Lombok, seperti peresean, begasingan, dan selodor, agar berfungsi ganda sebagai sarana peningkatan kesehatan, pelestarian budaya, dan penguatan solidaritas sosial. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, kultural, dan kolaboratif dengan melibatkan masyarakat Desa Bagik Payung Selatan, Kecamatan Suralaga. Tahapan kegiatan terdiri dari observasi, wawancara, sosialisasi, implementasi latihan rutin, lomba antar-RT, hingga festival mini desa. Evaluasi dilakukan melalui pencatatan partisipasi, tes kebugaran sederhana, forum refleksi, serta pembentukan komunitas penggerak dan penyusunan modul panduan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan jumlah peserta dari 25 menjadi lebih dari 60 orang, disertai perbaikan kebugaran seperti ketahanan, kelincahan, dan koordinasi. Dampak sosial juga terlihat pada penguatan interaksi lintas generasi, solidaritas, dan nilai gotong royong. Kendala fasilitas dapat diatasi melalui komunitas penggerak. Dengan demikian, revitalisasi olahraga tradisional terbukti mendukung kesehatan, persatuan sosial, dan pelestarian budaya, serta berpotensi direplikasi di wilayah lain.
Peningkatan Gaya Hidup Aktif Anak Desa Jonggat Melalui Kegiatan Olahraga Karate Terstruktur Azhari, Haeruddin; Yusup, Novandi Firdaus; Ari, M. Azy’; Hamzah, Hamzah; Hadi, Heri Sopian
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i8.1543

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan gaya hidup aktif anak-anak di Desa Jonggat melalui kegiatan olahraga karate yang dilaksanakan secara terstruktur, dengan sasaran peningkatan kebugaran jasmani, keterampilan bela diri, motivasi berolahraga, serta pembentukan karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Metode pelaksanaan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan yang diawali dengan survei kebutuhan dan koordinasi dengan pemerintah desa, sekolah, dan orang tua; pelaksanaan selama enam minggu dengan frekuensi dua kali per minggu, mencakup pemanasan dinamis, teknik dasar (kihon), jurus dasar (kata), permainan motorik, dan sesi pembinaan karakter; serta evaluasi menggunakan indikator kinerja melalui Physical Activity Questionnaire for Children (PAQ-C), observasi keterampilan, kuesioner motivasi, dan wawancara orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas fisik, penguasaan teknik dasar, dan motivasi berolahraga di luar jadwal latihan, disertai perubahan perilaku positif pada kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa percaya diri anak. Kesimpulannya, karate terstruktur efektif mendorong pola hidup aktif sekaligus membentuk karakter anak, serta layak direplikasi di wilayah lain dengan dukungan komunitas dan pemangku kepentingan lokal.
Integrasi Penyuluhan Gizi dalam Program Makan Gizi Gratis untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat di Desa Sekotong Barat Kurniawan, Salsabila Yunita; Panji, I Gede; Hamzah, Hamzah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i6.1731

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku gizi masyarakat melalui penyuluhan gizi partisipatif yang terintegrasi dengan pelaksanaan Program Makan Gizi Gratis (PMGG) di Desa Sekotong Barat, Lombok Barat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tiga tahapan utama, yaitu analisis situasi, pelaksanaan penyuluhan dan pendampingan, serta evaluasi dan keberlanjutan. Kegiatan melibatkan 60 peserta terdiri dari ibu rumah tangga, guru, dan kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi masyarakat dari 48,2% menjadi 77,6% (p < 0,001), peningkatan perilaku menyiapkan bekal bergizi dari 22% menjadi 61%, serta kepatuhan higienitas dapur dari 39% menjadi 86%. Kegiatan ini juga meningkatkan akurasi data penerima manfaat PMGG dari 64% menjadi 94%. Kesimpulannya, penyuluhan gizi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi, memperkuat tata kelola program, dan membangun kemandirian masyarakat menuju pola hidup sehat berkelanjutan.