Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa model kurikulum Tadris Bahasa Indonesia berbasis analisis kebutuhan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan yang mengadopsi pengembangan Borg dan Gall dengan implementasinya hanya pada tiga tahap pengembangan saja, yaitu tahap analisis kebutuhan, tahap analisis dokumen yang ada, dan tahap pengembangan produk. Sementara untuk tahap pengembangan produk kurikulum mengadopsi model Richard dengan empat tahap pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan mahasiswa terhadap kurikulum Tadris Bahasa Indonesia menyangkut ilmu kebahasaan, kesastraan, pendidikan dan pengajaran, metodologi penelitian, pengembangan literasi, teknologi dan komunikasi, serta ilmu moderasi beragama. Analisis kebutuhan dosen terhadap kurikulum Tadris Bahasa Indonesia meliputi relevansi antara tujuan kurikulum dengan visi misi Prodi Tadris Bahasa Indonesia dan pola sebaran mata kuliah. Adapun analisis kebutuhan pengguna lulusan terhadap kurikulum Tadris Bahasa Indonesia menyangkut penekanan pada aspek kompetensi kepribadian pemahaman kode etik profesi guru hingga evaluasi pembelajaran. Selanjutnya, pada tahap analisis situasi memuat pembelajaran abad 21, pendidikan Islam berbasis moderasi beragama, dan kurikulum merdeka belajar. Hasil analisis dokumen Kurikulum Tadris Bahasa Indonesia meliputi beberapa problematika terkait mata kuliah yang masih tumpang tindih, tidak mendukung perkembangan teknologi, tidak sesuai dengan perkembangan zaman, dan tidak mendukung kompetensi keilmuan, dan beberapa mata kuliah yang dapat dipadukan. Rancangan draft kurikulum Tadris Bahasa Indonesia berbasis analisis kebutuhan ini dilakukan melalui empat tahapan, yaitu tahap analisis kebutuhan, tahap analisis situasi, tahap capaian pembelajaran lulusan, dan tahap organisasi materi.