Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : TECHNOLOGIC

MENINGKATKAN EFISIENSI WAKTU PENGGANTIAN DISC PAD BRAKE TIPE DOUBLE PISTON DENGAN ALAT BANTU AL01 Abikusna, Setia; Akbar, Ali
Technologic Vol 4 No 1 (2013): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses penggantian disc pad brake dibutuhkan alat khusus untuk menekan piston ke dalam kaliper. Untuk kaliper tipe single piston Teknisi menggunakan SST (Special Service Tool) yang sudah ada di bengkel AUTO 2000 Radio Dalam sehingga pengerjaannya lebih mudah. Sedangkan untuk kaliper tipe double piston, Teknisi menekan piston ke dalam kaliper menggunakan dua buah obeng hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada disc rotor, disamping itu pengerjaan membutuhkan waktu yang lama, dan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Menurut penulis, proses di atas kurang efektif. Untuk itu dibuatkan SST AL01 dan SOP (Standard Operating Procedure) baru demi memudahkan Teknisi dalam melakukan penggantian disc pad brake tipe double piston. Cara kerja alat ini dapat menekan kedua sisi piston rem secara bersamaan sehingga pengerjaan tersebut menjadi lebih mudah dan cepat. Alat ini dapat meningkatkan efisiensi waktu penggantian disc pad brake tipe double piston sebesar 26.31 % dan alat ini tidak hanya dapat digunakan untuk double piston melainkan untuk single piston juga.
MENGURANGI WAKTU PENGGANTIAN SHOCK ABSORBER BELAKANG TOYOTA AVANZA 1.3 DENGAN ALAT AVZ 011 DI AUTO 2000 CABANG SAHARJO Abikusna, Setia; Soppi, Soppi
Technologic Vol 5 No 1 (2014): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat melakukan proses magang penulis mengamati proses penggantian shock absorber belakang Toyota Avanza. Selama ini, proses penggantian shock absorber belakang Toyota Avanza, teknisi menggunakan jack stand transmisi untuk menahan salah satu roda belakang kendaran tersebut. Setelah teknisi menyelesaikan penggantian salah satu sisi shock absorber dan akan mengganti shock absorber di sisi yang lain maka teknisi harus memindahkan jack stand transmisi ke roda belakang yang lain. Dan pada saat pekerjaan harus dihentikan karena jam istirahat, maka teknisi tidak dapat menurunkan lift karena tertahan oleh jack stand transmisi, sehingga faktor keamanan tidak maksimal. Untuk meningkatkan efektifitas pada saat penggantian shock absorber belakang Toyota Avanza, maka penulis membuat alat bantu khusus yaitu AVZ 011 untuk proses penggantian shock absorber belakang Toyota Avanza. Dimana cara kerja alat tesebut yaitu menahan axle shaft secara bersamaan tanpa harus menahan roda belakang dengan jack stand transmisi. Dengan penulis membuat alat bantu AVZ 011 untuk pengerjaan penggantian shock absorber belakang avanza, maka efektivitas dalam penggantian shock absorber belakang avanza dapat ditingkatkan. Sehingga dapat menurunkan leadtime 11,8, waktu sebelumnya yaitu 48,8 menit menjadi 37 menit, dan lebih meningkatkan faktor keamanan disaat proses penggantian shock absorber belakang Toyota Avanza 1.3 harus dihentikan karena waktu istirahat, maka teknisi dapat menurunkan lift pada posisi yang aman.
OPTIMALISASI BOOKING RATE DENGAN MENINGKATKAN KONTRIBUSI INSTAGRAM DAN WHATSAPP DI AUTO2000 ZZZ Abikusna, Setia; Nika Fibriani, Lea
Technologic Vol 13 No 2 (2022): Thirteenth Volume of the Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v13i2.404

Abstract

Auto2000 ZZZ memiliki salah satu sarana untuk pelanggan yaitu appointment atau yang sering disebut dengan booking service. Booking service merupakan salah satu sarana yang memudahkan pelanggan melakukan servis sehingga pelanggan tidak perlu antri dan dapat diprioritaskan. Booking service juga membuat aktivitas bengkel menjadi lebih tertata karena kebutuhan pelanggan dapat dipersiapkan terlebih dahulu. Namun ternyata booking rate di bengkel Auto2000 ZZZ belum mencapai target Key Performance Indicator (KPI) yaitu hanya 48% artinya pelanggan yang walk in lebih banyak dari pada pelanggan yang booking sehingga penulis melakukan survei kepada pelanggan walk in dan ternyata 59% diantaranya disebabkan oleh ketidaktahuan mengenai tata cara booking. Berdasarkan hal tersebut penulis berencana mengoptimalkan booking rate melalui platform yang mudah dijangkau oleh masyarakat luas yaitu Instagram dan WhatsApp. Penulis melakukan analisa menggunakan metode fishbone guna mendapatkan akar penyebab, maka dibuatlah akses booking melalui Instagram dan mengoptimalkan reminder service pelanggan melalui WhatsApp dengan menambah agent reminder service dan membuat aplikasi monitoring hasil reminder. Dengan adanya improvement tersebut booking rate naik sebesar 12% yaitu menjadi 60% yang artinya sudah melewati target KPI.