Nimatuzahroh, Nimatuzahroh
Department Of Biology, Faculty Of Science And Technology, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia University Center Of Excellence - Research Center For Bio-Molecule Engineering, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Lethal Concentration (LC50) Ekstrak Kulit Buah Mangga (Mangifera indica L.) Varietas Gadung Terhadap Mortalitas Larva Nyamuk Aedes aegypti L. Sebagai Bioinsektisida Baru Berlian Rustantina; Dwi Wahyuni; Kamalia Fikri; Nimatuzahroh Nimatuzahroh; Laily Ainun Jaiyah; Aisyah Rahmawati; Hesti Nurhayati; Nurhidayatullah Romadhon
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGIST Vol 5, No 2 (2022): The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmlt.v5i2.14419

Abstract

Aedes aegypti merupakan spesies nyamuk dari genus Aedes yang berlimpah sepanjang tahun, terutama pada musim hujan. Aedes aegypti dapat hidup di lingkungan yang ekstrim, sehingga keberadaan Aedes aegypti tersebar merata di daerah tropis dan subtropis. Aedes aegypti merupakan vektor pembawa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada manusia. Penyakit menular berbasis vektor di beberapa wilayah Indonesia menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan angka kematian yang cukup tinggi. Salah satu upaya pengendaliannya sangat penting, sehingga dapat menekan pertumbuhan vektor demam berdarah. Pengendalian yang paling baik dan ramah lingkungan adalah dengan menggunakan bioinsektisida. Salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk bioinsektisida adalah mangga (Mangifera indica L.). Penelitian eksperimental ini menggunakan metode ekstraksi dengan pelarut etanol 96%. Hasil uji pendahuluan diperoleh LC5 sebesar 500 ppm dan LC95 sebesar 2.500 ppm. LC5 dan LC95 merupakan langkah awal untuk menentukan konsentrasi ekstrak yang akan digunakan pada pengujian akhir. Konsentrasi serial yang digunakan untuk pengujian akhir adalah: 500ppm, 1,000ppm, 1,500ppm, 2,000ppm, 2,500ppm. Hasil pengujian akhir dianalisis untuk mendapatkan nilai LC50, yaitu 1.406,36 ppm, dengan batas bawah 1.282,97 ppm dan batas atas 1.518,52 ppm. LC50 digunakan untuk menentukan konsentrasi ekstrak yang dapat membunuh 50% larva. Kata kunci: Demam berdarah, Aedes aegypti, Mortalitas, Toksisitas, Ekstrak. 
Evaluation of BiomeFert Biofertilizer for Growth and Yield Improvement in Glycine max L. Varieties Dega-1 Fatimah, Fatimah; Putri, Elsha Nadya Marchelia; Salsabila, Syarifah; Rahayuningtyas, Nazil Dwi; Soelistyo, Anastasya Nabila Putri; Arneni, Wanda Dya; Febrionny, Princessa Nandita; Supriyanto, Agus; Nimatuzahroh, Nimatuzahroh; Geraldi, Almando
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 47, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v47i1.4672

Abstract

Biofertilizer application can potentially reduce chemical residues in soil from synthetic fertilizers. This study investigates the effects of varying doses and application frequencies of biofertilizers on the growth, productivity, and Relative Agronomic Effectiveness (RAE) of Glycine max L. A Completely Randomized Design was employed, with 9 treatment combinations and 2 control groups (positive and negative), each replicated three times. The biofertilizer doses tested were 5, 10, and 15 ml per plant (B5, B10, B15), and application frequencies included 1 week after planting (WAP) (F1), at 1 and 4 WAP (F2), and at 1, 4, and 8 WAP (F3). The negative control received no biofertilizer, while the positive control received NPK (5 g/plant). Plant growth was assessed by measuring height and leaf number, and productivity was evaluated based on the number of pods, pod weight, dry seed weight, and weight per 100 seeds. Data were analyzed using one-way ANOVA. The results indicated that the treatment with 10 ml of biofertilizer applied twice (B10F2) significantly improved the growth and productivity of Glycine max L., achieving an RAE value of 169.70%.
The Influence of Self-Control on Aggressiveness in Adolescents: A Systematic Review Bahjatunnufuz, Yusfia Hadisty; Sudirman, Dhiya Fauziyyah; Nimatuzahroh, Nimatuzahroh
International Journal of Educatio Elementaria and Psychologia Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijeep.v1i3.1033

Abstract

Aggressiveness is the tendency to behave harshly, violently, or hostilely towards others. It can be physical, verbal, or even emotional. Aggressiveness is often considered a negative trait because it can lead to conflicts and harm both oneself and others. One of the factors that can influence it is self-control, which is the ability to restrain or manage impulsive or excessive urges and behaviors. Eight out of 15 international journals indicate that adolescent aggressive behavior includes various types, such as physical aggression, verbal aggression, and modeling aggression. Self-control has a significant influence on adolescent aggressiveness. The results of the systematic review show that good self-control can help manage and direct aggressiveness toward more positive and constructive outcomes. Other factors that influence aggressiveness include gender, parenting styles, and emotional regulation. Therefore, understanding the interaction of these factors is crucial in addressing and managing aggressiveness to foster healthier social interactions and personal well-being.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Hayati BiomeFert Bagi Masyarakat sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Fatimah, Fatimah; Nimatuzahroh, Nimatuzahroh; Junairiah, Junairiah; Supriyanto, Agus; Nurhariyati, Tri; Salamun, Salamun; Geraldi, Almando; Affandi, Mochammad; Hayati, Alfiah; Winarni, Dwi; Salsabila, Syarifah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7758

Abstract

Kelurahan Ampel Surabaya, merupakan kawasan yang potensial untuk dikembangkan dari sektor pariwisata dan budaya. Tantangan yang dihadapi saat ini adalah pengelolaan kawasan yang kurang asri dan berwawasan lingkungan. Kurangnya pemberdayaan lahan sempit untuk bercocok tanam yang selaras dengan alam juga turut mempengaruhi kondisi lingkungan di kawasan ini.  Salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memberdayakan masyarakat sekitar untuk membantu mengelola kawasan yang asri dan berwawasan lingkungan.  Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberdayakan ibu-ibu kader PKK di Kelurahan Ampel agar dapat bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah menggunakan pupuk hayati yang ramah lingkungan.  Metode yang digunakan adalah memberikan pelatihan meliputi aspek pengetahuan dan keterampilan. Aspek pengetahuan meliputi pemberian materi tentang pemanfaatan dan konsep pupuk yang ramah lingkungan. Aspek keterampilan, meliputi bagaimana cara membuat pupuk hayati serta cara mengaplikasikannya ke tanaman budidaya, dalam hal ini tomat, terong, cabe rawit, dan cabe merah. Evaluasi dilakukan melalui pemberian pretest, postest untuk melihat keterserapan materi, serta kuisioner untuk mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rerata nilai pretest adalah 59; rerata nilai postest adalah 79. Tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan ini adalah 100 % sangat puas (pengabdian masyarakat sesuai kebutuhan mitra), dan 95% sangat puas ; 5 % puas (pelatihan pembuatan pupuk hayati dapat meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan, serta kesadaran masyarakat untuk turut menciptakan kawasan asri menggunakan pupuk yang ramah lingkungan (pupuk hayati).