Claim Missing Document
Check
Articles

Study Eksperimen Dodol Kulit Buah Naga Merah Hylocereus Costaricensis Lalu Nanang Supriadi .; Dra. Damiati, M.Kes .; Luh Masdarini, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16004

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) formulasi resep baku dodol berbahan dasar kulit buah naga merah, (2) kualitas dodol kulit buah naga merah dilihat dari aspek aroma, warna, tekstur, dan rasa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tahapan, yaitu pra eksperimen, perolehan resep baku, eksperimen, uji kualitas, dan analisis data. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi menggunakan lembar observasi yang diberikan pada setiap panelis untuk menilai kualitas produk dari aspek aroma, warna, tekstur, dan rasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) proses pembuatan dodol kulit buah naga merah (Hylocereus costaricensis) terdiri dari bubur buah kulit buah naga merah (Hylocereus costaricensis), tepung beras, tepung beras ketan, santan, dan gula pasir kemudian diaduk sampai mengental dan adonan tidak lengket (kalis), (2) kualitas dodol kulit buah naga merah (Hylocereus costaricensis) dilihat dari aspek aroma, tekstur, dan rasa termasuk ke dalam kategori baik dengan rata-rata skor masing-masing 2,33, 2,39, dan 2,78. Sedangkan dilihat dari aspek warna termasuk ke dalam kategori cukup baik dengan skor rata-rata 2,17. Kata Kunci : Kata kunci: ekperimen, dodol, kulit buah naga merah Abstract This study aims to describe (1) the formulation of standard dodol recipe made from red dragon fruit peel, (2) the quality of dodol of red dragon fruit peel seen from the aspect of aroma, color, texture, and taste. This research is an experimental study with stages, namely pre-experiment, standard prescription acquisition, experiment, quality test, and data analysis. The method used to collect data is an observation method using observation sheets given to each panelist to assess product quality from aspects of aroma, color, texture, and taste. The results of this study indicate that (1) the process of making dodol of red dragon fruit skin (Hylocereus costaricensis) consists of red dragon fruit peel pulp (Hylocereus costaricensis), rice flour, glutinous rice flour, coconut milk, and granulated sugar then stirring until thickened and dough not sticky (dull), (2) dodol quality of red dragon fruit skin (Hylocereus costaricensis) seen from the aspect of aroma, texture, and taste included in the good category with an average score of 2.33, 2.39, and 2.78. While viewed from the aspect of color included in the category quite well with an average score of 2.17. keyword : Keywords: ekperiment, dodol, red dragon fruit skin
STUDI EKSPERIMEN PENGOLAHAN TEPUNG UMBI SUWEG Ida Ayu Satya Dwikandana .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16007

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pembuatan tepung umbi suweg (2) mengukur kandungan zat gizi tepung umbi suweg (3) mendeskripsikan kualitas tepung umbi suweg dilihat dari segi warna, aroma, dan tekstur. Objek dalam penelitian ini adalah proses pembutaan tepung umbi suweg, kandungan gizi tepung umbi suweg, dan kualitas tepung umbi suweg dilihat dari segi warna, aroma, dan tekstur. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa (1) proses pembuatan tepung umbi suweg melalui 8 tahapan yaitu pengupasan;pengirisan, pencucian tahap I, perendaman, pencucian tahap II, pengukusan, penjemuran, penggilingan;pengayakan, dan pengemasan.(2) kandungan zat gizi tepung umbi suweg meliputi air 11,98%, abu 4,32%, protein 5,44%, lemak 1,80%, karbohidrat 76,42%, pati 56,07% dan kalori 343,79kkal. (3) kualitas tepung umbi suweg dilihat dari segi warna berada pada kategori baik dengan warna yang sesuai dengan yang diharapkan yaitu putih kecoklatan. Dari segi aroma berada pada kategori baik dengan hasil sesuai yaitu khas aroma umbi suweg. Dari segi tekstur berada pada kategori baik dengan hasil halus.Kata Kunci : Kandungan gizi, tepung, umbi suweg his research is aimed to find out: (1) described the prosess of making suweg tuber flour, (2) measured nutrient content of suweg tuber flour, (3) described the quality of suweg tuber flour in terms of color, flavor dan texture. The object in this research was making processed of suweg tuber flour, nutrient content of suweg tuber flour, and quality of suweg tuber flour in terms of color, flavor dan texture. The design of this research was laboratory experiment research. The method of this research was observation method. Data analysis techniques used are quantitative descriptive. The results of the research are: (1) the proses of making suweg tuber flour through eight steps that is stripping;incision, first washing, soaking, second washing, steaming, drying, grinding;sifting, and packaging, (2) nutrient content of suweg tuber flour is 11,98% of water; 4,32% of ash; 5,44% of protein; 1,80% of fat; 76,42% of carbohydrate; 56,07% of starch and 343,79kkal of calories, (3) the quality of suweg tuber flour in terms of color, it is in a good category with colors that are as expected, namely brownish white. In terms of flavor, it is in a good category too with flavor that are as expected, namely unique of suweg tuber. And the last, in terms of texture. From the texture suweg tuber flour is in a good point with smooth texture.keyword : Flour, Nutrient content, Suweg tuber
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENGOLAHAN PENYAJIAN MAKANAN ( P2M) SISWA KELAS XI JASA BOGA DI SMK TRIATMA JAYA SINGARAJA Hanifa Firdaus .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan LKS terhadap hasil belajar P2M siswa kelas XI Jasa boga di SMK Triatma Jaya Singaraja. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI jasa boga berjumlah 104 orang orang yang terbagi menjadi tiga kelas yaitu XI JB 1, XI JB 2, XI JB 3. Sampel penelitian adalah teknik random sampling untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dan metode angket untuk mengetahui respon siswa. Berdasarkan analisis dengan statistic deskriptif nilai rata-rata kognitif kelas eksperimen sebesar 80,75 kontrol sebesar 75,43. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung sebesar 3,06 sedangkan ttabel 2,00 dengan taraf signifikansi 5% adalah 2,00. Hal ini berarti, thitung>ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan LKS terhadap hasil belajar P2M siswa kelas XI Tata Boga di Triatma Jaya Singaraja. Data hasil respon siswa yang diperoleh yaitu sebesar 87% maka respon siswa terhadap model Discovery Learning berbantuan LKS baik. Kata Kunci : Discovery learning, LKS, P2M, Hasil belajar. This study aims to determine the effect of learning assisted discovery P2M class learning models of students on learning outcomes of LKS SMK XI Triatma Jaya Singaraja catering service. This type of research was quasi-experimental with the Nonequivalent Posttest Design Only Control Design Group. The population of this study was all students of class XI catering service amounting to 104 people divided into three classes, namely XI JB 1, JB XI 2, XI JB 3. The research sample was a random technique sampling research data to determine experimental class and control class. Collection is done by methods to find out learning outcomes and methodologies to find out the response. Based on the analysis with descriptive statistics the cognitive average value of the experimental class was 80.75 control at 75.43. Based on the results of the t-test calculation, it is calculated that 3.06 while the 2.00 table with a significance of 5% is 2.00. This means, t count> t table, so H0 is rejected and Ha is accepted. This shows that the influence of the learning learning model is guided by the worksheets on P2M learning outcomes of participants of class XI of the Education Council in Triatma Jaya Singaraja. The results of student response data obtained were 87% of responses to the Discovery Learning model assisted by LKS.keyword : Discovery learning, LKS, P2M, Learning Outcomes
STUDI EKSPERIMEN TEPUNG MOCAF(MODIFIED CASSAVA FLOUR) MENJADI BROWNIES KUKUS Pt Wahyu Manik Fransiska .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16918

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui, (1) kualitas cake tepung mocaf dengan menggunakan bahan 100% tepung mocaf dilihat dari aspek tekstur, rasa dan aroma, (2) proses pengolahan tepung mocaf menjadi brownies kukus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrument berupa uji lembar organoleptik dengan 3 tingkat yaitu baik, cukup, dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari26 orang panelis. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan kualitas brownies kukus tepung mocaf dengan menggunakan 100% tepung mocaf dilihat dari aspek (1) tekstur dengan skor rata-rata 2,85 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur lembut dan beremah, (2) aspek rasa dengan skor rata-rata 2,95 berada pada kategori baik dengan tolak ukur memiliki rasa manis dan terasa coklat, (3) aspek aroma dengan skor rata-rata 2,85 berada pada kategori baik dengan tolak ukur dominan memiliki aroma coklat dan aroma khas tepung singkong. Kata Kunci : Brownies Kukus, Kualitas, Tepung Mocaf This experimental study aims to determine, (1) the quality of mocaf flour cake using 100% mocaf flour viewed from the aspect of texture, taste and aroma, (2) the processing of mocaf flour into steamed brownies. The data collection method used in this study is the observation method by using an instrument in the form of an organoleptic sheet test with 3 levels namely good, sufficient, and lacking. Panelists in this study were trained panelists consisting of 26 panelists. Data analysis techniques used are quantitative descriptive techniques. The results of this study show the quality of steamed mocaf flour using 100% mocaf flour seen from aspects (1) of the texture with an average score of 2.85 in the good category according to the soft and weak benchmark, (2) the taste aspect with the average score -ata 2.95 is in good category with a benchmark that has a sweet and brown taste, (3) the aroma aspect with an average score of 2.85 is in a good category with the dominant benchmark has a chocolate aroma and a distinctive aroma of cassava flourkeyword : Steamed Brownies, Quality,Mocaf Flour
Pemanfaatan Kulit Melon Menjadi Selai DESAK PUTU NITA APSARI .; Dra. Damiati, M.Kes .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.17065

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas selai kulit melon yang dilihat dari aspek warna, rasa, dan konsistensi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 20 orang panelis. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan kualitas selai kulit melon dilihat dari aspek warna berada pada kategori baik dengan skor (2,85) yaitu memiliki warna hijau kekuningan, kualitas selai kulit melon dilihat dari aspek rasa berada pada kategori baik dengan skor (2,8) yaitu memiliki rasa manis dan asam, dan kualitas selai kulit melon dilihat dari aspek konsistensi berada pada kategori baik dengan skor (2,85) yaitu memiliki konsistensi kental dan berserat.Kata Kunci : Selai, kualitas, kulit melon This experimental study aims at identifying the quality of melon skin jam form its color, taste, and consistency aspects. The data of the study were collected through observation method by using organoleptic expert judgment sheets with three different levels, namely: good, fair, and poor. The panelists of the study were trained panelists, which consisted of 20 panelists. The data were analyzed using descriptive quantitative technique. The results of the study show that the quality of melon skin jam in terms of its color is categorized into good with a score of 2.85, it has yellowish green color, from the taste aspect, the quality of the melon skin jam is categorized into good with a score of 2.8, it has sweet and sour taste, and the quality of the melon skin jam from the consistency aspect can be categorized into good with a score of 2.85, it has thick and fibrous texture.keyword : jam, quality, melon skin
STUDY WISATA EDUKASI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI SECRET GARDEN VILLAGE DI DESA LUWUS KABUPATEN TABANAN PROVINSI BALI Mittela Shelly k .; Dra. Damiati, M.Kes .; Luh Masdarini, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui study wisata edukasi di Secret Garden Village sebagai salah satu daya tarik wisata di desa Luwus kabupaten Tabanan Provinsi Bali. (2) Mengetahui penerapan wisata edukasi di Secret Garden Village dalam memenuhi standard dan prinsip dasar dari kriteria wisata edukasi. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi, dimana peneliti akan mewawancarai karyawan dari Secret Garden Village yang bertugas sebagai guide yang menemani para tamu berkeliling serta mengobservasi lingkungan dari kegiatan edukasi di Secret Garden Village. Hasil penelitian menunjukkan (1) Wisata edukasi memiliki 3 dimensi untuk menunjang sarana dan jasa Edutourism yaitu : a) Nature, Secret Garden Village sudah termasuk dalam wisata edukasi yang menunjang sarana dan jasa Edutourism, dengan adanya unsure kayu, air, dan tanah yang tersedia di areal wilayah Secret Garden Village, dengan ini menunjukkan bahwa Secret Garden Village telah memenuhi unsur nature. b) Education, adanya ilmu yang terkandung di dalam wisata tersebut dan menyediakan pendidikan kepada pengunjung dalam menikmati alam agar mereka memiliki tingkat pengertian, apresiasi, dan kepuasan yang lebih besar dalam berwisata. c) Culture, warisan budaya yang dilestarikan dan menghormati budaya lokal, serta sensitive terhadap keberadaan dan pengembangan budaya sekitar, sehingga nantinya warisan budaya ini akan tetap lestari dan indah. (2) Penerapan wisata edukasi di Secret Garden Village dinyatakan telah memenuhi prinsir dasar dan kriteria wisata edukasi dilihat dari hasil wawancara serta hasil observasi yang dimana dari hasil tersebut semuanya menunjukkan tingkat kesesuaian yang pas dan memuaskan.Kata Kunci : Secret Garden Village,Daya Tarik Wisata,Edutourism This study aims to (1) Knowing educational tourism studies at Secret Garden Village as one of the tourist attractions in Luwus village, Tabanan regency, Bali Province. (2) Knowing the application of educational tourism at Secret Garden Village in meeting the standards and basic principles of educational tourism criteria. This study uses interview and observation methods, where the researcher will interview employees from Secret Garden Village who are in charge as guides who accompany guests around and observe the environment from educational activities at Secret Garden Village. The results of the study show (1) Educational tourism has 3 dimensions to support the facilities and services of Edutourism, namely: a) Nature, Secret Garden Village is included in educational tours that support Edutourism facilities and services, with the presence of wood, water and soil available in .Secret Garden Village area, with this shows that Secret Garden Village has fulfilled the nature element. b) Education, the knowledge contained in the tour and providing education to visitors in enjoying nature so that they have a greater level of understanding, appreciation heritage that is preserved and respects local culture, and sensitive to the existence and development of the surrounding culture, so that later this cultural heritage will remain sustainable and beautiful. (2) The application of educational tourism in Secret Garden Village is stated to have fulfilled the basic principles and criteria for educational tourism seen from the results of interviews and the results of observations wherein all of these results indicate a suitable and satisfying level of conformity.keyword : Secret Garden Village,Rravel Attraction,Edutourism
UJI KUALITAS ES KRIM BINAHONG Ni Putu Anna Saputri .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18624

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas es krim binahong dilihat dari aspek warna, tekstur dan rasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan uji hedonik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang berjumlah sebanyak 20 orang panelis dari jumlah minimal 15 orang dan maksimal 25 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan kualitas es krim binahong dilihat dari skor rata-rata aspek warna sebesar 2,95, aspek tekstur sebesar 2,9, serta aspek rasa sebesar 2,9 dan semua berada pada kategori baik. Secara keseluruhan kualitas es krim binahong berada pada kaegori baik dengan skor rata-rata sebesar 2,91.Kata Kunci : uji kualitas, es krim, binahong This experimental study aims to determine the quality of binahong ice cream in terms of color, texture, and taste. The data collection method used in this study is the observation method by using an instrument in the form of an organoleptic test sheet with a hedonic test with 3 levels namely good, sufficient, and lacking. Panelists in this study were trained panelists totaling as many as 20 panelists from a minimum of 15 people and a maximum of 25 people. The data analysis technique used is quantitative descriptive techniques. The results of this study indicate the quality of binahong ice cream seen from the average score of color aspects of 2.95, texture aspects of 2.9, and taste aspects of 2.9 and all in the good category. Overall the quality of binahong ice cream is in the good category with an average score of 2.91.keyword : quality test, ice cream, binahong
Potensi Wisata Alam Air Terjun Kuning Sebagai Daya Tarik Wisata Alam Di Kawasan Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli EKA OKTAVIANTARI .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18903

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi objek wisata alam Air Terjun Kuning sebagai daya tarik wisata alam di kawasan Desa Taman Bali Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan tiga metode yaitu metode wawancara, observasi dan analisis SWOT dimana subjek dari penelitian ini adalah masyarakat Desa Taman Bali selaku pengelola objek wisata air terjun Kuning. Teknik analisis data yang digunakan teknik diskriptif. Adapun untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan ’snowball Sampling’ karena dalam metode ini responden atau informan tidak ditentukan sebelumnya, selain informan kunci. Objek dari penelitian ini adalah Potensi Wisata Air Terjun Kuning. Hasil penelitian ini yaitu (1) kondisi fisik Air Terjun Kuning memiliki ketinggian 25 meter dengan kedalaman 3 meter, dan tempat peristirahatan seluas 1 are, (2) keadaan lingkungan disekitar air terjun masih sangat alami, (3) Keunikan Air Terjun Kuning memiliki tempat sumber mata air minum dan melukad yang disakralkan, yang digunakan sebagai tempat melukad, (4) Kegiatan yang dapat dilakukan di Air Terjun Kuning yaitu jasuzz dan pembuatan vlog, (5) Fasilitas penunjang Air Terjun Kuning yaitu pos informasi, tempat parkir, restaurant. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Air Terjun Kuning memiliki potensi sebagai daya tarik wisata alam.Kata Kunci : Air Terjun Kuning, Potensi Wisata Air Terjun Kuning, Daya Tarik Wisata Alam The purpose of this study was to find out the potential of the Yellow Waterfall as a natural tourist attraction in the area of Taman Bali Village, Bangli District, Bangli Regency. In this research, The researcher used three methods, namely the interview method, observation and SWOT analysis, where the subject of this study was the community of Taman Bali Village as the manager of the Yellow Waterfall tourist attraction.Analysis techniques used descriptive techniques. As for sampling in this study using 'snowball sampling' because in this method the respondent or informant is not predetermined, besides the key informant. The object of this study is Yellow Waterfall Tourism Potential. The results of this study are (1) the physical condition of Yellow Waterfall has a height of 25 meters with a depth of 3 meters, and a resting place covering 1 acre, (2) the condition of the environment around the waterfall is still very natural, (3) the uniqueness of the Yellow Waterfall has a sacred spring of drinking water and burrowing, which is used as a place of burial, (4) Activities that can be done in Waterfall yellow are jasuzz and vlog making, (5) Yellow Waterfall supporting facilities, namely information posts, parking lots, restaurants. Based on the results of the above research it can be concluded that Yellow Waterfall has potential as a natural tourist attractionkeyword : Yellow Waterfall, Yellow Waterfall Tourism Potential, Nature Tourism Attraction
UJI KUALITAS KUE SATU BERBAHAN TEPUNG KARA KRATOK (PHASEOLUS LUNATUS L) Komang Eva Suryastini .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.21636

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kue satu berbahan tepung kara kratok (Phaseolus lunatus L) yang dilihat dari aspek (1) aroma, (2) rasa, dan (3) tekstur. Panelis dalam penelitian ini menggunakan panelis terlatih yang terdiri dari 20 orang panelis. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, kurang. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Kualitas kue satu berbahan tepung kara kratok dilihat dari aspek aroma berada dalam kategori baik (3,00), sesuai dengan tolok ukur yaitu khas kacang kara kratok. (2) Kualitas kue satu berbahan tepung kara kratok dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik (2,85), sesuai dengan tolok ukur yaitu manis. (3) Kualitas kue satu berbahan tepung kara kratok dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik (2,85), sesuai dengan tolok ukur yaitu rapuh.Kata Kunci : Tepung Kara Kratok, Kue Satu, Aroma, Rasa, Tekstur This experimental study aims to determine the quality of kue satu made from kara kratok flour (Phaseolus lunatus L) which is seen from the aspects of (1) aroma, (2) taste, and (3) texture. Panelists in this study used trained panelists consisting of 20 panelists. The data collection method used in this study is the observation method using an instrument in the form of an organoleptic test sheet with 3 levels: good, enough, less. Data were analyzed using quantitative descriptive data analysis techniques. The results of this study indicate (1) The quality of kue satu made from kara kratok flour viewed from the aspect of aroma is in the good category (3.00), which is typical of kara kratok beans. (2) The quality of kue satu made from kara kratok flour viewed from the aspect of taste is in the good category (2.85), which is sweet. (3) The quality of kue satu made from kara kratok flour viewed from the aspect of texture is in the good category (2.85), which is fragile.keyword : Kara Kratok Flour, Kue Satu, Aroma, Taste, Texture
PEMANFAATAN TEPUNG BONGGOL PISANG KEPOK (MUSA ACUMINATA BALBISIANA) MENJADI CHOCO COOKIES MADE WIRA LEGA SAPUTRA .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.21639

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) formula choco cookies tepung bonggol pisang kepok (2) kualitas choco cookies tepung bonggol pisang kepok dari rasa, aroma dan tekstur. Objek penelitian ini adalah proses pembuatan dan kualitas choco cookies tepung bonggol pisang kepok dari aspek rasa, aroma, dan tekstur. Panelis yang dipilih adalah panelis terlatih terdiri dari guru dan dosen tata boga berjumlah 19 orang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan metode observasi. Data kualitas choco cookies tepung bonggol pisang kepok dikumpulkan melalui uji organoleptik mutu hedonik dengan skala 3 tingkatan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian, ditemukan bahwa (1) formula choco cookies tepung bonggol pisang kepok sebagai berikut tepung bonggol pisang kepok 150g, margarin 180g, choco chip 150g, gula halus 150g, cokelat bubuk 25g, kuning telur 20g dan vanilli 4g (2) kualitas choco cookies tepung bonggol pisang kepok dilihat dari aspek rasa berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 2,94 artinya memiliki rasa manis dan gurih. Aspek aroma berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 2,89 artinya memiliki aroma khas bonggol pisang kepok. Aspek tekstur berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 2,78 artinya memiliki tekstur yaitu rapuh.Kata Kunci : choco cookies, kualitas, tepung bonggol pisang kepok This experimental research is aimed to know (1) the formula of kepok banana hump flour choco cookies (2) the quality of kepok banana hump flour seen from flavor, aroma and texture. The object of this study is process and quality of kepok banana hump flour choco cookies from the aspect of flavor, aroma and texture. The selected panelists were 19 trained panelists. The method used in this is the method of laboratory and method of observation. The data kepok banana hump flour was collected through organoleptic test of hedonic quality with scale 3 levels and then the data of this study was found some result will be analyzed by using qualitative and quantitative descriptive analysis method. Based on the results of data analysis, it was found (1) the formula of kepok banana hump flour choco cookies is a kepok banana hump flour 150g, margarine 180g, choco chip 150g, refined sugar 150g, cocoa powder 25g, egg yolk 20g, and vanillie 4g (2) the quality of kepok banana hump flour choco cookies seen from flavor aspect is good category with the average 2,94 has a desired flavor there are sweat and savory, from the aspect aroma is in the good category with the average 2,89 has a distinctive aroma of kepok banana hump flour, from the aspect of the texture is good category with the average 2,78 has a distinctive texture is fragile.keyword : choco cookies, quality, kepok banana hump flour, formula
Co-Authors ., Aditya Darmawan ., DESAK PUTU NITA APSARI ., Gede Addy Putra Gunawan ., Gusti Ayu Dwi Indrasari ., Hanifa Firdaus ., I Putu Angganata ., I Putu Oka Januarta ., Ida Ayu Satya Dwikandana ., Ida Ayu Sinta Devi ., Juliandanu H.a ., Kadek Desi Ariati ., Kadek Diah Dharmiasih ., Kadek Sulistri ., Kd Yudi Aris Pratama ., KETUT SUYASA ., Komang Budiarsih ., Komang Eva Suryastini ., Komang Suki Wiriani ., Luh Ari Muliani ., Luh Desi Widiantini ., Luh Devi Andari ., MADE WIRA LEGA SAPUTRA ., Made Yogi Andwika Pangestu ., Mittela Shelly k ., Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa ., Ni Kadek Sri Wahyuni ., Ni Putu Erni Widia Astuti ., Ni Putu Mas Yudayani ., Pt Wahyu Manik Fransiska ., Sri Wahyudiani ., Winda Harmoni Ni Putu Aditya Darmawan . Amira Anindita Rafi'i Angkih, Juliandanu Hadimashari Apsari, Desak Putu Nita Bestari Dwi Andrini . Budi Utomo Budi Utomo BUDI UTOMO . Budi Utomo ., Budi Utomo Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Cokorda Istri Raka Marsiti Danna Aditry Wijaya Desak Nyoman Kartika Dewi Desak Nyoman Kartika Dewi . Desak Putu Nita Apsari DESAK PUTU NITA APSARI . Devi, Ida Ayu Sinta Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari . Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari ., Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari Dewi, Desak Nyoman Kartika Divani, Putu Tresya Dwikandana, Ida Ayu Satya EKA OKTAVIANTARI . Febrianto, Muh. Fransiska, Putu Wahyu Manik Geck Indah Pradnyawati . Geck Indah Pradnyawati ., Geck Indah Pradnyawati Gede Addy Putra Gunawan . Gilang Ramadan . Gusti Ayu Dwi Indrasari . Hanifa Firdaus . I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi . I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi ., I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi I Nyoman Sujana I Putu Angganata . I Putu Oka Januarta I Putu Oka Januarta . I Wayan Suastra I Wayan Sudarma . Ida Ayu Putu Hemy Ekayani Ida Ayu Satya Dwikandana Ida Ayu Satya Dwikandana . Ida Ayu Sinta Devi Ida Ayu Sinta Devi . Ida Bagus Putu Arnyana Juliandanu H.a . Juliandanu Hadimashari Angkih Kadek Dedi Ariawan Kadek Desi Ariati . Kadek Diah Dharmiasih . Kadek Sulistri . Kd Yudi Aris Pratama . KETUT SUYASA . Komang Aristi . Komang Budiarsih . Komang Eva Suryastini Komang Eva Suryastini . Komang Ratna Dewi . Komang Ratna Dewi ., Komang Ratna Dewi Komang Suki Wiriani . Kusnul Khotimah . Lalu Nanang Supriadi . Luh Ari Muliani . Luh Desi Widiantini . Luh Devi Andari . Luh Masdarini Luh Surianis . Made Wira Lega Saputra MADE WIRA LEGA SAPUTRA . Made Yogi Andwika Pangestu . Made Yogi Perdana Putra . Mittela Shelly k . Muh. Febrianto Ni Desak Made Sri Adnyawati Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa . Ni Kadek Sri Wahyuni . Ni Kadek Sudiarti . Ni Kadek Sudiarti ., Ni Kadek Sudiarti Ni Ketut Susilawati Ni Komang Inparniawati . Ni Luh Ayu Novitasari . Ni Made Suriani Ni Made Tuari . Ni Made Wiratini Ni Putu Anna Saputri . Ni Putu Eka Oktaviantari Ni Putu Erni Widia Astuti . Ni Putu Mas Yudayani Ni Putu Mas Yudayani . Ni Putu Widya Arsani . Ni Putu Yulita Astira Eka Putri Ni Wayan Sukerti Nyoman Putriani . Nyoman Restu . Pt Wahyu Manik Fransiska . Putu Ayu Sulistri Artini . Putu Indah Rahmawati Putu Rahayu Puspayanti . Putu Sumertayasa . Putu Wahyu Manik Fransiska Risa Panti Ariani Saputra, Made Wira Lega Sima Pradnyani Made . Sima Pradnyani Made ., Sima Pradnyani Made SITI MARYAM Siti Maryam Sri Wahyudiani . Suryastini, Komang Eva Venny Arista . Venny Arista ., Venny Arista Winda Harmoni Ni Putu . Yudayani, Ni Putu Mas